Suami Ku Hasil Taruhan

Suami Ku Hasil Taruhan
Paket Misterius


__ADS_3

Andry mengambil gunting dari atas meja belajarnya, mencoba membuka kotak yang ditutup dengan lakban. Sambil berhati-hati dan cemas dengan apa yang ada didalamnya. Matanya menyipit dan tangannya canggung menyentuh. Ingin meminta bantuan anggota keluarga yang lain tapi takut jika isinya memang sesuatu yang membahayakan, lebih baik dirinya sendiri yang kena akibatnya daripada harus kena anggota keluarganya yang lain.


“ Ini paket misterius siapa yang kirimin sih, uh awas aja ya kalau gue tau siapa yang ngirim ni paket, gue getok kepalanya.” Gerutunya kesal, tangannya masih takut-takut membuka paket misterius ini.


Cukup lama Andry mengumpulkan keberanian, akhirnya memberanikan diri membuka kotak itu. tanpa rasa ragu Andry membuka lebar kotak yang meresahkannya itu. Matanya terbelalak saat melihat isinya. Tampak penuh dengan benda-benda dan sama sekali tidak ada bom didalamnya. Andry mengeluarkan satu persatu benda dari kotak itu, mulai dari kotak kecil, kotak berukuran sedang, gaun hingga dengan heels. Dahinya mengkerut melihat semua benda yang ada dihadapannya itu, seingatnya semua itu adalah benda yang pernah diberikan kepada kekasihnya Fani.


“ Loh kenapa barang-barang ini semuanya ada disini? Ini kan semua barang yang pernah aku berikan kepada Fani." Ucapnya kebingungan. Mengambil sebuah kotak berukuran sedang, membuka dan melihat isi didalamnya. Tampak banyak sekali tumpukan-tumpukan foto polaroid dirinya dengan Fani. Foto-foto yang sama, yang juga ada didalam kamarnya.


“ Hah ini juga semua kan foto-foto yang pernah Fani kasih ke aku. Ini apa maksudnya sih? Masa iya yang kirim kotak misterius ini Fani.” Lanjutnya semakin bingung.


“ Emangnya kenapa dia balikin semuanya? Aku salah apa? Perasaan kita baik-baik aja kok.” Ucapnya sambil mengingat-ingat kesalahan apa yang dia lakukan sampai-sampai Fani mengirimkan semua barang yang pernah diberikannya sejak awal pacaran hingga kemari. Andry mengambil beberapa tangkai mawar kering yang juga ada dalam tumpukan benda-benda itu. Mengingat-ingat apa kesalahannya hingga Fani mengirimkan semua barang-barang ini.


Hei gadis tengil. Apa yang sebenarnya terjadi? Kenapa kau mengirim semua benda ini? Apa kau sudah tidak ingin lagi memakai dan melihat barang-barang yang aku beri? Apa kau sudah punya lelaki lain hingga kau menjadi seegois ini.


Andry memasukkan kembali barang-barang tersebut kedalam kotak, menyusun dengan rapi hingga bisa ditutup seperti semula. Namun geraknya terhenti ketika akan memasukkan benda terakhir, kotak kecil yang berisi sebuah cincin dan kalung liontin berbentuk hati. Kotak yang dulu dia sodorkan kepada Fani ketika menyatakan perasaan dimana awal drama cintanya dimulai. Tidak menyangka jika semua yang diberikannya akan dikembalikan oleh Fani.


“ Kenapa kau mengirim ini semua kembali kepadaku hei Fani ku yang cantik? Apa salahku?.” Andry menggumam frustasi. Kedua tangannya menggenggam kuat kotak kecil yang berisi cincin dan kalung itu. sebelah tangannya menjambak rambutnya yang mulai panjang. Mulutnya tidak berhenti menggumam dan menanyakan kenapa Fani melakukan semua ini. Andry membuka kotak itu, tampak sebuah kalung dan cincin serta sebuah kertas yang dilipat sangat kecil. Sontak Andry langsung mengambil dan membukanya, berharap jika itu adalah penjelasan dan clue yang diberikan oleh kekasihnya.

__ADS_1


“ Apa ini.” Tangannya gemetar mengambil kertas kecil itu. segera membuka lipatan dan membaca pesan yang dikirimkan oleh kekasihnya.


Untuk Andry


Hei apa kabar? Sudah seminggu kau tidak mengabariku? Apa kau sakit? Apa kau baik-baik saja? Apa kau bahagia? Lalu kenapa kau mengabaikan seminggu belakangan? Apa aku punya salah padamu? Apa kau sangat sibuk? Terlepas dari itu aku harap kau sehat dan senantiasa bahagia. Oh iya, selamat ya. Semoga kau bahagia, aku harap kau akan selalu bahagia. Maaf jika untuk beberapa bulan belakangan ini aku menyusahkanmu, maaf jika aku pernah punya salah padamu. Terimakasih, barang ini belum pantas untukku. Sampai jumpa dilain waktu, semoga ada secerca waktu untuk bertemu dikemudian hari.


Salam sayang


Fani Almaera


“ Hah apa-apaan ini? Selamat untuk apa? Emangnya aku habis ngapain sampai harus diberi ucapan selamat? Aaah aku tidak mengerti dengan ini semua.” Gumamnya semakin frustasi. Menjambak rambutnya kuat dengan kedua tanganya. Pikirannya kacau entah kemana-mana. Mencoba tenang dan memikirkan apa yang terjadi sebenarnya.


“ Jadi kau marah karena aku tidak menghubungimu beberapa hari? Lalu kenapa kau tidak mencoba menghubungiku duluan? Kau gengsi kan? Tapi kenapa kau harus mengirim kembali barang-barang ini sih.” Andry terus saja menjambak rambutnya frustasi. Mondar mandir kesana kesini dengan tangan yang tetap mengacak-acak rambut dan menjambaknya kuat.


“ Sebaiknya aku telepon saja dia, apa maksudnya. Aku akan menemuinya besok, akan memberi kejutan tapi kenapa dia lebih dulu mengejutkan ku. Tidak bisa kah besok saja agar sama-sama?.” Gerutunya sembari tangannya meraih ponsel yang ada diatas ranjang. Tangannya bergetar menahan kesal, mencari kontak Fani dan segera menekan tombol panggil. Mencoba menghubungkan namun tidak bisa. Mencoba untuk kedua kali namun tetap saja tidak bisa, nomor Fani sedang berada diluar jangkauan.


“ Ah sialaann. Kau memberiku teka-teki lalu kau sengaja mematikan ponselmu.” Sambungnya terus menggerutu. Andry membanting ponselnya keatas ranjang, memukul udara berkali-kali karena kesal dengan yang dilakukan oleh Fani.

__ADS_1


“ Ah awas saja kau ya. Akan kutarik telingamu besok. Tunggu saja aku datang, habislah kau. Seharian kau harus menjelaskan apa maksudmu? Apa kau sedang mengajakku bermain? Ha?.” Semakin tidak terkontrol. Jantungnya berdetak tidak beraturan, jari-jari tangannya mencekam kuat selimut yang ada diranjang. Mulutnya mengatup dan giginya menggeram kesal.


Andry menyusun kotak tersebut didekat barang-barang yang akan dibawanya besok. Harus membawa dan meminta penjelasan kepada Fani yang merusak suasana hatinya malam ini. Berjalan menuju kamar mandi dan mencuci wajahnya yang panas karena emosi, mencoba menahan diri untuk tidak tersulut emosi lagi. Andry kembali mengambil ponselnya, mencoba menghubungi kekasihnya lagi. Berharap kali ini nomor Fani sudah aktif dan segera dia dapat berbicara dan menanyakan tentang ini semua.


Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif atau berada diluar jangkaun, cobalah beberapa saat lagi.


Lagi-lagi nomor Fani masih tidak aktif. Entah sengaja atau tidak yang jelas terakhir kali Andry menghubungi Fani adalah enam hari yang lalu, itupun saat mereka memperdebatkan masalah dengan siapa Fani pergi kepusat perbelanjaan. Kecemburuan dan kecurigaan Andry berujung tragis, bisa jadi ini memang karena kekesalan Fani kepadanya. Kesal karena dirinya menghilang tiba-tiba, terakhir kali berbicara itupun malah menduh kekasihnya.


“ Sudah lama sekali aku tidak menghubungimu ya, tidak menelepon atau hanya sekedar mengirim pesan.” Ucapnya menunduk menggenggam erat ponsel yang ada ditangannya.


“ Aku memang salah. Aku menuduhmu yang tidak-tidak hingga kita memperdebatkan hal yang sama sekali tidak berguna. Baiklah aku memang salah, seharusnya aku tidak mengabaikanmu beberapa hari ini. Meskipun aku sedang marah dan cemburu, tapi jujur aku mengabaikanmu beberapa hari belakangan ini bukan karena aku marah dan cemburu, tapi karena aku ingin memberikan kejutan untukmu. Tapi aku salah, strategiku yang salah.” Gumamnya menyalahkan diri sendiri. Tangannya memukul-mukul kepalanya pelan, menyalahkan dirinya yang


membuat kesalahan. Mencaci maki dirinya sendiri, karena kesalahannya semua menjadi kacau, sekarang Fani marah dan tidak lagi ingin mengaktifkan ponselnya.


Memang sudah seharusnya aku menyalahkan diriku sendiri. Sudah seharusnya aku menyumpah serapahi diriku sendiri, aku yang membuatmu jauh, aku yang membuatmu ragu. Percuma aku bersusah payah meyakinkanmu, karena kesalahan pemikiranku aku jadi membuatmu ragu.


***

__ADS_1


Hallo semua pembaca setia novel ' Suamiku Hasil Taruhan'. Apa kabar? Semoga dalam keadaan sehat ya. Saya do'akan kalian semua senantiasa dalam keadaan sehat. Jangan lupa patuhi pemerintah untuk #dirumahaja untuk mengurangi penyebaran Covid-19  sambil baca novel-novel yang kamu suka agar tidak bosan ya. Semoga musibah ini cepat berakhir dan kita semua bisa melakukan aktivitas seperti biasa. Jangan lupa dukung terus karya saya, berikan like koment dan kritik yang membangun agar saya lebih semangat dan rajin update setiap minggunya. Terimakasih semua, tetap berhati-hati dan jaga kesehatan ya. Salam cinta dari author untuk kalian semua.


__ADS_2