Suami Dadakan

Suami Dadakan
bab 134


__ADS_3

🌻🌻🌻


Pria itu benar benar pergi dan menghilang di balik pintu saat ia membantingnya sedikit keras, lelehan air mata istrinya tak membuatnya kembali Sampai pada saat seorang datang membuka pintu setelah ketukannya di abaikan.


"Mel," suara yang sangat Melisa hafal diluar kepala tanpa menoleh


"Umi!" lirihnya sambil mengusap air mata.


"Loh, Kenapa menangis? ada apa?" tanya Umi bingung.


"Gak apa-apa, Umi. aku gak apa-apa" jawabnya namun semakin terisak di pelukan wanita paruh baya itu.


"Menangis lah, luapkan semuanya Umi disini bersamamu, Nak"


Umi terus mengusap punggung Melisa dalam dekapannya, mencoba menenangkan ibu hamil itu yang semakin terisak sedih.


"Sudah tenang? mau cerita sekarang?" kata Umi.


Melisa menggeleng berkali-kali.


"Aku cuma mau nangis, Umi" jawabnya.


"Umi tau kamu wanita kuat, kamu calon ibu yang hebat, apapun masalahmu Umi yakin semua bisa kamu atasi dengan baik"


*****

__ADS_1


BUGH


"BA JI NGAN!!"


"BA NG SAT!!"


Reza terus saja memukuli pria di bawahnya tanpa ampun, sudah tak bisa di bayangkan Semarah apa ia saat ini.


"Udah, Za, anak orang bisa mati!" terisak Ardy sambil terus mencoba menarik Reza dari atas tubuh Ricko.


"Gua matiin sekarang juga" jawabnya sambil terus meronta ingin di lepaskan.


"Lo tega sama anak bini Lo, hah?"


"Sialan Lo!!!!" teriaknya lagi.


"Berani Lo deketin istri gue, gak akan gue kasih ampun, bang sat!!" sungut nya lagi kesal.


"Lo pikir gue takut sama anceman Lo?" ledek Ricko yang mulai bangkit meski masih terhuyung lemas.


"Udah, Za.. jangan Lo ladenin lagi, kita pulang" ajak Ardy masih memegangi tubuh Reza yang ingin kembali menghajar Ricko.


"Sial banget dia, Dy."


"Iya, gue tau dari jaman dulu juga gitu" balas Ardy yang mulai ikut kesal dengan perkelahian dua pria di hadapannya itu.

__ADS_1


"Kita balik, liat muka Lo ancur gitu" kata Ardy sudah menarik Reza menjauh.


"Kasih gue kalo Lo udah gak mau" teriak Ricko dengan lantang membuat Reza kembali membalikkan tubuhnya, namun Ardy dengan sigap langsung menariknya.


"Udah, Za. Lo dengerin gue sekarang! dia mau bonyok kaya apapun gada yang perduli, nah kalo Lo yang bonyok bini Lo bisa pingsan!" oceh Ardy yang memaksa Reza agar cepat masuk kedalam mobilnya.


Raaaaa....


Reza baru teringat istri yang ia tinggalkan usai makan tadi, ia tak tahu keadaannya saat ini yang ia tahu ada isakan tangis pelan saat ia membanting pintu, karna Reza tak langsung pergi ia justru bersandar di dinding samping pintu.


"Muka gue ancur, Dy" kata Reza sambil memegangi wajahnya yang sedikit babak belur di depan kaca spion.


"Gue bilang juga apa, bini Lo liat gue jamin 💯 dia bakal pingsan dan Lo bakal di coret dari kartu KK keluarga Lo" kekeh Ardy sambil terus memutar stir mobilnya.


"Sialan Lo, tapi bener juga sih" gumam Reza.


"Gue gak pulang deh, anter gue ke apartemen aja gue gak mau bini gue panik liat muka gue begini" kata Reza lirih.


"Makanya, pikir dulu sebelum bertindak Lo itu bukan singel, ada hati lain yang harus pokirin kalo liat Lo begini" oceh Ardy yang sudah memarkirkan mobilnya di basmant apartemen.


"Berisik, Lo!" dengus Reza kesal sambil membanting pintu, ia sedang mencerna perkataan Ardy yang semuanya benar.


Emosinya karna rasa cemburu kini justru membawanya pada jurang penyesalan.


💝💝💝💝💝💝💝

__ADS_1


Lanjut siangan dikit ya🤭🤭🤭


Like komennya dulu yuk ramai kan ❤️❤️


__ADS_2