Suami Dadakan

Suami Dadakan
bab.78


__ADS_3

🌻🌻🌻


Rutinitas pagi semenjak kehamilannya kini bertambah, Melisa selalu sudah menyiapkan teh hangat dan permen mint sebelum suaminya bangun, karna setelah sekian detik ia membuka matanya biasanya Reza langsung berlari ke kamar mandi dan memuntahkan isi perutnya.


"Mas Reza mau ke kantor?" tanya Melisa setelah melihat suaminya keluar sehabis mandi hanya mengenakan handuk yang melilit sebatas pinggang.


"Iya, Ra. rapat bulanan kemarin aku gak hadir, masa iya aku harus berdiri ngadep tembok lagi" dengus Reza kesal, walau ia sering di hukum seperti itu namun kemarin adalah pertama kalinya sang papa menghukumnya dihadapan sang istri .


"Haha, gak apa-apa. Lucu loh" kata Melisa sambil tertawa.


"Huh, untung ada ini nih, kalau gak! sudah pasti aku berdiri sampe sore" jawab Reza terkekeh dengan tangan mengelus perut istrinya.


"Ra, kapan buncitnya sih?" tanya Reza memperhatikan dengan Seksama.


"Belum, Mas. lagian baru sembilan Minggu"


"Masih ada beberapa Minggu lagi aku mual mual ya?" ucapnya dengan mata sendu, sungguh rasa mual setiap pagi yang ia rasakan sangat menyiksa.


"Kamu lihat nih perut aku gak sispack lagi, malah buncit bulet gini"


"Haha, isinya lemak semua perut kamu, Mas Makanya kalau habis sarapan jangan langsung tidur"


"Aku kan kalau udah kenyang pasti ngantuk, kan malemnya aku harus menggarap lahan untuk perkembangan biakan kita, Ra" jadwal Reza terkekeh lucu.


**


Dikantor, Reza langsung memasuki ruangan rapat yang sudah dipenuhi oleh para petinggi perusahaan semua dewan direksi, para direktur dan pemegang saham sudah berkumpul di sebuah ruangan yang amat luas, hanya tinggal menunggunya datang sebagai petinggi yang menjabat sebagai presiden direktur Rahardian group.


Sedangkan melisa yang ikut kekantor hanya menunggu di ruangan sang suami dengan hanya bermain ponsel sambil menonton tv.

__ADS_1


Dua jam menunggu membuatnya bosan dan memilih keluar, dilihatnya Viana yang sedang mengobrol dengan seorang wanita seumurannya.


"Hai," sapa Melisa meski ragu.


Viana dan temannya yang terkejut langsung reflek bangun dari duduknya.


"Selamat siang, Bu" jawab keduanya sambil menunduk hormat.


"Vi, apa masih lama ya rapatnya?" tanya Melisa basa basi.


"Hem, mungkin sebentar lagi, biasanya sebelum makan siang sudah selesai" jawab Viana setelah melihat jam di pergelangan tangannya.


"Oh, gitu. kamu memang gak ikut rapat? bukankah kamu sekretarisnya?"


"Iya, Bu. tapi pak Reza punya asisten pribadi"


Melisa hanya mengangguk paham sambil tersenyum, membuat kedua wanita di hadapannya ikut tersenyum juga.


"Mas Reza" sahut Melisa kaget.


"Ngapain?, kamu perlu apa?" tanya Reza penuh selidik. matanya kini menatap kedua karyawannya.


"Enggak, Mas. aku cuma bosen didalam, aku cari temen ngobrol"


Mata Reza tak lagi menatap istri disebelahnya, namun ke meja sekertaris nya.


"Mas Reza liat apa sih?" Melisa yang tau tak di perhatikan kini ikut melihat kemana arah mata suaminya tertuju.


"Itu apa?" tanya Reza menunjuk sebuah wadah kecil diatas meja Viana.

__ADS_1


"Hah, apa?" jawab Viana panik.


"itu yang di mangkuk, apa?" Reza mengulang pertanyaan.


"Oh, ini. ini rujak pak"


"Ko gitu bentuknya?" tanya Reza heran.


"Iya, ini rujak serut, kebetulan kakak saya sedang acara tujuh bulanan, Pak" jawab Viana menjelaskan.


"Aku mau, Ra" pinta Reza, memohon.


Melisa menghela nafas, lalu mengusap lengan suaminya yang masih terbalut jas hitamnya.


"Ya udah, nanti aku bikinin ya" kata Melisa membujuk suaminya.


"Aku mau yang itu" tunjuk nya lagi, membuat Viana bingung dengan sikap bos besarnya itu yang biasa tegas dan berwibawa namun kali ini Sungguh menggemaskan.


"Ini bekas saya, Pak" ucap Viana terbata.


"Antar saya kerumah kakakmu, saya ingin rujaknya sekarang juga"


Ucapan Reza yang bagai perintah itu sontak membuat ketiga wanita didekatnya ini terkejut, Melisa langsung tersenyum kecil sedangkan Viana dan temannya saling pandang tak percaya saat Reza lebih dulu pergi.


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Jangan lupa amplopnya ya bang 🀭🀭..


Ntar nyomot rujakan malah pulang!

__ADS_1


Like komennya yuk ramai kan❀️


__ADS_2