Suami Dadakan

Suami Dadakan
bab 239


__ADS_3

🌻🌻🌻🌻


"Duh.. kesian yang Auh!" goda Reza saat ikut meringsek ke tengah kasur.


Kini hanya ada ia dan istrinya dirumah setelah ke empat anaknya pergi bersama kedua orangtuanya juga Ameera ke Mall.


Papa sengaja memboyong semua cucu kesayangannya itu agar menantu pilihannya itu bisa beristirahat dengan tenang tanpa ada yang menggangu, terlebih memberi kesempatan untuk anak menantunya bisa berdua menghabiskan waktu meski hanya beberapa jam.


"Mau apa, Ra?" tanya Reza sambil memeluk tubuh istrinya, Melisa yang di rengkuhan dalam dekapan hangat pujaan hatinya itu hanya memainkan jarinya di atas dada bidang Reza.


"Geli, ih" Reza tergelak saat jari lentik Melisa bermain di ujung dadanya yang polos tanpa memakai baju.


"Enak!" balas Melisa yang terus memilinnya dengan gemas


"Kamu enak, kalo buat laki ya geli, hahaha" Reza tertawa menahan geli dengan apa yang di lakukan sang istri padanya.


"Nikmatin dong, aku aja gak pernah rewel kalo mas Reza lagi begini"


"Beda, Ra! beda sayaaaaaaaaang!"


"Sama, Mas" keukeh Melisa yang terus menggoda Reza.


"Beda nih, sini aku contohin ya" kata Reza yang mulai menjatuhkan satu tali baju tidur Haram istrinya.


"Kalo kamu enak, kan?" Jarinya kini mulai melakukan hal yang sama dengan yang Melissa lakukan padanya tadi


"Hahaha, tuh kan enak! Mas Reza bohong" ucapan manja istrinya sangat menggoda birahinya untuk melahap bibir ranum KHUMAIRAHnya.


Reza terus ******* habis, bertarung lidah dan bertukar Saliva sungguh kegiatan yang Sangat menantang baginya untuk pemanasan sebelum Sampai puncaknya.


Tangan terus bermain liar meraba seluruh bagian tubuh pujaan hatinya.


"Raaa" ******* Reza bagai angin yang memabukkan bagi Melisa yang mulai terbakar gairah karna sentuhan lembut suaminya.

__ADS_1


Ia kembali menyesap leher jenjang favoritnya, menggigit kecil sampai terdengar jeritan kecil di telinganya, jejak-jejak merah mulai bertebaran di area tebing putih halus milik istrinya.


"Love you, Ra.. love you" bisiknya dengan suara berat beriringan dengan deru nafas yang mulai Terengah-engah.


Tangannya kini sibuk membuka sisa bahan yang masih membalut bagian teristimewa yang selalu menjadi candu baginya.


Bagian yang membawanya pada titik puncak kenikmatan bathin yang luar biasa.


"Mau sekarang atau mau main-main dulu?" tanya Reza yang langsung membuat kedua pipi Melisa merah merona menahan malu.


"Mau main apa?" goda Melisa dengan senyum di kulum.


"Terserah!" jawabnya yang langsung menyergap kembali bibir ranum istrinya.


Reza yang tak lagi kuat menahannya pun akhirnya mulai merangkak naik keatas tubuh polos wanita halalnya.


Memandanginya dengan rasa kagum karna kemulusan yang terpampang jelasnya di depan matanya.


"Sekarang?"


Ia menganggukkan kepalanya.


sebelum membenamkan miliknya, ia lebih dulu bermain di gerbang masuk hutan belantara, sampai harus membuat Melisa mencengkeram bahunya berkali-kali.


"Mas... " desah manjanya dengan mata terpejam membuat Reza semakin gemas dan tak ingin langsung bermain, ia senang menggoda sang istri yang mulai kewalahan menahan hasratnya sendri


"Kamu cantik, Ra.. aku suka!" bisiknya pelan, dengan menggigit bibir bawahnya Melisa terus meremat kain Seprei ranjangnya.


"Mass!!" Reza tersenyum puas saat sesuatu mulai ia rasakan di ujung belalainya, dengan cepat ia ******* salah satu daging kenyal yang menantang di hadapannya, Dan...


BLAAAS...


Satu hentakan ia lakukan dalam sekali dorong an ,Tapi....

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


"Papa... NaGa papa pulaaaaaaaaaaaang!"


💕💕💕💕💕💕💕


Kabooor .🙈🙈🙈🙈


Takut di sembur belalai 😂😂😂😂


Lo kelamaan maen depan gang, sih bang!


baru nyelup keburu dateng noh anak gajah


🤭🤭🤭🤭🤭🤭..


Selamat berpusing pusing ria..


Solo karir ya kamar mandi 🤧🤧🤧


Like komen nya yuk ramai kan ❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2