Suami Dadakan

Suami Dadakan
bab 245


__ADS_3

🌻🌻🌻


"Papa kok lama panggil mamanya, bukaaaaaaaaaa, kakak mau masuk!"


CEKLEK


"Iya,!" Melisa Langsung membuka pintu sudah tak tahan dengan gedoran pintu yang di lakukan di sulung.


"Papa mana?" tanyanya sambil mengangkat tangannya.


"Ada dikamar mandi, yuk turun duluan!" ajaknya yang menggendong sebentar lalu menurunkannya kembali.


" Nanti kita jalan-jalannya kemana?" celoteh lucunya terus ia lontarkan sambil menuruni tangga.


Si bungsu yang melihat mamanya baru turun langsung melempar senyum manisnya, ia duduk bersandar di bahu kakak angkatnya dengan tangan saling menggenggam.


"Adek, mama lupa belum kasih obat" ucapnya Melisa yang langsung panik.


"Udah, Bun. tadi sama Abang" jawab Langit.


"Oh, ya?, makasih ya sayang"


Langit hanya mengangguk sambil tersenyum dengan tangan kanan mengusap pipi adik perempuannya itu.


"Yuk"


Reza yang baru datang dengan mengenakan jaket berwarna biru langsung menyerahkan jaket merah muda dari tangan nya untuk sang istri.


"Ready?"


"Ready papa ganteng!" sahut ketiganya berbarengan sambil terlonjak senang.


Mama dan papa yang melihat ketiga cucunya hanya tersenyum kecil, mensyukuri anugerah terindah yang Tuhan berikan kepada mereka, melihat keluarga kecil anaknya yang begitu bahagia, penuh cinta dan gelak tawa.


Tiga bocah pintar yang kelak akan mewarisi kekayaan dan kekuasaan Rahardian di masa depan.


"Oppa ayo ikut" rengek Chaca menarik tangan papa yang selalu memanjakannya bahkan pria paruh baya itu sudah membuatkan puluhan rumah sakit yang tersebar di seluruh negeri dengan harapan cucu perempuan satu-satunya itu kelak bisa sembuh mengingat kondisi tak pernah lebih baik sampai saat ini.

__ADS_1


"Adek sama kakak aja, biar oppa tunggu dirumah"


"Oppa gak bisa lari yaaaaaaaa" goda Ay sambil bersembunyi di balik badan


"Wah.. kayanya jatah puding mangga bagian kakak gak ada nih buat nanti siang" ancam papa yang sontak membuat Ay membulatkan kedua matanya.


"Aaaaaa.. jangan! kakak mau" rengeknya Langsung berhambur ke pangkuan papa.


"Hahaha, kalah juga nih si ganteng sama puding mangga"


***


Sampai di taman, salah satu pusat bermain tengah kota Reza langsung menuntun si sulung yang lebih dulu turun dari mobil, Melisa hanya mengekor di belakang bersama Cahaya, sedangkan Bumi berjalan beriringan dengan Langit.


Air



Bumi




Reza Melisa



"Kalian mau beli apa?" tanya Reza mengingat semuanya hanya sarapan roti dan susu dirumah


"Mau main dulu, Pah" seru Chaca yang matanya justru fokus pada sebuah ayunan tali di bawah pohon-pohon.


"Abang jagain Adek ya" titah Melisa pada Langit.


Langit


__ADS_1


Bocah yang Minggu depan menginjak usia sepuluh tahun itupun mengangguk, binar mata cerahnya jelas terpancar sempurna.


"Yuk, dek" ajak Langit sambil mengulurkan tangan kanannya yang tentu langsung di sambut gembira oleh si cantik.


"Abang segitu sayangnya ya sama adek" ujar Melisa seraya terus menatap kedua anaknya yang berjalan semakin jauh.


"Gak ada pria manapun yang sayang adek ngelebihin aku, Ra" protes Reza, ia hanya ingin selalu menjadi cinta pertama putrinya.


"Adek suatu hari nanti akan punya pacar lalu menikah, Mas!" tukas Melisa, ia mengingatkan suaminya agar tak begitu posesif pada si bungsu.


"Dan aku yang kelak pilihkan pria terbaik untuk putriku, Ra!" balas Reza penuh penekanan.


"Mas..." desah Melisa


"No debat sayang, please" pintanya tak ingin di bantah, Melisa tau suaminya itu sudah banyak menyusun rencana untuk masa depan anak-anaknya termasuk Langit.


Meski entah seperti apa kehidupan mereka kelak, Melisa tak pernah bosan mengingatkan Reza untuk hanya memberi arahan, biar mereka memilih cara hidupnya masing-masing, terlebih ketiganya memiliki karakter yang jauh berbeda, bahkan sejak dini pun sudah bisa terlihat apa yang menjadi minat ketiganya tak pernah sama.


Gaya Air yang ceroboh dan semaunya, Bumi yang kadang cuek bahkan sering tak perduli dengan sekitarnya, belum lagi Cahaya yang memiliki riwayat penyakit jantung


Akankah bisa seperti Reza?


💦💦💦💦💦💦💦


Inshaallah bisa.. meskipun ntar bikin gue lier nyusun ceritanya 😂😂😂😂


#Air hujan


#Bumi kahyangan


#Cahaya Langit


promo terooooooosss 🙈🙈🙈🙈🙈


tapi gak bikin bikin 😭😭😭


sibuk bikin ini.. ntar mampir ya.. Langsung crazy up soalnya jadi gak nunggu2 ❤️❤️❤️

__ADS_1



__ADS_2