
π»π»π»
Reza keluar apartemennya dengan berlari, tak perduli ada empat orang suruhan papanya yang mengejar dan Ardy yang ikut serta sambil terus berteriak memanggil namanya.
"Aku pulang, Ra" bathinnya.
Ia membuka pintu mobil lalu masuk kedalamnya, memutar kunci dan mulai menyalakan kereta besi itu dengan kecepatan penuh agar bisa segera sampai di rumah mewah orangtuanya.
Jalanan yang ramai dengan kendaraan lainnya membuat Reza harus berkali-kali memukul stir mobilnya karna tak sabar.
Lampu lalu lintas yang mendadak berwarna merah mengharuskannya segera berhenti membuat ia mengumpat kasar semakin emosi.
TIIIIIIIIIIIIIIINNNN
Reza menekan klakson dengan keras agar pagar yang menjulang tinggi itu segera terbuka.
Terlihat satu penjaga dengan sigap membuka pagar bercat hitam legam itu dengan segera.
"Lama banget sih" sungutnya kesal saat mobilnya melewati penjaga tersebut.
BRAKKK
Tak lagi ia hiraukan bunyi pintu mobil terbanting dengan keras karna langkahnya langsung masuk kedalam rumah dengan tergesa. Masih banyak orang yang berlalu lalang membereskan sisa acara tadi siang.
Tap tap tap
Terdengar suara deru langkah kakinya saat menaiki tangga sampai ke ujung hingga jelas sampai di depan pintu bercat putih, apa lagi jika bukan kamarnya.
CEKLEK
Pintu terbuka, lampu utama sudah dimatikan hanya ada lampu tidur yang menyala membuat kamar menjadi temaram
__ADS_1
Reza melirik jam di pergelangan tangan nya sudah pukul hampir jam sebelas malam, hampiri tengah malam, gumamnya.
Langkahnya terhenti disisi ranjang tempat dimana istri tercintanya sudah terlelap dibalik selimut tebal.
Reza menghempas bokongnya untuk menyingkirkan anak rambut yang menutupi sebagian wajah cantiknya.
"Maaf, Ra" lirihnya pelan takut membangun kan orang yang saat ini sedang terbuai dalam mimpinya.
Setelah memastikan Melisa baik baik saja, ia memutuskan membersihkan diri terlebih dulu, , Usai mandi dan berganti pakaian kini ia ikut berbaring disisi istrinya merengkuh sang KHUMAIRAH untuk masuk dalam dekapan.
"Loh,. ko panas? kamu demam, Ra!" ucap Reza panik saat benar benar memperhatikan Istrinya.
Dengan sigap ia kembali keluar dan menuju dapur meminta salah satu ART untuk menyiapkan wadah dan air.
"Maaf, sayang" lirihnya saat menempelkan handuk kecil di kening Melissa.
Wanita hamil itu menggeliat, terasa panas hembusan nafasnya membuat Reza semakin merasa bersalah.
"Mas, mas Reza pulang?" gumamnya pelan dan Serak.
"Iya, aku pulang, Ra. aku disini sayang" jawabnya lirih.
"Aku kenapa?" tanyanya, sadar ada sesuatu menempel di keningnya.
"Kamu demam, aku panggil Caca ya, biar di periksa"
Melisa menggeleng dengan senyuman kecil.
"Aku gak apa-apa, aku cuma pengen tidur, Mas" pintanya dengan suara parau.
"Ra, kamu gak apa-apa kan?" ucapnya panik.
__ADS_1
"Enggak, aku ngantuk" sahutnya hampir tak terdengar.
Reza mengambil handuk kecil di kening istrinya dan menaruh wadah airnya diatas nakas, kini ia sudah meringsek masuk kedalam selimut karna Melisa benar benar sudah kembali terpejam.
"Ra, sayang!" panggil Reza pelan, perasaannya kini sudah campur aduk. Rasa takut mulai menguasai hatinya.
"Raaaa, bangun dulu"
"Ra, jangan bercanda ah! bangun dulu" kini Reza menepuk pelan pipi istrinya.
"Eugh" ia menggeliat, membuat Reza akhirnya membuang nafas lega.
"Sayang, kamu ngantuk beneran kan?" tanya Reza sambil mencakup wajah sang istri, ia hanya mengangguk sekali dengan mata terpejam.
"Tidurlah, kamu pasti lelah"
Reza terjaga sepanjang malam, ia terus saja mengusap punggung istrinya agar lebih nyenyak, rasa sakit di wajahnya tak lagi ia hiraukan fikirannya masih fokus pada wanita dalam pelukannya kini.
Pagi menjelang, sinar matahari perlahan masuk kedalam kamar lewat ventilasi jendela hawa dingin mulai menusuk hingga ke tulang karna gemricik air hujan saat subuh tadi.
Melisa membuka matanya, menoleh ke kanan dak keliru, tak ada siapapun.
"Aku sampe mimpi, kirain kamu pulang, Mas" gumamnya dengan tawa kecil, lalu kembali memejamkan matanya karna rasa pusing tiba tiba menyerang.
Merasa ada pergerakan di kasur, ia mulai membuka matanya kembali.
"Aaaaaaaaaaaaaaaa" Teriak si bumil menggema ke Se isi kamar.
ππππππππ
Liat Jurig ya Raπ€£π€£π€£π€£
__ADS_1
Like komennya yuk.. biar bisa lanjut pagi siang sore malemπͺπͺπͺ