
🌻🌻🌻
"Ya ampun! KHUMAIRAH ku kaya Mak othor euy.. PUNDUNGAN.."
Melisa langsung mendelik semakin kesal kepada Suaminya, sepanjang jalan pulang tak sepatah katapun Keluar dari mulutnya kecuali saat anak-anak bertanya padanya.
"Raaaa, diem aja ih" kata Reza yang selalu melirik ke arahnya.
"Aku gak di ajakin ngobrol nih?" tambahnya lagi sambil terus memutar stir mobilnya.
"Pah, Adek mau burger boleh?" tanya si bungsu yang duduk dari kursi belakang bersama Bu juga Langit.
"Tanya mama tuh, boleh gak mampir" jawab Reza, ia tak ingin menambah suasana hati Melisa semakin buruk.
"Boleh, mah?"
"Boleh, sayang. mama juga belum masak makan siang untuk kalian" sahut Melisa sambil menoleh kearah tiga anaknya yang bertepuk tangan.
CUP.
Reza langsung mencium pipi kiri istrinya saat menoleh tadi sampai membuat Melisa terkejut.
"Apa sih, iseng banget!"
__ADS_1
"Ada pipi mulus kan sayang kalo gak di cium" jawab Reza sambil tertawa.
Ia membelokkan mobil mewahnya ke area parkir restauran cepat saji di pinggir jalan, tempat yang lumayan ramai membuat Melisa memilih untuk makan di rumah, belum lagi si sulung yang masih terlelap terbuai mimpi.
"Udah nih, segini aja?" tanya Reza memastikan ulang pesanan yang sudah di list di ponselnya.
"Aku aja yang kedalam, mas" Melisa menyodorkan tangannya meminta ponsel suaminya.
"Kenapa?, Biar aku yang pesen" ujar Reza yang malah memasukkan ponselnya ke dalam saku jasnya.
"Nanti banyak yang liatin mas Reza, aku gak mau sedekah ketampanan kamu ke orang-orang, mas" tukasnya masih dengan ketus.
"Ya ampun, segitunya kamu, Ra" Kekeh Reza sembari merogoh kembali saku jasnya.
"Nih" katanya lagi saat memberikan benda pipih miliknya pada sang istri.
Antrian yang Lumayan panjang membuat nya bosan dan memilih memainkan ponsel Reza yang ia pegang sedari tadi.
Mulai dari aplikasi chat sampai log telepon tak lepas dari pantauannya, di rasa tak ada yang mencurigakan akhirnya jari jari lentiknya kini beralih ke galeri, ada ribuan foto dan video ia dan anak-anaknya, senyum mengembang di sudut bibirnya saat ia menscroll sampai akhir yang menunjukkan foto awal-awal pernikahan mereka hampir sembilan tahun silam.
Serapih ini kamu nyimpen semuanya, mas!!
***
__ADS_1
Setelah dirasa semua pesanan sudah ada di tangannya, Melisa pun bergegas keluar dari restaurant menuju mobil yang terparkir Lumayan jauh dari pintu masuk.
Langkahnya yang terburu-buru membuatnya harus menabrak seseorang yang ternyata ia kenal baik selama ini.
"Melisa!" sapanya ramah namun sedikit terkejut.
"Hay, Ricko" balas Melisa yang tak kalah kaget saat mengenali sosok pria di hadapannya.
"Lama gak ketemu, apa kabar?" tanyanya sambil mengulurkan tangan.
"Baik, kamu sendiri gimana?" Melisa menjawab sambil balik bertanya tanpa membalas uluran tangan Ricko.
"Aku baik, hari ini justru lebih baik karena bertemu denganmu" sahutnya masih dengan senyum yang sama seperti saat mereka pertama kali bertemu beberapa tahun lalu.
"Hem, udah punya anak dua ternyata masih suka ngegombal ya" ejek Melisa pada Ricko, pria tampan dan mapan yang masih menjadi pesaing berat suaminya dalam dunia bisnis.
"Haha, gak gitu juga, Mel. maklum lah aku kan
DUREN"
🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉
Wah...
__ADS_1
Gak beres nih mereka berdua 😂😂..
Like komen nya yuk ramai kan ❤️❤️