Suami Dadakan

Suami Dadakan
Bab 216


__ADS_3

🌻🌻🌻


Bab 216 ini akan Loncat ke tiga tahun kemudian ya.. artinya si kembar udah mulai masuk sekolah dasar di umur 7 tahunan lah.


Biar gak muter-muter hahaha..


***


"Nanti bekal nasinya di makan ya, kalau ada temen kalian yang gak bawa, kalian harus berbagi, paham?" pesan Melisa pada ketiga anaknya yang sudah satu Minggu ini mulai masuk sekolah dasar.


Sama halnya dengan ibu-ibu pada umumnya, melisa akan berkutat di dapur setiap pagi memasak sarapan juga bekal untuk anak-anaknya. berteriak tanpa henti sampai ketiga buah hatinya turun dari kamar mereka atau yang lebih parah, ibu muda yang semakin cantik dan dewasa itu akan mengecek kamarnya berkali kali untuk memastikan sang suami tak kembali tertidur di bathtup setelah ia bangunkan dengan drama CapCipCup seperti biasanya.


"Morning mama kakak" Rayu si sulung yang sudah memanyunkan bibirnya siap mendaratkan ciuman di kedua pipi Melisa.


"Morning too kakak Air" jawab Melisa dengan roti masih di tangannya.


"Kakak Ay, mah!" protesnya dengan tangan sudah berada di kedua pinggangnya.


"Ay apa?" tanya Melisa menggoda


"Ay lop yu, Ra" justru Reza yang menjawab tiba-tiba sambil memeluk istrinya dari belakang di hadapan ketiga anaknya.


"Huaaaaa.. mata kakak selalu ternoda setiap pagi" Jerit Ay sambil menutup matanya.


"Awas, ah" Melisa yang malu langsung meronta ingin di lepaskan, namun sisa kantuk yang Reza rasakan justru membuatnya semakin nyaman menenggelamkan kepalanya di ceruk leher sang istri


"Udah siang, Pah" seru Bu setelah menegak susu coklatnya.


"Mas awas, gak?"


"Enggak!"


"Paaaaah, adek ambilin selai kacang dong!"

__ADS_1


Jika bukan si bungsu yang berteriak, jangan harap Reza mau melepas kan pelukannya, pria yang semakin tampan dan matang ini akan selalu menuruti kemauan putri kecilnya itu meski dalam keadaan apapun termasuk jika sedang tanggung bercumbu dengan istrinya.


"Adek gak bosen pake selai kacang terus?" ujar Reza setelah mengurai pelukannya, kini ayah tiga anak itu sudah ikut duduk bersama para bibit unggul nya di meja makan.


"Pah, temen temen kemarin ada yang di anter sama tayo loh" cerita si sulung saat suapan terakhirnya.


"Tayo apa?" tanya Reza bingung.


"Bus antar jemput, Pah" sahut Bu.


"Oh, kalian mau pake bus sekolah nya?" tanya Reza lagi menatap ketiga anaknya bergantian.


"Iyaaaaa" seru Cahaya dan Bumi berbarengan.


"Kakak, Bu?" Melisa mengusap kepala anak tengahnya meminta jawaban.


"Terserah"


"Ok, Pah"


Usai sarapan semuanya bersiap untuk berangkat, Reza akan lebih dulu ke mengantar si kembar sebelum pergi ke kantornya.


"Adek berangkat ya, mah" pamit si bungsu yang selalu memeluk mamanya dengan erat.


"Iya sayang, jangan terlalu lelah, gak boleh lari-lari ya" pesan Melisa pada Cahaya, penyakitnya yang tak kunjung sembuh membuatnya selalu khawatir.


"Iya, mah.. kan ada kakak yang bisa aku kominta tolong" kekeh si cantik dengan rambut coklat panjangnya.


"Huuuuh" seru Ay.


"Kakak Berangkat, mah" kini si tengah yang berpamitan, cium pipi Kanan kiri menjadi hal wajib untuknya.


"Ngantri nih.. ngantri!" oceh Ay dibelakang adiknya dengan tangan sudah melipat didada ya menunggu giliran.

__ADS_1


"Sabar!" jawab Bumi dengan ketusnya, ia langsung menggandeng tangan adik perempuannya.


"Dadah mama kakak, mama baik baik ya dirumah tunggu kakak pulang sekolah lagi, Ok!" seru si sulung dengan riang senyum tak pernah lepas dari wajah tampannya.


"Ok, sayang, mama tunggu kalian sampai pulang sekolah nanti ya, jangan nakal dan kakak harus jaga Bu juga Chaca di sana" pesan Melisa pada anak pertamanya yang selalu di beri tugas menjaga kedua adiknya meski terkadang tugas itu justru Bumilah yang melaksanakan.


"Jangan nangis kak" ejek Reza setelah Ay mengurai pelukannya.


"Gak lah, aku mana nangis di sekolah sekarang" jawabnya dengan bangga.


",Yakin?" goda Reza lagi.


"Dikit doang sih, sebentar gak apa-apa ya, Pah" tawar Ay dengan raut wajah menggemaskan.


.


.


.


💦💦💦💦💦💦💦💦


Nanti sekolah nya banjir kak 😂😂


mau tau keseruan mereka di sekolah?


jangan lupa like komennya ya biar ttp lanjut.


ini cuma cerita receh untuk hiburan!


yang bosen bisa skip dari sekarang 🥴🥴


__ADS_1


__ADS_2