Suami Dadakan

Suami Dadakan
extra bab 207


__ADS_3

🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻🌻


" Kalian, apa kabar?"


Ibu dan anak itu sontak menoleh kearah suara yang tepat berada di belakang mereka


"Aku menunggumu dari tadi, kenapa disini?" tanya Reza pada Adam dengan nafas tersengal saat pria itu berdiri tepat di hadapan Langit dan Diana.


Tentu ketiganya langsung menoleh ke arah Reza yang datang tiba-tiba, Dan Langit bisa menerka dari raut wajahnya jika Ayah angkatanya itu sedang di landa kecemasan.


"Ada apa?"


"Gak ada apa apa, Kamu antar Mami mu pulang ya, dan cepat kembali" pesan Reza pada kekasih putrinya.


Diana yang diam mematung nyatanya harus berkali-kali di sadarkan agar bisa masuk kedalam mobil dengan segera.


"Mami kenapa? Mami kenal?" tanya Langit sambil melirik kearah Adam .


"Enggak sayang, Mami gak kenal" jawabnya cepat dan langsung membalikkan badan.


.


.


.


Kini dua pria tampan di usia yang tak lagi muda itu sudah duduk saling berhadapan di salah satu cafe dekat rumah sakit.

__ADS_1


Reza yang kesal menatap tajam kearah Adam yang juga geram padanya.


"Mau sampai kapan kamu menghalangiku bertemu dengan Langit?!" sindir Adam dengan tawa kecil meledek.


Reza yang mendapat kabar jika Adam sedang mendekat ke arah putranya tentu saat itu juga ia langsung keluar dari ruang perawatan Cahaya, ia tak ingin Adam melakukan hal. lebih jauh pada anak angkatnya itu.


"Untuk apa kamu mengganggu Langit?, biarkan ia tenang dengan ibunya" jawab Reza.


"Hah.. kamu bahkan menyembunyikan Diana dariku!" sentak Adam yang benar-benar tak lagi bisa menahan emosinya.


"Bukankag sejak awal kita sudah membuat perjanjian?, apa kamu akan melanggarnya?" tanya Reza dengan tegas, ia tak kan main-main jika sedang menyangkut keluarganya.


"Tapi aku tak tahu jika akhirnya semakin lama aku semakin tak bisa membendung rasa rinduku pada Langit" cetus Adam frustrasi, ia mengusap wajahnya secara kasar.


"Setidaknya jangan sekarang!" ujar Reza yang sangat mengerti perasaan Adam sebagai seorang Ayah.


"Putraku sudah banyak memikul beban perasaan, kehadiran ibunya membuat hubungan Langit dengan istriku sedikit merenggang. Belum lagi Putriku yang belum stabil, kumohon jangan memperkeruh keadaan" pintar Reza yang serba salah.


"Apa dia tak pernah bertanya tentang ku walau hanya satu kali?" tanya Adam lirih yang di jawab gelengan kepala oleh Reza.


"Kamu sudah sangat mengusai hidup putraku" sambungnya lagi dengan nada kesal..


"Itu karna Langit sudah sangat cukup mendapat kasih sayang dari kami" cetus Reza yang tak suka dengan tuduhan Adam untuknya.


Adam membuang pandangannya, ia tak lagi bisa berkutik karna memang Reza berbicara yang sebenarnya, mana mungkin Langit mencari dirinya jika Reza sudah melimpahkan semua rasa sayang dan juga memberi rasa aman dan nyaman. Adam tau bagaimana ketatnya penjagaan Langit saat ia sudah keluar dari rumah tahanan.


"Cukup aku mengalah demi Langit, tapi aku tidak akan diam dengan Diana"

__ADS_1


"Kamu ingin wanitamu itu kembali di ancam dan diasingkan oleh istrimu?, kamu tahu betapa menderitanya Diana saat Nyonya Biantara menyiksanya tanpa ampun!" seru Reza yang lagi lagi membuat Adam tak bisa menjawab.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


Baiklah.. setidaknya aku tahu dan bisa melihat putraku menikahi putrimu...


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


Asal jangan macem-macem ya 😏😏

__ADS_1


Apalagi ngumpetin kacang 🀣🀣🀣


Like komennya yuk..


__ADS_2