Suami Dadakan

Suami Dadakan
extra bab 113


__ADS_3

🌻🌻🌻🌻🌻


"Iya, hallo"


"Bumi?, dia sedang tidur"


Nella yang mengangkat telepon di ponsel Bumi berbicara apa adanya seusai fakta yang ada, nada bicaranya begitu tenang meski ia terus melirik kearah pemuda yang masih tidur terlelap.


"Baiklah, akan saya sampaikan". Wanita itu menghela nafas dan mengembalikan benda pipih itu ke tempat semula kemudian melanjutkan pekerjaannya lagi.


Sesuai perintah atasannya, Nella membangunkan Bumi setelah dua jam pemuda itu bermimpi, berkali-kali ia mengguncang bahunya sampai akhirnya Bumi mengerjap.


"Hem, apa!" ucapnya setengah sadar.


"Sudah dua jam" kata Nella sambil menunjuk jam yang menempel di dinding.


"Cepet banget ya, perasaan baru lima menit aku tidur" kekeh Bumi sambil mengendurkan otot badannya.


"Kakak mau beres-beres dulu, dan--_"


"Dan apa?" tanya Bumi saat Nella mendadak menghentikan ucapannya.


"Maaf, kakak mengangkat telepon untukmu karna sudah lima kali berdering, kakak takut itu penting, maaf" ucapnya penuh sesal.


Bumi tak menjawab karna langsung meraih ponselnya yang tergeletak di atas meja persis seperti terakhir kali ia menggunakannya, Ada empat panggilan tak terjawab dan satu panggilan masuk dari Kahyangan tapi ia lebih memilih untuk segera membuka pesan yang dikirim pujaan hatinya itu.


*Yayang


[ Aku pulang sekarang, Bu ]


Bumi mengernyitkan dahinya, ia baca kembali apa yang di tulis Kahyangan padanya.


Bumi tak membalas, melainkan ia langsung menelepon gadis itu dengan segera.


Hanya ada nada tunggu yang ia dengar berkali-kali membuatnya kesal dan mengacak rambutnya sendiri


"Angkat dong, Yang" gumamnya lirih


Nella yang melihat Bumi seperti itu merasa tak enak hati dan kembali menjelaskan sambil berulang kali meminta maaf.

__ADS_1


"Gak apa apa, kak. Mungkin dia sedang di jalan"


Bumi memang tak pernah gegabah mengambil sikap, ia selalu berpikir positif dalam hal apapun, termasuk kali ini ia sedang menghibur dirinya sendiri berharap apa yang ia pikirkan memang itu kenyataan meski jauh didalam harinya ia sedang takut gadis Kesayangannya itu salah paham dan merajuk padanya.


Ia kembali menghubungi Yayang, tapi hasilnya masih sama tak ada jawaban sama sekali.


"Coba kamu kirim pesan" saran Nella yang belum beranjak dari tempatnya.


Bumi hanya mengangguk sekali, jari-jari nya dengan sangat lincah bergerak di atas layar benda pipih miliknya, menjelaskan yang ada dan menanyakan keberadaannya juga.


*Bumi


[ Kamu dimana? ]


[ Kenapa pulang mendadak? ]


[ Aku akan menjemputmu sekarang ]


Tiga pesan ia kirimkan langsung dengan hati berdebar menunggu balasan.


"Kakak bisa pulang duluan" Titah Bumi pada Nella.


Bumi bangun dari duduknya, mendekat kearah wanita yang sudah ia anggap seperti kakaknya sendiri itu.


"Mana mungkin aku marah, Kakak pulang dan istirahat ya, aku akan disini sebentar lagi"


Nella menarik nafasnya dalam-dalam, ia menatap Bumi dengan intens mencari Kebohongan di manik mata itu yang mengucapkan ia baik-baik saja.


"Baiklah, kabari aku jika terjadi sesuatu" pesan Nella.


Wanita dewasa itu bangun sambil membawa semua berkas yang tadi ia kerjakan selama Bumi tertidur.


Pemuda itu kembali ke sofa panjang, mencari nama Yayang untuk di hubunginya lagi.


.


.


"Ya, Bu" sapa gadis itu setelah Bumi tiga kali meneleponnya.

__ADS_1


"Ya ampun, Yang! kenapa baru di angka sih"


"Hahaha, maaf Bu, Ponselku tertinggal di kamar ibu" jawabnya sambil terkekeh membuat Bumi mengernyitkan dahinya heran.


"Kamu gak marah sama aku?" tanya Bumi ragu.


"Marah kenapa?" Yayang balik bertanya.


"Karna yang tadi mengangkat teleponmu adalah--_" Bumi seakan takut meneruskan kata-katanya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


"Aku percaya padamu, apa yang kamu lakukan sudah membuatku yakin hanya aku yang ada di hatimu, jadi mana mungkin aku meragukan cinta dan kesetiaanmu, Bu...."


♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️


Pasangan yang paling sweet banget ya...


Jadi gak tega nerusin bikin Batako 🤪🤪🤪🤪


macih buat like dan komennya di 5 bab hari ini..


sehat selalu bertambah rejeki untuk kalian semua..

__ADS_1


__ADS_2