SIMULATION

SIMULATION
INAUGURATION*


__ADS_3

Akhirnya, pesta yang melelahkan itu berakhir. Sandra dan Matteo menikmati bulan madu sampai akhir bulan sebelum awal bulan penetapan mereka sebagai Presiden dan Wakil Presiden.


Sayangnya, mereka kini yang dikenal oleh masyarakat luas, harus menjaga wibawa dan sikap agar tak mengecewakan para warganya.


Mereka yang hidupnya terkurung di dalam benteng Great Ruler, tak bisa pergi keluar wilayah karena sangat berbahaya.


Sandra dan Matteo memilih menghabiskan bulan madu ke Great Mazepita dan mengunjungi beberapa wilayah di Distrik yang memiliki tempat indah untuk memanjakan mata.


"Berkuda? Kau memintaku menaiki hewan berkaki 4 yang selalu mengibaskan ekornya ini?" tanya Matteo menunjuk seekor kuda yang dipelihara oleh warga Pipemo.


Bablo yang menjadi pemandu pasangan pengantin itu mengangguk dengan menahan tawa.


Para warga Pipemo yang kini bertugas untuk melestarikan dan mengembangbiakkan hewan-hewan tersebut terlihat geli dengan tanggapan sang Jenderal yang takut menyentuh hewan gagah itu.


"Dia tak akan mengigitmu, Sayang," ucap Sandra yang sudah duduk di atas kuda berwarna putih dan senada dengan pakaian yang dikenakannya hari itu.


"Buat dia berhenti bergerak!" pekiknya menunjuk kuda warna hitam di sampingnya, tapi kuda itu terlihat tak menyukai Matteo.


"Kau membuatnya takut," ucap Sandra tak habis pikir dengan sikap suaminya yang aneh.


"Apa aku tak salah dengar? Dia yang membuatku takut. Lihat gigi-gigi besarnya. Ia bisa meremukkan tanganku sekali gigit. Lihat keempat kakinya. Dia bisa menginjakku dan menjadikanku seperti daging kering," ucap Matteo menatap kuda itu bengis.


Sandra mengembuskan napas malas. Wanita cantik itu enggan berdebat dan merayu lagi.


"Kau mau ke mana? Kenapa kau meninggalkanku?!" teriak Matteo saat Sandra sudah melaju dengan kuda yang ia tunggangi.


"Kau tunggu saja di situ. Lakukan apa pun yang membuatmu senang," jawab Sandra memunggungi suaminya yang terlalu lama berdebat hanya untuk menaiki seekor kuda.


Matteo terlihat kesal karena diabaikan. Saat Sandra sudah berkuda didampingi oleh dua warga Pipemo seraya mendengarkan kisah mereka, tiba-tiba saja, Sandra merasa ada yang mengikutinya dari belakang.

__ADS_1


Sandra terkejut saat melihat Matteo malah menaiki WolfBot seperti yang ia lakukan ketika menjalani misi. Sandra terbengong melihat sikap suaminya yang semakin aneh dari hari ke hari.


"Tak usah berkomentar. Aku sengaja menunggangi WolfBot untuk melindungimu," ucapnya dengan angkuh dan dagu terangkat.


Sandra menuruti ucapan sang Jenderal meski ia tahu jika Matteo terpaksa. Sandra kembali berbincang dengan dua warga Pipemo tentang pemeliharaan hewan-hewan yang kini hidup di Distrik 9 seperti permintaan Mokoka waktu itu.



"Sayangnya, Distrik 9 tak bisa menampung seluruh hewan-hewan di Pipemo. Mereka sudah hidup dengan nyaman di sana. Sayangnya, tempat itu terancam karena telah terlihat," ucap salah seorang warga ketika kuda mereka berhenti di depan sekumpulan hewan yang tak terlihat takut dengan keberadaan manusia.


"Ya, itu benar. Namun, Roman sudah berjanji, dan janji itu akan kuteruskan," sahut Matteo seraya mendekat. Dua warga Pipemo yang mengenakan pakaian berwarna cokelat menoleh ke arah sang Jenderal. "Aku akan melindungi tempat itu dengan cacing robot seperti milik Gobi. Dia akan terus berpatroli di sekitar wilayah. Sampai proses pembangunan benteng kamuflase dan penyelesaian pembuatan robot cacing selesai, tempat itu dijaga ketat oleh robot level D bersenjata dan juga WolBot milikku. Tak akan kubiarkan warisan Mokoka lenyap dari muka bumi. Itu janji terberat yang harus aku emban sampai akhir hidupku," ucap Matteo serius dengan mata terfokus pada hewan-hewan cantik di hadapannya.


"Kami pegang janjimu, Jenderal Matteo Corza," ucap salah satu warga yang menunggangi kuda hitam. Matteo mengangguk terlihat serius.


Hari itu, Sandra dan Matteo fokus untuk melihat perkembangan Distrik 9 yang kini harus menaungi para hewan dari Pipemo meski tak semua karena wilayah tersebut terbagi menjadi beberapa divisi, tak sepenuhnya untuk pelestarian lingkungan.



Gedung bertingkat berbentuk seperti tumpukan batu berjumlah 5 buah, berfungsi sebagai pusat penelitian, pengembangan mutu dari hasil olahan dan peningkatan kualitas pada bibit tanaman serta hewan sebelum dikembangbiakkan.


Tempat tersebut juga sebagai rumah sakit hewan dan juga tumbuhan yang sakit terkena penyakit sehingga dengan cepat bisa ditanggulangi sebelum menyebar ke hewan ternak lain.



Pengelolaan air juga terfokus pada Distrik 9 yang menjadikan tempat itu bagaikan jantung dari sumber bahan baku makanan para manusia yang bernaung dalam benteng Great Ruler.


Hanya beberapa hewan jenis tertentu yang tak dimiliki oleh Great Ruler untuk dihuni oleh hewan-hewan dari Pipemo guna melengkapi ragam satwa, begitupula dengan tanamannya.


Penjagaan ketat proses pemindahan serta lamanya perjalanan yang harus ditempuh karena jarak yang cukup jauh, tentu saja memberikan kewaspadaan tersendiri bagi Pipemo dan Great Ruler.

__ADS_1


Mereka khawatir dengan ancaman yang bisa saja terjadi selama proses berlangsung, mengingat negara Russ-King, Bintang, dan lainnya masih mengincar Great Ruler.


Akhirnya, hari yang dinantikan oleh semua orang berlangsung pagi itu. Colosseum sebagai saksi pelantikan para pemimpin 10 Distrik di Great Ruler.


Selain itu, penobatan Matteo Corza sebagai Presiden Great Ruler dan Great Mazepita juga dilangsungkan.


Dilanjutkan dengan penobatan Sandra Salvarian sebagai Wakil Presiden mendampingi Matteo Corza. Para pejabat lainnya termasuk Lala sebagai Menteri Keuangan, ikut disumpah hari itu.


"Kami bersaksi untuk setia kepada Great Ruler dan Great Mazepita sampai mati. Kami bersedia menerima hukuman mati atau pengusiran jika terbukti melakukan tindakan pengkhianatan kepada negara yang merusak tatanan dan struktur pemerintahan. Kami bersumpah!" ucap orang-orang yang kini mengangkat kedua tangan dengan kepalan ke atas sebagai bentuk sumpah mereka.


"Kami terima sumpahmu!" seru para warga Great Ruler dan Great Mazepita yang berada di Colosseum dan di rumah.


Para warga menyaksikan tayangan secara langsung yang direkam oleh beberapa drone dan disiarkan oleh Departemen Komunikasi.


Sorak-sorai kegembiraan menyelimuti seluruh wilayah atas penobatan besar hari itu. Orang-orang yang telah berjanji, kini harus mengemban tugas berat dan bertanggungjawab selama 5 tahun masa kepemimpinan.


Para pekerja yang direkrut oleh berbagai Departemen dan orang-orang yang kini memiliki barcode sebagai bentuk pengakuan Great Ruler kepada warga baru mereka, ikut disambut baik oleh semua penduduk.


Kemeriahan semakin bertambah saat beberapa orang mendapatkan undangan pernikahan dari Tony dan Sora yang akan dilangsungkan pada minggu kedua bulan itu.


Disusul oleh Akira dan Eliz yang akan dilangsungkan pada minggu ketiga. Lalu Ego dan Otka pada minggu keempat.


Tentu saja, ucapan selamat diberikan oleh orang-orang meskipun tak semua diundang karena terbatasnya biaya.


Namun, beberapa warga yang tak diundang tak berkecil hati karena mereka telah puas merasakan pesta yang diselenggarakan oleh dua mempelai sebelumnya. Matteo Corza dan Sandra Salvarian.


***


ILUSTRASI

__ADS_1


SOURCE : GOOGLE


__ADS_2