
Sedang di Distrik 10, tempat Alolo berada. Pemimpin dari New-US yang baru, Presiden Geros Lambosa mengikuti tour dari Walikota asal kota Magenta itu.
"Aku baru tahu jika fungsi Distrik 10 adalah sebagai tempat penampungan para pengungsi dari seluruh penduduk yang datang kemari. Benar-benar, Great Ruler berhati mulia," ucap Geros tampak mengagumi benteng terluar Distrik 10 yang berbatasan dengan lautan dari dalam gelembung sebagai transportasi air.
"Bagitulah, Presiden. Dulu, aku juga tak mengira jika Great Ruler akan memberikan tempatnya bagi Magenta. Siapa sangka, misi mustahil dari Wakil Presiden Sandra Salvarian memberikan banyak perubahan. Kini, wargaku telah hidup damai tak kekurangan, meski beberapa dari mereka mati akibat perang yang terjadi antara kita," ucap Alolo sedih.
"Aku minta maaf, Walikota Alolo. Sungguh, aku juga tak menyangka jika dampak perang akan semengerikan itu. Aku hanya pernah membaca dan melihat tayangan dari perang masa lalu. Namun jujur, sampai saat ini, aku masih belum paham apa yang diinginkan dari perang itu sendiri. Kematian, yang jelas terlihat. Kerusakan diberbagai tempat hasil dari senjata pembunuh yang diciptakan. Apa gunanya kita memamerkan sebuah teknologi yang bertujuan untuk menghilangkan suatu nyawa? Bagiku, itu bukan suatu kebanggan," ucap Geros mengutarakan pemikirannya, tapi disetujui oleh banyak pihak yang mendengar hal tersebut dari sambungan komunikasi dalam gelembung masing-masing.
"Aku sangat berharap, perang benar-benar berakhir, Presiden Geros. Aku tak ingin melihat kematian karena peperangan. Aku sudah kehilangan banyak orang yang kukasihi, dan aku tak mau lagi menangis karena hal itu. Sungguh, peperangan yang kulihat kemarin sangat menyakitkan," ucap Alolo ikut mengutarakan perasaannya.
Tiba-tiba, Geros memberikan tangannya seperti mengajak berjabat. Alolo menerima jabat tangan itu meski terlihat ragu.
"Aku pastikan, perdamaian dunia sungguh tercipta, Walikota Alolo. Semua manusia di Bumi telah menjadi saksi saat kita menandatangani perjanjian sampai tercetusnya Lembaga Perdamaian Dunia yang mungkin bisa disamakan dengan PBB pada zaman dulu. Ini sebuah langkah besar dalam sejarah manusia yang patut kita apresiasi, dan aku, bangga menjadi salah satunya," ucap Geros yang membuat Alolo semakin mantap menjabat tangan pemimpin New-US tersebut.
"Aku setuju, Presiden Geros, aku setuju," ucap Alolo semangat dan Geros juga melakukan hal yang sama.
Kemudian, di Distrik 7 tempat Captain Tony menemani para tamunya bekeliling di wilayah tempat tinggalnya.
"Oh, jadi ... bangunan-bangunan yang mirip rumah susun ini, dilapisi oleh dinding seperti barikade langit Great Ruler, agar tak rusak saat terjadi gempuran, begitu? Maksud Anda ... seperti perisai lapis baja?" tanya salah seorang pemimpin dari negara yang dulunya bernama India.
"Ya, Anda benar, Tuan Pardu. Oleh karena itu, meskipun banyak bangunan yang rusak, tapi hanya bagian luarnya saja. Sistem kelistrikan dalam gedung tetap berfungsi normal termasuk asisten ruangan yang terkomputerisasi. Hanya saja, untuk memperbaiki dinding dan perisai, para penghuni tetap diminta untuk tak menempati hunian agar proses perbaikan lebih cepat selesai," jawab Tony menjelaskan.
"Aku ingin sekali hunian di kotaku bisa menggunakan perisai ini. Jujur, terkadang kilatan petir yang menyambar, merusak kelistrikan di kotaku dan berimbas ke seluruh pemukiman. Hantaman badai juga merusak struktur bangunan. Jika diberi pelindung seperti ini, wargaku tetap aman di dalam rumah tanpa harus mengungsi ke bawah tanah saat badai datang," ucap Pardu menginformasikan kondisi kotanya.
"Great Ruler bisa membantu, Tuan Pardu. Mari, kita bicarakan hal ini kepada Presiden Matteo Corza. Pasti, ada solusi lain yang bisa diberikan beliau untuk kota Anda," sahut Tony menawarkan.
"Ya, tentu saja. Saya sangat berterima kasih," jawab Pardu dengan senyum terkembang.
Tony mengajak para tamu lainnya untuk pergi menemui Matteo Corza yang kini berada di kediamannya. Beruntung, rumah ciptaan dari Aurora Dimensia itu tak rusak saat peperangan terjadi.
__ADS_1
Rumah itu memiliki pelindung khusus layaknya barikade atap Great Ruler yang muncul secara otomatis ketika sensor merasakan ancaman.
Matteo dan Morlan bahkan tak tahu jika rumah tersebut memiliki sistem pertahanan selama ini.
Matteo merasa bodoh, karena anaknya Alva bukan berada di tempat itu. Ia malah mengungsikan ke gedung Eco-Green karena merasa tempat itu lebih aman untuknya.
...***...
Akhirnya, monumen perdamaian telah selesai dibuat tepat 1 bulan sejak perang terjadi. Prosesi pemakaman akbar tersebut berlangsung hikmad.
Semua orang dari berbagai negara dan kota yang tergabung dalam LPD, datang berkumpul ke tempat peristirahatan para pejuang. Mereka saling menundukkan wajah dan berdoa.
Bunga-bunga diletakkan pada setiap makam atas kepergian orang terkasih yang dikenal. Tempat itu dibuatkan pagar agar siapa pun bisa datang berkunjung untuk mendoakan.
Usai pemakaman, warga Great Ruler yang akan mengungsi sementara waktu ke negara tetangga telah bersiap di stasiun keberangkatan yang telah dipersiapkan.
New-US memberikan akomodasi menggunakan kapal induknya karena selama ini, mereka tak memiliki kapal jenis lain selain untuk bertempur.
Warga Great Ruler yang akan mengarungi samudera dibuat berdebar saat mereka memijakkan kaki di kapal hitam tersebut dan memasuki dalam kapal.
Ego dan Otka memilih New-US. Selain dalam rangka mengungsi, Ego akan menjadi salah satu perwakilan dari Great Ruler dalam pertukaran kerjasama bilateral untuk menguatkan hubungan dua negara yang pernah bersengketa tersebut.
"Nikmatilah liburanmu, Otka. Pelajarilah dan bawa pengalamanmu untuk diterapkan di Great Ruler usai dari New-US. Oke?" ucap Sandra saat melepaskan kepergian kawannya.
"Oke. Aku akan sangat merindukanmu dan Alva," jawab Otka seraya memeluk Sandra erat sebelum akhirnya mereka berpisah.
"Aku ucapkan terima kasih atas kebaikan hati warga negara New-US karena bersedia menerima warga kami untuk tinggal sementara waktu sampai Great Ruler pulih dan bisa kembali dihuni dengan layak," ucap Matteo saat mengantarkan 350 warganya untuk pergi ke negara di Amerika Utara tersebut.
"Suatu kehormatan karena Great Ruler percaya pada kami. Akan kusambut warga Great Ruler dengan hal-hal menakjubkan dan tak pernah dilihat sebelumnya di negara mereka berasal. Sampai jumpa, Presiden Matteo Corza, dan sampai bertemu lagi," ucap Wakil Presiden New-US yang baru menggantikan Geros Lambosa bernama Pedro Gonzales.
__ADS_1
Sandra dan lainnya melambaikan tangan saat mengantarkan kepergian warganya yang akan berlayar menggunakan kapal induk milik New-US.
Presiden Geros masih berada di Great Ruler karena masih banyak perjanjian kerjasama yang harus mereka bicarakan dan tanda tangani.
Matteo mempersilakan Presiden New-US untuk kembali ke Distrik 10 didampingi oleh Alolo. Selanjutnya, helikopter menunggu untuk membawanya ke Great Mazepita.
Sedang Matteo dan Sandra harus kembali kepada rakyatnya yang akan pergi meninggalkan Great Ruler untuk mengungsi ke negara lain.
"Jadi, Titan ya?" tanya Sandra menatap Eliz yang sudah bersiap untuk menaiki Oto-Fly.
Benda mirip skuter yang bisa melayang tersebut akan membawanya ke kapal ikan pari. Kapal tersebut telah diperbaiki di bengkel yang berada di Distrik 4 dan telah memiliki ekor lagi.
"Ya. Sampai bertemu lagi. Jaga Great Ruler untukku ya," pinta Eliz seraya memegang kedua lengan kawan semasa kecilnya erat.
"Tentu saja. Selamat bersenang-senang," jawab Sandra melepaskan kepergian kawannya dan warga lainnya.
Mereka berbondong-bondong menuju ke kapal berbentuk ikan tersebut dengan Artic dan Atlanta sebagai pemandu.
Sedang Curva, Siren dan Verosa, masih berada di Great Ruler untuk menyelesaikan penandatanganan kerjasama antara negara Bintang-Titan dengan Great Ruler.
Terlihat, Verosa serius untuk menikah dengan Vemo, termasuk Siren yang dilamar oleh Xili sebagai pendamping hidupnya.
Tentu saja, berita baik ini disambut oleh dua negara yang kini telah berdamai tersebut. Siren dan Verosa nantinya akan menetap di Great Ruler.
Curva tak keberatan dengan hal tersebut dan mengizinkan dua orang kepercayaannya untuk memilih kehidupan mereka dengan orang yang dikasihi.
***
ILUSTRASI
SOURCE : GOOGLE
__ADS_1
uhuy makasih tipsnya mak ben❤️terima kasih semua dan jangan lupa favoritin The Red Lips yang akan publish per Februari nanti. lele padamu💋