Suami Dadakan

Suami Dadakan
Bab 42


__ADS_3

🌻🌻🌻


"Heemmm, tsunami dateng"


"Apa,Mas?" tanya Melisa panik.


"Tsunami!" jawabnya dengan langsung memungut celana yang sudah terserak dilantai kemudian berlalu ke kamar mandi.


Ya ampun!


ini tanggal berapa sih?


Ko aku bisa lupa.


Melisa kembali memakai piyamanya dan bergegas bergantian masuk ke kamar mandi setelah Reza keluar, Ia sempat melirik sebentar kearah suaminya yang ternyata sudah memasang wajah masam.


"Mas Reza, maaf" ucap Melisa sambil mengusap dada bidang sang suami yang belum memakai baju, hawa panas masih ia rasakan.


"Sudahlah, sekarang kita tidur"


Reza menarik tubuh istrinya agar masuk kedalam dekapannya, hal yang selalu mereka lakukan setiap malam, bukan hanya untuk saling menghangatkan namun juga untuk mengalirkan ikatan kasih sayang diantara mereka.


Melisa yang sudah lelah karna hari ini begitu banyak drama dirumah mertuanya akhirnya cepat terlelap, berbeda dengan Reza yang masih belum bisa memejamkan matanya, tangannya masih sibuk mengusap punggung istrinya dengan lembut.


Sesekali Reza menarik nafasnya berat, kepalanya yang mendadak pusing dan sakit hanya bisa ia pijat dengan pelan..


Solo karir ini sih ujung-ujungnya!!!


Dengan langkah gontai iapun melangkah masuk kembali mandi menuntaskan apa yang seharusnya ia lepaskan.


Selesai dengan ritualnya, ia berjalan pelan menghampiri istrinya yang sudah mendengkur secara halus, diciuminya wajah polos itu berkali-kali.


"Tidurlah, aku tahu hari ini sangat berat bagimu"


*******


"Eeuugh" Melisa bergeliat, matanya sedikit mengerjap saat ia sadar tak ada siapapun disisinya, ia bangun dari tidur dan mengedarkan pandangannya.


Ceklek..


Tak ada sosok yang ia cari di kamar mandi.


Sofa pun kosong, tak ada suaminya yang mungkin terlelap disana.


"Mas Reza kemana?" gumam Melisa bingung.


sejenak ia duduk di tepi ranjang sambil benar benar mengumpulkan kesadarannya.


Tap..Tap..Tap..


Langkahnya terhenti saat ia mendengar suara yang jelas sangat ia kenal, ia terdiam tak lagi meneruskan langkahnya, kini kedua tangannya sudah mengepal kesal.


Nafas yang berat sungguh jelas terasa saat dadanya mulai naik turun.

__ADS_1


Namun rasa penasarannya ternyata membawa langkah kakinya lebih mendekat kearah suara yang sedang asyik mengobrol di ruang makan.


"Kakak mau nambah lagi nasinya?" tanya Rossa yang ternyata tengah sibuk melayani seorang pria yang sudah beristri itu.


"Udah, cukup" jawab Reza.


Melisa hanya mendengar, ia tak berani melihat. Rasanya ia tak sanggup jika harus tahu suami yang biasanya hanya ia yang melayani kini harus orang lain yang melakukannya.


Melisa!!


Istri sah seorang Reza Rahardian Wijaya sedang menikmati rasa cemburunya dalam diam.


__________


"Ra, bangun!" Reza terus saja menciumi pipi istrinya yang masih belum mau membuka matanya.


"Tumben banget sih" ucapnya kemudian.


"Hem, aku males" jawab Melisa justru menarik selimutnya sampai ke leher.


"Kalau kamu gini terus aku juga ikutan males, aku bisa gak ke kantor,Ra" goda Reza yang semakin nakal karna tangannya kini sudang mencengkeram area favoritnya.


"Liburan, yuk?" ajak Melisa tiba tiba dengan sangat antusias.


"Kemana?" tanya Reza bingung, baru pertama kalinya sang istri meminta sesuatu padanya.


"Taman hiburan" jawabnya cepat dengan mata yang berbinar.


"Ok, kita jalan jalan hari ini, tapi sebelum kesana kita mampir sebentar ya ke kantor ada urusan sedikit" pinta Reza.


CapCipCup..


Melisa lebih dulu bangun, ia bergegas membersihkan tubuhnya dari derasnya tsunami yang malam tadi mampu menggagalkan aksi patroli sang suami.


"Mas Reza ganti ah kaosnya" rengek Melisa saat melihat suaminya memakai kaos berwarna putih.


"Kenapa?" tanya Reza bingung, ia melihat dirinya sendiri didepan cermin.


"Kita coupelan"ucap Melisa mengedipkan satu matanya.


"Pake Micky mouse?"


"Hahaha, enggak atuh ih, warnanya aja yang sama" jawab melisa di Sela gelak tawanya.


"Merah?"


Melisa menganggukan kepalanya sembari tersenyum manis seraya memohon.


"Iya deh, hari ini harinya kamu, aku akan turutin semua mau mu, KHUMAIRAH ku" ucap Reza sambil mencubit hidung istrinya.


"Ra.. rujakan dulu yuk?" goda Reza dengan tangan sudah menarik pinggang sang istri.


Dengan cepat Melisa langsung memulainya, aksinya yang lebih dulu membuat Reza diam tak percaya di awal, namun sentuhan lembut sang istri

__ADS_1


membawanya ikut larut dalam pergulatan.


"Mas" suara berat gadis ini semakin membangkitkan sirene patroli Suaminya.


"Udah,ah" Melisa langsung mendorong dada Reza dengan pelan namun mampu membuat suaminya selangkah mundur.


"Kenapa?" goda Reza saat melihat istrinya sedang mencoba mengatur nafas.


"Udah sana cepat ganti bajunya, nanti keburu Siang"


"Iya, iya! lagian ini bukan weekend, Ra santai aja" ucap Reza sambil membuka kaosnya.


Melisa yang sudah memberi kaos merah pilihannya tersenyum bahagia.


Maaf mas,,


aku tak mampu berbagi walau dengan adik sepupu mu sekalipun!!!


Setelah rapih keduanya kini keluar dari kamar, langkah mereka kini menuju ruang makan untuk sarapan, meski telah lewat waktunya tapi mengisi perut sebelum beraktivitas sungguh itu hal yang wajib.


"Mas Reza mau sama apa?" tanya Melisa setelah menuang nasi ke piring suaminya.


"Aku mau ayam asem manis aja"


"Sayurnya?" tanya Melisa lagi.


"Engga, aku ayam aja"


Rumah mertuanya memang sangat berbeda, setiap makan pagi siang atau malam akan banyak sajian makanan yang terhidang.


Karna para ART pun makan yang sama dengan mereka.


Keluarga Rahardian Wijaya tak pernah membedakan hal itu.


Mereka Sarapan dengan lahap dengan di iringi obrolan santai dan godaan Reza yang selalu mewarnai hari hari Melisa.


Senyum tak hentinya mereka ukir di wajah masing masing.


Berjalan beriringan keluar rumah menuju garasi tempat dimana mobil Reza terparkir.


"Masuk, Ra!" ucap Reza setelah membuka pintu mobil kirinya untuk sang istri.


BUGH..


suara pintu tertutup dengan keras.


.....


LIKE...LIKE ....LIKE...


tiap bab wajib LIKE ya..


komen banyak banyak 😂😂😂

__ADS_1


love you sekebon buat kalian yang masih setia sampe bab.ini


CALANGHEYO.... ❤️❤️❤️


__ADS_2