Suami Dadakan

Suami Dadakan
bab 231


__ADS_3

🌻🌻🌻


"Ra.. kamu gak ada mau cerita sesuatu sama aku?" Pertanyaan Reza membuat Melisa tersentak kaget dan langsung menghentikan langkahnya yang baru mau lebih mendekat.


"Cerita apa?" Melisa balik bertanya, berharap apa yang suaminya maksud tak sama dengan yang kini ia pikirkan saat ini.


"Ketemu siapa tadi di restaurant?"


DEG..


"Ketemu Duren, eh salah! Ricko maksud aku" ucapnya sambil menutup mulutnya sendiri yang salah bicara.


"Duren?" tanyanya sambil mengerutkan dahinya, kemudian bangun dari duduk, Reza berdiri dengan tangan yang sudah ia lipat di depan dadanya.


"Iya, aku ketemu Ricko di parkiran" jawab Melisa.


"Terus?" tanya Reza sambil berjalan ke arah istrinya yang masih berdiam diri di tengah kamar.


"Terus ngobrol, dia cerita kalo istrinya meninggal karna melahirkan" jawab Melisa jujur.


"Dia cerita gitu sama kamu?"


Melisa mengangguk kan kepalaya berkali-kali dengan polosnya ia pun mengiyakan semuanya.


"Kok mas Reza tau, aku ketemu Ricko?" kini Melisa yang balik bertanya saat suaminya sudah tepat berdiri di depannya.


"Aku liat mobilnya!" jawab Reza ketus tanpa ekspresi.


"Wih, hebat ya mas Reza bisa tau kalo itu mobilnya Ricko" kekeh Melisa mencoba mencairkan suasana.


"Mobil itu cuma ada tiga di negeri ini, aku dia dan--__"


"Siapa?" tanya Melisa saat Reza tak meneruskan perkataannya.


"Lupa!" sahutnya cepat.


Melisa mengulum senyumnya, karna ia tahu kedua pria itu tak pernah mau kalah saing dari segi apapun termasuk soal materi namun perihal percintaan mungkin nasib Ricko tak sebaik Reza dari semasa mereka sekolah dulu.

__ADS_1


"Besok ganti mobil, males sama'an di area parkiran umum gitu" dengusnya kesal.


"Gak segitunya kali, Mas" ucap Melisa sambil melengos pergi ke kamar mandi.


"Eh, kamu mau kemana, aku belum selesai ngomong, Ra" Reza yang mengejar Melisa sambil menggedor-gedor pintu kamar mandi yang tertutup rapat.


"Cerita aja disitu, aku dengerin kok" teriak Melisa dari dalam.


Reza yang mendengar ucapan istrinya justru semakin kesal dan memilih keluar dari kamar untuk menemui anak-anaknya.


"Kak..adek.. Abang!" panggilnya sambil menuruni anak tangga.


"Iya, paaaaah" sahutnya ketiganya berbarengan.


"Udah makannya?" tanya Reza yang sudah ikut duduk berkumpul.


"Udah, nih habis semua" jawab si bungsu yang mulai bangkit dan pindah duduk ke atas pangkuan Reza.


"Papa gak di bagi?"


"Enggak, semuanya habis sama adek" kekeh si cantik malu-malu namun justru mendapat ciuman bertubi-tubi dari Reza.


"Hem, oppa ada gak ya dirumah, papa belum tanya" jawab Reza, karna yang ia tahu papanya belum pulang dari luar kota.


"Mau ketemu oppa, Pah" rengek si sulung yang ikut bergelayut manja di leher Reza.


"Iya, nanti telepon oppa dulu ya, tanya oppa udah pulang apa belum"


"Emang kemana?" tanya Bu.


"keluar kota, kak"


"Yuk, kita keluar kota, Pah" ajak ay sambil cekikikan


"Kakak mau kemana?"


"Jalan-jalan dong, Masa kakak kalah sama oppa yang jalan jalan ke luar kota!" protesnya sambil merengut.

__ADS_1


"Oppa kan kerja, bukan main main, kak" sahut Cahaya.


"Selesai, Nih dek" Bumi menyodorkan kertas yang sudah ia gambar kepada adik perempuannya.


"Wah, bagus banget, adek mau warnai sekarang" ucapnya antusias.


Bumi langsung mengangguk dan mengambil crayon di dalam tas si bungsu, kini keduanya fokus mewarnai gambar di atas karpet lagi.


"Ayo, paaaaah" Ay yang mulai merengek langsung di gendong oleh Reza, di bawanya tubuh kecil itu pojok ruangan dimana ada aquarium ikan besar.


"Kasih makan ikan yuk"


"Ikannya kenyang, Pah" sahut Ay yang masih dalam gendongan papanya.


"Emang kakak tau, ikannya kenyang" kekeh Reza.


"Tau dong, itu dia noh gak dadah dadah sama kakak" Air tertawa sendiri membuat Reza semakin gemas dengan anak pertamanya itu.


Melissa yang baru selesai mandi turun dari lantai atas melewati Reza yang sedang memberi makan pada ikan peliharaannya bersama si sulung.


Tak sepatah katapun yang pria itu ucapkan saat istrinya lewat dengan rambut panjang terurai setengah basah.


.


.


.


.


***Lagi ngambek gak boleh tergoda!!


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁***


Yakin Lo gak tergoda 😀😀


Itu belalai emang gak geleng geleng liat yang basah basah 🙈🙈

__ADS_1


Like komen nya yuk ramai kan ♥️


__ADS_2