Suami Dadakan

Suami Dadakan
extra part 50


__ADS_3

🌻🌻🌻🌻


"Tunggu..... hei... tunggu!!"


Bumi berlari sekuat tenaganya mengejar mobil sedan berwarna hitam yang membawa gadis yang selama ini ia harapkan untuk bertemu lagi.


"Tunggu... aku datang!"


Remaja tampan itu akhirnya menyerah karna kereta besi itu perlahan hilang dari pandangannya, ia berlutut di tengah jalan dengan buliran keringat yang membasahi seluruh tubuhnya.


"Kenapa aku tak bisa menggapai mu?" lirihnya pelan, dadanya begitu sesak ia rasakan.


Nafasnya tersengal sampai ia tak mampu membuka matanya sendiri apalagi untuk kembali menapaki jalan.


Lama ia termenung sambil bersandar di sebuah pohon besar, ia beristirahat disana sampai detak jantung nya berangsur normal lagi dan bisa kembali menghampiri saudara saudaranya yang ia tinggalkan tanpa pamit.


.


.


.


"Maaf..." ucap Bumi pelan di balik punggung Langit yang sedang memeluk adiknya yang terisak, kedua orang itu langsung menoleh dengan raut wajah terkejut.


"Kakak..." Cahaya mengurai pelukannya di dada Langit kemudian beralih memeluk Bumi yang baru datang entah darimana.


"Kakak dari mana?, adek takut"


Bumi mengusap kepala si bungsu dengan penuh sesal karna meninggalkannya beberapa saat tadi.


"Maaf, kakak pergi gak bilang, kakak udah disini jangan nangis lagi" Bumi menghapus air mata adik kesayangannya itu dengan ibu jarinya.


"Kamu dari mana sih, kak?" tanya Langit, sorot matanya jelas menginginkan sebuah jawaban yang bisa ia terima dengan masuk akal.


"Maaf, Bang.. Aku tadi pergi gak pamit aku ada urusan sedikit" jawab Bumi sambil menundukkan wajahnya.

__ADS_1


"Sepenting apa sampai kamu pergi tanpa bicara begitu?, kamu tau gimana paniknya kita, kamu liat kan adek sampe nangis!" oceh Langit lagi, anak angkat kedua orangtuanya itu memang tak segan memarahi adik-adik nya jika memang bersalah.


"Maaf, Bang.. aku gak akan begitu lagi, aku janji"


Cahaya mendongakan wajahnya, ia menatap kakaknya yang tersenyum padanya begitu manis sebagai ungkapan permintaan maaf.


"Janji ya, jangan pernah pergi lagi, aku takut banget"


Bumi menganggukkan kepalanya.


"Abang yakin, Papa pasti tau hal ini" gumam Langit yang langsung membuat Bumi dan Cahaya menelan Salivanya kuat-kuat, mereka hampir melupakan jika begitu banyak mata papanya yang berkeliaran.


"Kakak Ay mana?"


*****


Sama-sama gak bisa di liat terlalu lama...


Gadis cantik bermata coklat itu tersenyum mendengar rayuan yang di lontarkan Air, tatapan Remaja itu sungguh menusuk masuk kedalam hatinya.


"Masa, tapi aku lebih dominan ke ganteng kan!"


"Hahahaha, ya ampun! sumpah aku gemes sama kamu" si gadis tertawa sampai kata sipitnya terpejam


"Kamu jangan ketawa, nanti aku pergi kamunya gak tau!"


"Duh, emang mau pergi kemana sih?" ejek si gadis.


"Ke hatimu, boleh?" goda Air.


Gadis itu menggeleng kan kepalanya, lalu menunjukan sebuah jari manisnya ke hadapan remaja tanggung itu.


"Aku sudah ada yang punya!" ucapnya dengan senyum kecil di ujung bibirnya.


"Sebuah cincin gak bisa mengartikan seseorang miliknya sebelum kamu memiliki surat nikah" kekeh Air sambil mencebikkan bibirnya ke arah si gadis yang langsung terdiam seribu bahasa.

__ADS_1


"Maaf, aku bercanda, hahahaha" Air yang melihat raut wajah lain dari si gadis langsung merasa bersalah.


"Kamu gak salah, ya.. mungkin benar katamu" jawabnya lirih sambil menundukkan wajahnya.


"Jangan anggap serius ucapan ku, aku hanya suka berkata manis di dihadapan siapapun" jelas Air.. ia sedang mengakui hobby anehnya.


"Baiklah, aku Pamit ya" Gadis itu bangun dari duduknya dengan sedikit berlari ia pun akhirnya menjauh dan hilang dari jangkauan Air


"Wih, udah jam berapa nih, gue kan mau nyari adek gue!" air menepuk keningnya sendiri.


Ia bergegas pergi juga dari stand minuman tempat ia duduk tadi, Air merogoh saku celananya untuk meraih ponsel.


"Mampus gak ada signal!!" gumam Air yang mulai panik mengutak-atik benda pipihnya.


.


.


.


.


.


.


"Huaaaaaaaaaaaaa.....Kakak nyasar, mah!!!!!!"


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Mang enak🀭🀭🀭


Yuk ketawain si kakak Ay πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚


NaGa cebong gak bisa pulang!!!

__ADS_1


Like komen nya yuk ramai kan β™₯οΈπŸ€—


__ADS_2