Suami Dadakan

Suami Dadakan
extra bab 124


__ADS_3

🌻🌻🌻🌻🌻


Bumi..


Anak kedua pasangan Reza dan Melisa yang lahir tiga menit setelah kakaknya yang bernama Air memang terkenal tertutup dan tak banyak bicara, tak pernah memikirkan hal yang tak penting dan tak suka di campuri segala urusannya.


Ia tumbuh menjadi pemuda penuh dengan prestasi yang tentu membanggakan orang tuanya, berlomba dengan sang kakak untuk menjadi yang terbaik.


Sikap diam dinginnya membuat sebagian temannya kesal karna bagai bicara dengan tembok Sedangkan untuk para gadis sikap misterius Bumi menjadi daya tarik tersendiri.


Tok tok tok.


Bumi menoleh ke arah pintu kamarnya yang masih ia kunci, ia berjalan menghampiri kemudian membukanya, terlihat Air sudah berdecak pinggang dengan raut wajah masam.


"Kenapa?" tanya Bumi.


kakak kembarnya itu melengos masuk dan membaringkan tubuhnya di tengah kasur dengan mata terpejam ia malah bergumam tak jelas.


"Apa sih, kak?" tanya Bumi lagi.


"Ngantuk!" jawab Air.


Bumi duduk di tepi ranjang, menatap lekat wajah kembarannya itu dengan intens, wajah yang sama tubuh yang sama namun dengan masalah yang berbeda.


"Kak, kakak benar mau nikah sama gadis yang semalem? anak kedokteran kan?" tanya Bumi


"Hem!" sahutnya tanpa kata-kata.


"Jadi yang aku denger di kampus itu bener kalau kakak pacaran sama dia?" tanyanya lagi.


"Enggak! kakak gak pacaran sama si Hujan"


Bumi mengernyitkan dahinya belum paham betul apa yang terjadi dengan kakak kembarnya itu.


Meski ia memiliki jejeran para kekasih tapi tak pernah sedikitpun Bumi tahu jika Air akan menikah muda seperti ini.


"Kakak gak lagi bercanda kan?"


"Kamu tuh udah kaya reporter, nanya mulu!" sentaknya pada sang adik lalu membalikkan tubuhnya.


kesini cuma pindah tidur doang!

__ADS_1


*******


Di ruang makan kini semuanya sudah berkumpul termasuk si sulung yang di paksa untuk bangun untuk sarapan bersama, meski ia harus berkali-kali menguap.


"Emang Kakak ga tidur?, jorok ih!" oceh Cahaya memukul lengan kakak pertamanya.


"Belom puas" sahutnya malas, bahkan makanan yang terhidang pun tak membuat ia berselera untuk menyantapnya.


"Kalian ada kuliah?" tanya Reza menengahi Perdebatan si sulung dan si bungsu.


"Gak ada?" jawab ketiganya bersamaan.


"Ada acara?" tanya Reza lagi.


"Aku mau ke kantor sebentar, Pah" jawab Bumi.


"Aku mau tidur, tar sore mau keluar ada urusan" Jawaban Air membuat si tengah langsung menoleh karna ia tahu urusan yang dimaksud kakaknya itu adalah bertemu dengan pujaannya.


"Apa?" ejek Air, Ia sangat paham arti dari lirikan Bumi.


"Cih!" dengusnya kesal, ia yang merindu tapi sang Kakak dulu yang bertemu.


"Aku gak ngapa-ngapain, mau nunggu Abang pulang aja, iya kan, Bang" godanya pada Langit membuat pria itu gemas padanya dan reflek mencium kening gadis kecilnya.


"Maaf, Om" kekeh Langit, ia membenarkan posisi duduknya kembali sambil tersenyum simpul ke arah si bungsu.


Pasangan yang jauh lebih dulu menjalin kasih, yang banyak menyangka merekalah yang akan lebih dulu menikah karna kedekatan yang tak bisa di pisah.


Namun kembali lagi pada kebijakan dunia pernovelan jika jodoh maut dan rejeki tergantung jempol author.


#NoDebat.. ( Kabooooooooooooorrrr )


.


.


.


Usai sarapan semuanya kembali ke aktifitas masing-masing, Reza dan Langit langsung ke kantor Cahaya menemani Melisa yang masih kurang sehat Sedangkan Bumi menyusul kakaknya ke kamar.


"kak"

__ADS_1


"Apa?" sahut si sulung yang kembali meringkuk di tengah kasur.


"Kakak mau ketemu Yayang kan?" tanya Bumi.


"Hem!"


"Nanti jangan dulu pulang ya kalo aku belum jemput, aku juga belum pasti kapan selesai urusan kantornya tapi aku usahain buat jemput kesana karna malu kerumahnya juga" ucap si tengah yang duduk di kursi samping tempat tidur.


Air menghela nafasnya dalam-dalam, lalu menoleh ke arah adiknya, meski dengan mata terpejam namun telinganya masih bisa mendengar.


"Kamu mau kerumah Yayang?" tanya Air yang di balas anggukan.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Siapin hati kamu dari detik ini buat terima kenyataan!


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Siapin sarapan kak..


Laper aku tuh 😂😂😂


Si kakak masalahnya kelar ya, tinggal nunggu arak arak Cebong kawin 🤭🤭🤭


Yuk kita otewe ke Bumi ,😘😘

__ADS_1


Bikin batako di mulai lagi 🎉🎉🎉🎉🎉


Like komen nya yuk ramai kan.


__ADS_2