
🌻🌻🌻
"Yeeeeee.. liburan!"
Teriakan antusias Ameera menggema ke seisi ruang tengah saat keluarga Rahardian usai makan malam.
Setelah Melisa pulang dari rumah sakit Minggu lalu keadaanya semakin membaik tak ada lagi keluhan sakit kepala yang di rasakan ibu hamil itu, Reza selalu memberikan yang terbaik untuk istrinya, perhatian lebih juga sentuhan sentuhan lembut belum lagi kata-kata manisnya yang langsung membuat Melisa bertekuk lutut dihadapannya.
"Nanti sebelum pergi kalian kerumah sakit dulu, cek kandungan dan minta Vitamin lebih juga bilang pada Caca untuk merekomendasikan dokter terbaik di disana yang ia kenal" pesan papa.
" Emang kita mau kemana? sampe pesen dokter segala?" bisik Melisa.
"Ke kampung halaman eyang" jawab Reza balik berbisik.
Ameera terus saja mengoceh, meminta ini dan itu sebelum keberangkatannya nanti, gadis yang mau menginjak remaja itu masih terlihat sangat manja meski usianya sudah dua belas tahun.
"Nanti aku akan ajak kakak mandi di sungai yang dibawah rumah eyang ya" kekeh Ameera, namun perkataannya itu langsung mendapat sorot mata tajam dari Reza.
"Enak aja, kakak gakan izinin" kata Reza langsung memeluk sang istri.
"Ngapain Liburan kalau istrimu gak boleh ini itu?" ledek mama yang merasa gemas pada putra sulungnya itu.
__ADS_1
"Kita pergi agar Melisa lebih rileks, dia butuh kegiatan lain yang bisa membuat mood nya lebih baik" timpal papa kemudian.
"Gak ya, kamu mah cukup sama aku aja" kata Reza sambil terus menciumi pipi istrinya.
"Iya, Mas aku pengen main diluar, gak mau di kamar terus"
"Nah kan, gitu!" Reza melepas pelukannya, ia mendengus kesal.
sedangkan keempat orang lainnya tertawa melihat raut wajah Reza yang langsung masam.
******
"Periksa udah, belanja udah, nyiapin barang juga udah" kata Reza setelah menyimpan koper kecilnya di sudut kamar.
"Kamu aja yang tidur" jawab Reza santai sambil terus melangkah mendekati ranjang dimana istrinya berada.
"Mas Reza gak tidur, mau apa?" tanya si bumil bingung.
"Aku mau piknik duluan, kamu tidur aja gak apa-apa nanti aku berpetualang sendiri" kekehnya setelah ikut masuk kedalam selimut.
"Aku gak di ajakin?" tanyanya polos.
__ADS_1
"Nanti besok kamu capek, pokonya tau enak ajalah"
"Ish, mana tau enak kalo aku tidur" Melisa mencubit dada suaminya yang polos tanpa baju.
"Eh cubit cubit, sini gantian aku cubit" goda Reza sambil terus memaksa tangannya masuk kebalik piyama.
"Bukan di cubit mas Reza mah, tapi di bejek bejek, Ha-ha-ha" Melisa tertawa terbahak-bahak sampai membuat suaminya langsung menerkamnya tanpa ampun.
____
Usai sudah acara Reza mengadon malam ini, dari memeras santan sampai mengaduk aduk hingga menjadi adonan yang ia semburkan langsung di wadah yang semestinya.
Rasa puas dan lelah terbukti dengan banyaknya kucuran keringat diantara keduanya, Melisa langsung terlelap setelah Reza menutupi tubuh polosnya dengan selimut yang sudah menjuntai ke lantai, sedangkan ia memilih memakai kembali piyamanya yang berserakan kemana-mana.
Kakinya melangkah ke lemari pendingin mengambil satu botol minuman bersoda yang ia bawa langsung ke balkon kamar.
Kini ia berdiri di balik besi penjaga, dibawah beribu bintang ia menghembuskan nafasnya berkali-kali yang terasa berat.
"Kenapa perasaanku gak enak ya?"
❤️❤️❤️❤️❤️❤️
__ADS_1
kan tadi udah enak enak bang! 😂😂
Like komennya yuk ramaikan 🤗🤗🤗