
🌻🌻🌻
Ketemu juga kan!!!.
Reza tersenyum dengan sangat terpaksa saat melihat siapa yang sudah memukulnya dengan gagang sapu.
"Eyang!" lirih Reza
"Anak nakal," jawab wanita paruh baya yang sore tadi membuat kan salad buah untuk Melisa.
"Enggak eyang, aku gak nakal" protes Reza yang langsung meringsek dibalik tubuh istrinya.
"Mas Reza kenapa?" tanya Melisa bingung.
"Kamar aja yuk?" bisik Reza pelan.
"Ada apa sih?"
Melisa melihat secara bergantian antara suaminya dan juga eyang yang masih berdiri dengan gagang sapunya.
"Sudah sudah" Mama lagi lagi mendengus kesal.
"Eyang belum tidur?"
Mama tiba-tiba bangun dan menghampiri eyang, dibawanya wanita paruh baya itu untuk duduk bersama.
"Eyang kapan datang?" tanya Reza basa basi.
"Yakin kamu gak tau kapan eyang datang?"
"Ya ampun, aku lagi pura pura gak tau" ucap Reza gemas.
"Ayuk, Ra.. kabur! cepetaaaaaaan" Dengan cepat Reza langsung menarik tangan istrinya menuju tangga.
"Mas Reza pelan pelan" teriak Melisa yang terkejut dengan sikap Reza.
"Darurat ,Ra!"
******
"Tadi siapa?" tanya Melisa masih penasaran saat mereka sudah berbaring dibalik selimut.
"Eyang" sahut Reza santai.
"Nenek Mas Reza?"
"Hem,, bukan! yang jelas sebelum mama dan papa bikin aku, eyang udah ada disini" kekeh Reza.
"Maksudnya gimana?" Melisa yang semakin tak mengerti malah bangun dari tidurnya.
"Ceritanya panjang, nanti kamu malah tidur"
__ADS_1
"Ya gapapa, Mas Reza jadi dongengin aku"
"Gak mau, Rugi!" jawab Reza.
" Ya udah cepetan cerita, eyang siapa?"
"Besok aja ceritanya, sekarang tidur yuk aku besok udah kantor" ajak Reza setelah menguap berkali kali.
"Tumben ngajak tidur, hahaha"
"Tidur dulu bentar, tengah malem bangun patroli, akunya masih lemes"
"kebiasaan!!"
Kini keduanya sudah saling memeluk dalam kehangatan angin malam, Mengarungi mimpi masing masing untuk bersiap menyambut pagi esok hari.
Terdengar dengkuran halus yang menandakan Reza benar-benar terlelap.
_________
"Nanti siang ke kantor ya, kita langsung pulang ke apartemen" ucap Reza pada Melisa yang sedang memasang kan dasi dilehernya.
"Hem,, buru buru banget sih?"
"Aku kangen liat kamu beraksi di dapur"
CUP CUP CUP
"Udah, ih"
" maaf ya,Ra. aku tidur sampe pagi, aku gak jadi patroli" kekeh Reza sambil mencubit hidung mancung Istrinya.
"Aku bersyukur mas Reza bablas tidurnya, Haha"
"Wah.. gitu ya?" Reza kini sudah meletakan tangannya di pinggang.
Melisa langsung berhenti tertawa saat melihat Reza sudah memang wajah masam.
"Hehe, sayang!"
"Nanti siang pokonya kekantor, awas kalo gak dateng" ancam Reza.
Melisa menelan ludahnya, ia membayangkan apa yang akan terjadi siang nanti.
"Kakak di tungguin diruang kerja papa" ucap Ameera saat Reza menarik kursi meja makan.
"Tumben, ada apa Mas?"
"Aku gak tau, kamu sarapan duluan ya aku nemuin papa dulu"
Melisa mengangguk paham.
__ADS_1
Tok tok tok.
Reza mengetuk pintu ruang kerja papanya yang tak sembarangan orang bisa masuk.
"Mah, pah" sapa Reza setelah masuk.
"Duduk, Za" titah papa.
"Ada apa?" tanya Reza bingung, tak biaasanya waktu sarapan justru dipakai untuk berdiskusi diruang kerja.
"Kamu kapan kembali ke apartemen?"
"Sore, pah" jawab Reza.
"Kenapa gak disini aja sih?"
Mama yang belum ikhlas melepas anak mantunya masih memaksa untuk mereka tetap tinggal disini.
"Mah, kan sekarang ada eyang, mama gada alesan lagi ya" kekeh Reza.
"Justru itu papa sekarang suruh eyang kembali kerumah ini lagi untuk jaga kalian" ucap papa serius.
"Maksud Papa?"
"Papa rasa kamu tau bagaimana Rossa memperlakukan istrimu?"
"Iya, pah. maka itu Reza bawa Melisa pergi"
" Hem, baru di gangguin sama bocah kecil aja paniknya sampai beli kapal pesiar milyaran " sindir mama gemas dengan kelakuan anaknya yang terkadang di luar dugaan.
Reza yang mendengar itu hanya mengusap tengkuknya, Malu.
"Honeymoon, Mah!"
"Papa gak nyangka kalau Rossa masih sangat terobsesi padamu, Za"
"Yang penting nanti juga dia akan keluar negeri, pah. Gakan ganggu menantu kita lagi" ucap mama menenangkan suamianya.
"Iya,Mah. semoga rumah tangga kalian terbebas dari hama dan serangga"
"Amiin. semoga mah, pah"
"Bagaimana kalau eyang ikut kalian ke apartemen?" ucap papa memberi saran.
Reza yang terkejut Langsung menggeleng kan kepalanya cepat.
"Gak, pah! Reza gak mau ya istri Reza tau banyak hal" tolaknya dengan mengiba.
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Like komennya yuk buat up ke 3nya,🙏🙏
__ADS_1
🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥🔥