Suami Dadakan

Suami Dadakan
bab 45


__ADS_3

🌻🌻🌻


"Kamu kalo gak dimakan, kakak tinggal ya!" ancam Reza pada Rossa yang masih memanyunkan bibirnya, kesal.


"Udah,Mas. Biarin aja, kita tungguin gak apa-apa ko" ucap Melisa seakan membela setan kecilnya.


Rossa hanya memicingkan matanya kearah Melisa yang sedang tersenyum manis dengan mengedipkan satu matanya.


"Aku gak mau makan!"


Rossa menggeser piringnya agar menjauh.


"Ya udah kalau gak mau makan kita jalan lagi" ajak Reza meraih tangan istrinya.


Ketiganya hanya berjalan jalan tanpa menaiki satu wahana apapun, hari ini Melisa benar-benar menghabis waktunya dengan sang suami. senyum bahagia tak lepas dari wajah cantiknya manakala tangannya selalu digenggam erat oleh penguasa hatinya.


"Capek?" tanya Reza sambil mengusap keringat di kening Melisa.


"Hmm, lumayan, Mas aku mau ke toilet ya" pamitnya sambil berbisik.


"Aku antar ya?"


"Gak usah, mas Reza tunggu aja disini"


Melisa melenggang begitu saja meninggalkan suaminya dengan Rossa yang memilih duduk di kursi besi yang disediakan.


"Kakak, apa kakak serius sama kak,Mel?" tanya Rossa langsung tanpa basa basi.


"Apa kakak terlihat sedang acting?" jawab Reza santai.


"Tapi kan dia gak sepadan dengan kita"


"Maksudmu?"tanya Reza bingung.


"Kak, buka mata kakak, kakak harus Sadar Kakak siapa dan dia siapa?" ucap Rossa mencoba memprovokasi Reza.

__ADS_1


"Kakak bisa memiliki wanita yang jauh lebih baik dan cantik dari dia"


"Benarkah? nanti kakak coba fikirkan lagi ucapan mu itu ya!" jawab Reza santai sambil mengusap kepala gadis remaja itu.


Mendengar perkataan Reza kini Rossa mengulas sedikit senyuman.


Ia merasa berhasil menghasut kakak sepupunya itu.


Melisa yang tak sengaja melihat perlakuan manis suaminya pada Rossa hanya menarik nafasnya dalam-dalam. Ia akan berprilaku seakan tak pernah terjadi apa apa antara dia dan setan kecilnya.


****


Hari beranjak sore, kini waktunya mereka harus kembali pulang setelah mendapat telepon dari Ameera yang menangis saat tak ada satupun orang dirumahnya kecuali para ART.


"Adek beliin apa ya,Mas?" tanya Melisa di tengah perjalanan.


"Hmm, gak tau deh coba kamu chat dia"


Melisa lalu merogoh ponselnya didalam tas kecil yang berada diatas pangkuannya, ia membuka Roomchat untuk mengirim pesan pada adik iparnya itu.


TRIIING..


"Mau apa katanya,Ra?" tanya Reza.


"Hmm, gak mau apa-apa katanya" jawab Melisa merasa sangat bersalah.


"Pasti udah ngadu sama papa" ucap Reza sambil terkekeh, ia membayangkan bahwa sebentar lagi kedua orangtuanya itu akan memberinya ceramah panjang kali lebar.


"Aku gak enak banget sama Ameera, Belum lagi sama mama juga papa"


"Lagian liburan gak tau waktu" ujar Rossa ketus.


Melisa hanya menoleh tanpa menjawab, ia membenarkan perkataan Rossa yang meminta pergi saat kedua mertuanya tak ada.


Tiba dirumah, Melisa langsung bergegas memasuki kamar Ameera, ia buka pinta kamarnya pelan sebelum masuk ia melihat Ameera sedang berbaring di atas kasur dengan menyembunyikan wajahnya di bantal.

__ADS_1


"Adek!" panggil Melisa pelan


Tak ada jawaban dan pergerakan dari adiknya membuat Melisa gusar dan semakin mendekat.


"Adek, ini Kakak" ucap Melisa sambil menyentuh bantal.


"Aku mau sendiri" jawabnya pelan disela Isak tangisnya.


"Kakak minta maaf,Dek!" bujuk Melisa sedih.


"Kakak keluar sana, aku mau sendiri" balasnya tanpa mau menunjukan wajahnya.


"Maafin kakak ya" balas Melisa kemudian, tanpa menunggu jawaban, ia langsung bangun dari duduk dan keluar.


Ia melangkah menuju kamar di sebelahnya, kamarnya bersama sang suami.


"Adek masih ngambek, Mas" ucap Melisa sedih saat Reza keluar dari kamar mandi.


"Besok juga Bae lagi gak apa apa" jawab Reza menenangkan istrinya yang duduk di tepi ranjang.


"Mandi dulu sana" titahnya pada sang istri yang sudah terlihat kelelahan.


"Iya,Mas!"


"Mandi yang bersih karna kita mau piknik ke tempat masing masing" bisik Reza di telinga sang istri.


Melisa yang mendengar ucapan Reza langsung bergegas masuk kedalam kamar mandi sembari berteriak.


"Dasar suami mesum"


"Hahaha, suami mesum dadakan,Ra" sahut Reza yang juga berteriak..


Ia tertawa saat Melisa membanting pintu kamar mandi dengan keras.


🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥

__ADS_1


Like komennya yuk


happy reading ❤️❤️❤️❤️


__ADS_2