Suami Dadakan

Suami Dadakan
extra bab 125


__ADS_3

🌻🌻🌻🌻


Sudah berkali-kali kakaknya itu memberikan ia teka-teki yang belum ia paham maksudnya, Tapi tekad dan rasa cinta yang luar biasa pada Kahyangan membuat ia mengesampingkan semua peringatan Air.


Ditambah rasa rindu yang kini sedang meluap-luap di hatinya tentu hanya senyum gadis itu yang terbayang.


Kamu milikku, aku akan selalu menjagamu dalam genggamanku...


Bumi meletakan lagi ballpoint yang sedari tadi ia mainkan usai rapat sekaligus makan siang dengan beberapa rekan kerjanya di resto depan kantornya, masih ada tiga jam lagi untuk pemuda itu menjemput gadisnya di pertigaan jalan tempat Kahyangan mengajar anak-anak bersama Air.


TRIIIIING..


Bunyi notifikasi pesan membuat pemuda itu menoleh kearah benda pipih yang tergelak begitu saja di atas meja kerjanya.


*Yayang.


[ Sudah makan?, jangan lupa menjemputku ya ]


Senyum tipis terukir di sudut bibirnya dimana sang pujaan hati selalu memberinya perhatian-perhatian kecil tapi justru membuat Bumi seakan terbang ke langit ke tujuh.


*Bumi


[ Sudah, bagaimana denganmu? ]


[ Tentu, aku tak mungkin lupa itu karna aku sangat merindukanmu ]


Pemuda itu membalasnya dengan cepat, kata-kata manis tak lupa ia sematkan bak seorang pujangga.


Bumi yang terlalu mengagungkan Kahyangan


*******


Air bergeliat mencari guling kesayangannya, namun ia baru ingat jika ini bukan di apartemen melainkan ia tidur di kamar rumah Oppanya, tentu si kuning tak ikut dengannya.


Pisang kakak...


Air merengut kesal membayangkan guling tersebut disana sendiri tanpanya.


"Hallo" sapa Air yang entah kenapa malah menelepon Hujan yang baru saja keluar dari kelas pertamanya siang ini.

__ADS_1


"Hem, apa" jawab Hujan sambil berjalan menuju perpustakaan.


"Gue kangen, Jan" ucapnya lirih.


Hujan yang mendengar kalimat itu tentu tersentuh hatinya, ia menyunggingkan senyum bahkan sampai menggigit bibir bawahnya sendiri agar tak tergelak.


" Terus mau apa kalo kangen?" tanyanya begitu lembut karena ritme detak jantungnya sedang tak normal.


" Pengen liat terus peluk peluk abis itu cium cium gigit gigit idungnya" Rengeknya manja dengan suara serak khas bangun tidur.


Hujan mengernyitkan dahinya bingung dengan keinginan pemuda yang berbicara dengannya itu lewat sambungan telepon.


"Serem banget sih di gigit" gumam gadis itu sambil memegang hidung sendiri.


"Gemes banget, Jan. lucu imut imut" ucap Air meyakinkan.


"Masa?" tanya Hujan, rona merah jelas terlihat di wajahnya untung ia kini sedang berada di deretan rak buku yang sepi.


"Iya makanya gue lagi pengen liat, kangen banget sehari gak ketemu udah kaya setahun, eh.. enggak! sepuluh tahun" ralatnya kemudian sambil terkekeh.


Hujan mengusap dadanya sendiri, ia bingung harus menjawab apa setiap kalimat kerinduan Air.


"Lagi males keluar" ucap Air setelah menguap.


"Katanya kangen, tapi gak mau ketemu gimana sih!" sungutnya yang tiba-tiba emosi.


"Tar aja malem sekalian pulang jadi bisa langsung lepas kangennya lama sampe pagi"


Hujan membulatkan matanya kaget.


"Sampe pagi?"


"Iya, mau gue peluk sampe pagi dan gak akan gue lepasin lagi!"


Gadis itu menelan Salivanya kuat-kuat, ia tak bisa membayangkan bagaimana tubuhnya merasakan sakit nanti.


"Gue gak mau!" ujar Hujan.


"Ga mau apa?" tanya Air bingung, kini ia sudah duduk bersandar di punggung tempat tidurnya.

__ADS_1


"Ya Lo tadi bilang mau peluk gue sampe pagi"


Air menakutkan kedua alisnya, ia memutar otaknya mengingat pembicaraan mereka berdua.


"Gue gak bilang gitu, lagian mau ngapain gue peluk Lo sampe pagi!"


"Eh, Lo amnesia dadakan ya!" sentak Hujan.


"Tadi Lo bilang kangen, terus mau peluk gue sampe pagi"


"Dih percaya diri banget Lo jadi manusia!" cerca Air sambil mengejek Hujan.


"Jadi yang Lo kangenin siapa wahai Aer comberan!" teriak gadis itu kesal sambil menutup wajahnya dengan buku tebal.


" Gue kangen si pisang bukan si Hujan!


.


.


.


.


.


.


.


Sialan Lo!!!!



💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞💞


Lagian Lo ngapain sih kak kangen guling doang sampe telepon cewek..


PHP tingkat dewa..

__ADS_1


Like komen nya yuk ramai kan ❤️


__ADS_2