
🌻🌻🌻🌻🌻
Reza akhirnya memilih pulang lebih dulu, begitu banyak yang harus ia selesaikan dengan segera termasuk memberi penjelasan pada KHUMAIRAHnya.
Kabar mendadak tentang semakin turunnya kondisi Diana membuat ia resah, tentu Reza tak ingin di hantui oleh rasa bersalahnya jika sampai tak mempertemukan antara ibu dan anak kandungnya itu.
Sudah cukup baginya selama dua puluh tahun memisahkan mereka.
Langit kebanggaannya, panutan bagi dua jagoannya, ia juga adalah sandaran cinta anak bungsunya dan yang pasti Langit adalah kekuatan bagi istrinya.
Anak itu begitu berharga bagi keluarga RAHARDIAN.
"Maafin Om, ya Bang!" lirihnya setelah keluar dari lift rumah sakit, kini ia berjalan menuju parkiran mobil.
"Balik bandara ya, Pak" titah Reza pada supirnya.
"Baik Tuan"
Mobil langsung dinyalakan oleh pria yang kini duduk di balik kemudi, kereta mewahnya membelah jalanan yang sudah nampak sedikit sepi karena waktu kini hampir larut malam.
Reza menyandarkan tubuhnya yang lelah sambil menahan kantuk.
Begitu banyak yang ia pikirkan saat ini sampai di rasa kepalanya berdenyut sakit.
Usai melakukan perjalanan darat kini saatnya ia melanjutkan perjalanan pulangnya dengan pesawat jet pribadi miliknya yang sedari tadi menunggu sang Tuan.
Rasa kantuknya kini tak mampu lagi bisa ia tahan, akhirnya pria tiga anak itu pun terlelap di dalam burung besi mewahnya di atas langit gelap.
.
.
.
__ADS_1
.
Sudah lewat waktu subuh akhirnya ia sampai di apartemen, langkahnya terhenti saat ia melihat sosok wanita yang amat ia cintai sedang meringkuk di atas sofa tanpa selimut menutupi tubuh langsing putih mulusnya
"Ra...." gumam Reza yang langsung menghampiri, ia cium kening KHUMAIRAHnya lalu mengangkatnya menuju kamar mereka.
Dengan sangat susah payah akhirnya ia bisa membuka pintu dan masuk.
Reza merebahkan tubuh sang istri di tengah kasur, di rasa sudah aman dan semakin terlelap ia pun bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Kini pria yang tak lagi muda namun tetap tampan dan gagah itu sudah ikut masuk kedalam selimut bersama sang istri.
.
.
"Ra....."
Reza sedikit tersentak kaget saat melihat istrinya sedang duduk bersandar di punggung ranjang.
"Abang gak pulang?, aku liat ke kamarnya gak ada" tanya Melisa, sorot matanya begitu banyak pertanyaan.
"Enggak, urusannya belum selesai" kata Reza, ia meraih tubuh sang istri untuk masuk kedalam dekapannya.
"Urusan apa? ada apa dengan kantor?" wanita itu masih belum curiga berlebihan. Ia masih berfikir jika kepergian anak dan Suaminya itu tak lebih dari urusan perusahaan yang mereka kelola.
Reza diam sejenak, ingin ia katakan yang sebenarnya tapi ia takut Melisa belum siap menerima jika anak angkat Kesayangannya itu kini telah menemukannya ibu kandungnya, wanita yang sudah melahirkan Langit ke dunia.
Reza tau betapa egoisnya sang KHUMAIRAH jika menyangkut anak-anak. Ia tak segan untuk mengamuk dan marah besar jika ada yang menggangu ke empat anaknya. Melisa tak pernah suka di duakan dalam hal kasih sayang, Reza sangat paham dan mengerti akan hal itu.
"Mas. Ada apa?, apa ini ada kaitannya dengan urusan kantor?" tanya Melisa lagi saat dirasa suaminya malah terdiam.
"Enggak, sayang. Perusahaan semua baik" jawab Reza setelah mencium pucuk kepala sang istri.
__ADS_1
"Lalu kalian kemana?, jangan sembunyikan apapun dariku" Melisa mulai mendesak saat di rasa ada yang aneh dari sikap dan helaan nafas suaminya itu.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Aku mengantar Langit menemui ibu kandungnya, Ra!
🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂🍂
Coba bawanya ke sini, bang 🤭😀😂
Di sana Aman, kan...kan..kan...???
Gak ada yang harus d slepet!!!
__ADS_1
Like komen nya yuk ramai kan ❤️🙏
Yang punya poin, koin dan vote teteh tunggu ya ,🤣