
🌻🌻🌻
Tok tok tok
Pintu kamar kembali terketuk, dan kali ini entah siapa yang datang karna sudah dua kali Melisa kecewa.
"Mel, mama masuk ya" ucapnya dari balik pintu.
Melisa menghela nafas berat, perlahan ia mendekat ke arah pintu dengan langkah gontai untuk membukanya.
CEKLEK
"Mah," lirihnya.
"Sayang!" mama menangkup wajah menantunya dengan kedua tangannya, niatnya untuk tak lagi menitik kan air mata nyatanya tak bisa ia lakukan.
"Sudah, jangan menangis"
Melisa melirik kearah jarum jam, sudah pukul sembilan malam dan Suaminya tak kunjung pulang.
"Ponselnya gak aktif" gumam Melisa namun masih bisa di dengar oleh mama.
"Mah," tiba-tiba suara berat papa terdengar dari arah belakang.
"Bagaimana, Pah? dimana anak itu?" tanya mama langsung.
"Di apartemen" sahut papa.
Melisa tertunduk lemas, takan pulang kah suaminya malam ini?, bathinnya.
"Apa kamu mau kesana, Nak?" tanya mama.
"Jangan!!!" tolak papa cepat membuat dua wanita di hadapannya itu mengernyitkan dahi nya bingung.
"Ada apa?" mama yang penasaran kembali bertanya.
"Melisa pasti Lelah, biar saja yang penting kita tahu dimana ia sekarang lagipula ada Ardy bersamanya" kata papa menjelaskan.
"Ya sudah kamu istrirahat ya, kalau ada apa apa cepat telepon mama, jangan jauhkan ponselmu, mengerti?" ucap mama.
__ADS_1
"Iya, Mah aku lelah mau tidur" jawab Melisa.
Pasangan paruh baya itu keluar dari kamar dengan perasaan khawatir, mama terus menodong suaminya dengan berbagai pertanyaan.
"Kenapa gak pulang sih, Pah? mereka kenapa apa bertengkar, kan tadi baik baik aja?" tanya mama dengan rentetan pertanyaan.
"Entah lah, Reza berkelahi dengan Ricko" jawab papa santai sambil membuka bajunya. pria tua itu merasa sangat sangat lelah.
"Lalu hubungan dengan Melisa apa?"
"Ricko menyukai Melisa, Mah" sahut papa yang sudah mau masuk kamar mandi.
"Papa kata siapa? ih sok tau banget" cibir mama.
"Hal begitu sih kecil, Mah. apa sih yang papa gak tau" kekehnya yang lalu menghilang dari balik pintu.
"Ko lama-lama mana takut ya Sama papa, apa aja tau!" gumam mama sambil menggeridik kan bahunya.
*****
"Gue gak nginep ya" kata Ardy setelah menyerahkan kotak p3k.
"Temenin gue lah" pinta Reza sambil menuangkan alkohol ke atas kapas.
"Ih, ogah ah!" sungut Reza.
"Ya udah gue balik ya" pamit Ardy sembari menepuk bahu sahabatnya itu.
"Hem" sahut Reza tanpa menjawab.
Ia yang masih meringis karena perih di kaget kan kembali dengan kedatangan Ardy lagi, pria itu langsung duduk disebelah Reza yang masih memegang botol Betadine.
"Napa Lo?" tanya Reza heran.
"Banyak orang di luar" bisiknya.
"Siapa?, sama orang aja takut" kekeh Reza .
"Kayanya orang orang bokap Lo, ada empat noh di depan pintu pake baju item item udah kaya orang siap buat ngelayat" kata Ardy di sela gelak tawanya.
__ADS_1
"Sialan Lo!" sungut Reza kesal, melempar kapas bekas kearah Ardy.
"Bokap Lo tau kayanya Lo disini?"
"Gue di lobang semut aja dia pasti tau!" sahut Reza sambil menyandarkan kepalanya di punggung sofa.
"Lo pulang deh, kasian Melisa dirumah pasti dia khawatir banget sekarang nyariin Lo"
Reza menggeleng, ia pejamkan kedua matanya dan kini terlintas lah bayangan sang istri saat menangis.
"Mending Lo ceritain deh, gak apa-apa bini Lo panik liat muka ancur Lo begini dari pada dia panik gada Lo"
Reza menoleh kearah Ardy, ia tatap sahabatnya itu lekat lekat.
"Meskipun dia tahu Lo disini gue yakin dia gak akan tenang, beda kalo Lo disana walaupun Lo sama dia gak saling bicara"
Reza kembali mendongak kan wajahnya, dilihatnya langit langit ruangan yang hanya ada lampu yang tergantung.
"Mau pulang gak?" tanya Ardy lagi.
"Enggak, gue pasti udah nyakitin dia banget gue diemin dia pas balik ke kamar sampe kita makan pun gue gada ngomong apa-apa"
"Dan lo udah tau salah sekarang malah ngehindar, stupid maximal Lo" kata Ardy sambil memukul bahu Reza.
"Apa gue sanggup liat dia, liat matanya yang merah?" lirih Reza.
"Inget tuh perut bini Lo yang gedenya kaya apa? padahal udah dapet ultimatum dari si Caca"
DEG..
Hatinya mencelos saat Ardy mengatakan itu, Ya! ada anaknya dalam perut sang istri saat ini, egonya sungguh membuat ia buta akan segala hal.
"Woy, mau kemana lo?" teriak Ardy saat melihat Reza merampas kunci mobil dari tangannya.
***Aku pulang Ra...
aku pulang sayang!!!
🍁🍁🍁🍁🍁🍁***
__ADS_1
pulang ya bang, jangan mampir mampir tapi kalo mau mampir kerumah othor bawa es kepala gak apa-apa 😂😂😂
Like komen yuk buat 3 part nya hari ini ❤️