
🌻🌻🌻
"Kita langsung pulang,Mas?" tanya Melisa saat keduanya sudah berada didalam mobil.
"Ke rumah mama dulu, sore ini mereka pulang"
Melisa hanya diam dan mendesah, ia sedang menikmati rasa takutnya.
"Kamu kenapa?" Reza menoleh kearah istrinya.
"Aku takut mama marah karna kita pergi" ucap Melisa dengan rasa bersalah.
"Gak, Ra. Mama juga tau kita pergi, paling Ameera yang ngambek" kekeh Reza.
"Tuh kan, baru aja adek mau bicara lagi sama aku"
"Aku udah siapin hadiah buat dia, kamu tenang aja!" jawab Reza menenangkan belahan hatinya itu.
"Hadiah apa?" tanya Melisa penasaran, kini ia merubah posisinya menghadap sang suami.
"Wah, kamu kalau duduknya gitu kita bisa rujakan di tengah jalan loh, Ra" goda Reza dengan senyum jahilnya.
"Langsung otaknya mesum, padahal begini doang" gumam Melisa yang langsung kembali ke posisi semula dengan merapihkan rambut panjangnya.
Reza yang mendengar walau tak begitu jelas akhirnya terkekeh gemas, baginya tiada hari tanpa menggoda KHUMAIRAHnya.
****
"Assalamu'alaikum " sapa Melisa saat memasuki rumah mewah mertuanya.
Tak ada siapapun disana, hanya ART yang menyambut Tuan dan nona mudanya itu.
"Pada kemana?" tanya Reza pada salah satu pelayan.
"Nona Ameera dan nona Rossa Keluar, Tuan"
"Kapan?" tanya Reza lagi sambil terus berjalan kearah ruang tengah.
"Sekitar satu jam lalu"
Tak ada jawaban, Reza langsung menghempaskan bokongnya di sofa single, ia bersandar dengan mata terpejam.
"Cape ya?"
Melisa yang sudah mendekat Langsung ditarik untuk duduk diatas pangkuannya.
__ADS_1
Kini kedua tangannya sudah melingkar di pinggang Melisa dengan wajah sudah berada di area favoritku sambil usel usel manja.
"Kamar yuk" Ajak Melisa, karna ia melihat suaminya kelelahan dan butuh istirahat.
"Yuk,"
Keduanya menaiki tangga menuju lantai atas dimana kamar mereka berada, Melisa langsung masuk kedalam kamar mandi sedangkan Reza langsung merangkak naik keatas tempat tidur, Rasa lelahnya selama di perjalanan membuatnya langsung terlelap.
"Mas ko gak mandi dulu sih?" ucap Melisa sambil mengeringkan rambutnya.
Ia berdiri didepan cermin sambil menggelengkan kepalanya sendiri.
*Ban**yak banget ya, aku bikin satu aja gak bisa bisa padahal udah sering di ajarin ckck*..
Melisa terkekeh sendiri saat meraba bagian tubuhnya yang banyak terdapat jejak petualang sang suami.
Setalah rapih, dengan memakai baju tertutup Melisa kembali ke lantai bawah.
Ia memasuki dapur dengan langkah santai untuk mencari cemilan.
"Ada yang bisa saya bantu,Nona?" tanya seseorang mengagetkan Melisa yang hendak membuka lemari pendingin.
"Eh, enggak. hehe" jawabnya sambil mengusap dada,.keget.
Wanita paruh baya itu tersenyum kecil.
"Iya, saya baru datang kemarin siang, Nona" Jawabnya dengan sangat sopan.
"Ah, pantas saja" balas Melisa manggut-manggut.
"Nona ingin apa?"
"Aku ingin buat salad buah"
"Biar saya buatkan" tawarnya kemudian sudah membuka kulkas dan meraih beberapa buah
"Gak usah, biar aku buat sendiri" tolak Melisa halus kepada wanita paruh baya yang sepertinya lebih tua dari mertuanya itu.
"Tak apa, Nona. saya akan melayani Nona"
Huuaaaaaaaaa.... ini yang aku gak suka jika dirumah mama!!! hiks...
Melisa yang pasrah akhirnya hanya menurut, ia menarik salah satu kursi meja makan dan duduk disana dengan wajah bertumpu pada kedua tangannya.
Ia melihat wanita itu sangat cekatan mengupas dan memotong semua buah lalu di taruh nya di sebuah wadah kaca.
__ADS_1
"Silahkan, Nona" ucapnya sambil menyodorkan salad buah yang siap di santap.
"Wah, enak banget kayanya" jawab Melisa dengan senang, seakan air liurnya udah hampir ingin menetes.
{ Othor jorok hahahaa}
"Silahkan dinikmati" ucapnya dengan senyum hangat khas orang tua.
"Aku akan makan berdua dengan mas Reza, ini terlalu banyak jika aku habiskan sendiri" kekeh Melisa.
"Baiklah, katakan jika kurang sesuatu,Nona"
Melisa tersenyum dan mengucapkan banyak terima kasih, ia pun berlalu menuju kamarnya menaiki anak tangga dengan hati hati.
Ceklek..
"Eh, mas Reza udah bangun?" Ucapnya saat membuka pintu dan dilihatnya sang suami sedang bersandar di punggung ranjang sambil memainkan ponselnya..
"Iya, Ra. kamu bawa apa?" tanya Reza pada istrinya yang malah melengos kearah sofa.
"Sini mas, kita makan salad buah"
Mendengar kata salad buah Reza langsung beranjak dari tempat tidur, dengan tergesa ia menghampiri istrinya yang sudah siap menyendokkan makanan favoritnya itu kedalam mulut.
"Seger banget,Ra" ucap Reza sambil meraih sendok.
"Iya, seger enak manis bikin ketagihan" jawab Melisa dengan mulut penuh.
"Wah, aku jadi susah bedainnya nanti, mana salad mana kamu?" goda Reza yang ******* sisa susu di ujung bibir istrinya..
"Tuh kan, kamu seger, manis bikin ketagihan"
Melisa langsung mencubit lengan suaminya yang lagi dan lagi tanpa bosan menggodanya..
"Ini--_" Reza tak meneruskan ucapannya ia seakan sedang berfikir sambil merasakan apa yang ia makan.
"Kenapa,Mas? gak enak?" tanya Melisa bingung dengan ekspresi Suaminya yang terlihat sedikit terkejut.
***Astaghfirullah.. kayanya????
🍂🍂🍂🍂🍂🍂***
Napa bang?
keselek pisang ya??😂😂😂😂
__ADS_1
Like komennya yuk ramaikan
yang belum follow Sama vote yuk cepetan ❤️