Suamiku, Kakak Iparku

Suamiku, Kakak Iparku
tersiksa rindu


__ADS_3

Haikal mengerjapkan matanya beberapa kali. Memicingkan matanya guna memastikan jika penglihatannya tak salah, dan dirinya tidak salah pula mengenali orang.


Setelah yakin jika yang ia lihat memang benar wanita yang ia campakkan. Haikal berjalan mendekatinya. Wanita yang terlihat sangat berbeda saat statusnya masih menjadi istrinya.


"Nia.." Sontak wanita yang ia panggil menoleh. Matanya menatap tak percaya jika dirinya kembali dipertemukan dengn lelaki yang berhasil menghancurkan hatinya hingga tak bersisa sedikitpun.


"Haikal?". Haikal terperanjat, tak menyangka Nia memanggil namanya saja tanpa embel-embel mas seperti dulu.


Ah, dirinya lupa apa status mereka kini. Haikal tersenyum pahit melihat perubahan penampilan Nia. Terlihat lebih menawan dengan pakaian formal, terlihat cantik dan anggun.


"Siapa Ni?", Seorang wanita yang juga datang bersama Nia bertanya dengan alis berkerut saat seorang lelaki yang tampilannya jauh dari kata rapi menyapa teman baru nya.


"Mantan suamiku". Teman Nia melebarkan matanya mendengar jawaban Nia. Pun Haikal yang tak menyangka Nia mengakuinya sebagai mantan suaminya.


"Bisa bicara sebentar.." Ucap Haikal pelan. Setelah menimang permintaan Haikal, Nia menyetujuinya.


"Kamu duluan aja. Nanti aku nyusul.." Teman Nia mengangguk paham. Mungkin Nia butuh waktu untuk berbicara dengan mantan suaminya.


"Jangan lupa pesankan untukku ya.." Acungan jempol Nia terima sebagai jawaban.


"jadi?". Setelah beberapa menit menunggu dan Haikal masih diam, Nia membuka suara lebih dulu.


"Ya.." Haikal yang sejak tadi larut dengan pikirannya tersentak dengan pertanyaan Nia.


"Kamu mau bicara? Kalau tidak ada, aku mau masuk. Temanku menunggu". Ucap Nia tenang.


"Tunggu..." Haikal mencekal pergelangan tangan Nia yang membuat Nia menatap tangan Haikal.


"Maaf.." Lirih Haikal dan melepaskan tangannya dari Nia.


Sejujurnya Nia sedikit penasaran, apalagi melihat penampilan Haikal yang rak se rapi dulu. Lelaki yang dulu berstatus suaminya itu kini hanya mengenakan kaos yang dibalut jaket dan celana jeans panjang. Rambutnya terlihat berantakan serta kumis yang terlihat memanjang.


"Bisa bicara disana?". Haikal menunjuk sebuah bangku yang berada diluar restoran.


"Tapi aku tidak bisa lama". Haikal mengangguk.


Lelaki itu sudah menyerah mendapatkan Nala. Karena semua usahanya tak ada satupun yang berhasil. Jangan berhasil, setiap rencana yang ia susun saja sudah hancur berantakan tanpa pernah terealisasi.


Bahkan dirinya kesulitan ekonomi karena tak bisa mendapatkan pekerjaan dimanapun ia melamar. Seolah semua pintu tertutup untuk dirinya.

__ADS_1


Kini dirinya berusaha kembali pada Nia setelah semua kesakitan yang ia berikan pada Nia. Benar-benar lelaki tidak tahu malu.


"Aku minta maaf.." Nia menoleh, mendapati Haikal yang menatapnya dengan sendu.


"Minta maaf untuk?". Tanya Nia


"Untuk semua kesalahanku". Nia tersenyum lembut membuat Haikal ikut tersenyum. Ia berharap Nia mau kembali padanya.


"Aku sudah memaafkan mu". Senang, itu yang Haikal rasakan saat ini. Ia merasa memiliki kesempatan untuk kembali pada Nia.


"Terimakasih.." Ucap Haikal dijawab anggukan kepala oleh Nia.


"Aku harus kesana, temanku sudah menelpon". Nia bangkit, hendak meninggalkan Haikal namun Haikal kembali menahannya.


"Apa kita bisa kembali?". Nia menatap tangannya yang masih dicekal Haikal lalu menatap wajah mantan suaminya itu. Lelaki yang pernah sangat ia cintai namun tega menghancurkan cintanya.


Nia kembali tersenyum tenang, perlahan melepaskan cekalan Haikal hingga membuat senyum Haikal yang sempat mengembang perlahan memudar.


"Aku memang sudah memaafkan dirimu. Tapi tidak untuk kembali denganmu",


"Aku sudah bahagia saat ini. Menjalani kehidupanku yang saat ini sudah sangat membahagiakan". Ya, Haikal tahu Nia sudah bahagia. Sangat terlihat dari pancaran wajahnya yang memperlihatkan rona kebahagiaan.


"Apa tidak ada kesempatan untukku? Aku akan melakukan apapun untukmu. Tapi beri aku kesempatan.." Pinta Haikal memohon.


"Tidak akan. Aku berjanji tidak akan ada yang tersakiti apalagi itu kamu". Nia kembali tersenyum. Haikal tetaplah Haikal, semenjak memiliki obsesi pada Nala. Haikal sudah tidak lagi Nia kenali.


"Maaf..tapi aku benar-benar tidak bisa kembali padamu. Aku hanya bisa mendoakan mu agar kamu bahagia seperti saat membuangku". Ucapan menohok Nia membuat Haikal bungkam.


"Nia!!!". Nia menoleh, pun dengan Haikal. Ia melihat seorang pria dewasa dengan tubuh tegap berjalan menghampiri dirinya dan Nia.


"Masih lama?". Tanya si lelaki yang tidak Haikal kenal.


"Enggak mas. Udah selesai kok.."


"Baguslah. Ayo masuk, aku sudah memesankan makanan untukmu. Tidak akan enak jika sampai dingin", Nia mengangguk dan kembali menatap Haikal.


"Aku pergi..jaga dirimu baik-baik, Haikal". Haikal menatap punggung Nia yang berjalan menjauh bersama seorang pria yang Haikal yakini memiliki hubungan istimewa dengan Nia.


Kini Haikal berkubang dalam penyesalan mendalam. Ia melepaskan Nia dengan harapan mendapatkan Nala. Namun kini, dirinya tak mendapatkan apapun. Diriny kehilangan istri yang pengertian dan tak mendapatkan gadis pujaannya pula.

__ADS_1


Kini Haikal hanya bisa meratapi nasib. Nasib buruk yang ia ciptakan sendiri. Neraka yang ia bangun sendiri. Jika saja dulu dirinya tidak tergoda menduakan cintanya, jika saja dulu ia mendengarkan ucapan Nala untuk mempertahankan Nia. Jika saja dulu ia perduli pada air mata Nia. Mungkin kini dirinya bahagia bersama dengan Nia.


Entah akan seperti apa hidupnya kedepan nanti. Pekerjaan pun dirinya kini tak punya. Tak ada kampus yang mau menerima dirinya untuk menjadi dosen.


Berbanding terbalik dengan kondisi Haikal yang sangat menyedihkan. Gaara dan Nala tengah diliputi kebahagiaan karena pernikahan yang hanya tinggal satu minggu lagi.


Keduanya harus mau berpisah dan tak bertemu untuk beberapa waktu.


Waktu pernikahan yang semakin dekat membuat mami Nita maupun mama Diandra melarang keduanya untuk bertemu.


Kesibukan kedua mama juga bertambah dengn semakin dekatnya acara pernikahan keduanya. Pesta yang rencananya akan digelar mewah. Mengundang seluruh kolega dari papi Andre maupun papa Abi. Tak ketinggalan Ayah Abram serta rekanan bisnis dari Gaara sendiri.


"Udah mau nikah juga tetep aja uring-uringan. Heran gue". Gerutu Nick yang baru saja kena semprot bos nya.


Sudah sejak dua hari lalu Gaara selalu marah-marah tidak jelas. Bahkan saat dirinya tidak melakukan kesalahan sekalipun tetap saja kena sembur.


"Padahal tinggal nunggu berapa hari. Dulu aja suka diusir-usir. Baru dua hari nggak ketemu udah amuk-amukan". Bibir Nick terus menggerutu. Padahal ia masih berdiri didepan ruangan bosnya.


"Jangan mengumpatku Nick". Tubuh Nick berjingkat saat mendengar teriakan dari ruangan bos nya.


"Siap bos!!". Secepat kilat Nick melarikan diri dari depan ruangan bosnya sebelum kembali kena semprot.


"Aaakh..kenapa harus dilarang ketemu sih". Teriak Gaara frustasi. Sudah dua hari ini dirinya tidak dapat bekerja maksimal karena tak bisa bertemu dengan calon istrinya.


Lebih parahnya lagi, ia juga tidak diijinkan walau hanya sekedar menghubungi calon istrinya itu melalui panggilan telpon. Mengirim pesanpun dirinya tak boleh. Dan dirinya sangat tersiksa dengan rindu.


"Aaaaa..abang kangen La..." Nick yang mendengar teriakan Gaara hanya bisa bergidik. Susah jika sudah jatuh cinta, bos hebat dan terkenal bertangan dingin pun bisa melakukan hal konyol seperti yang Gaara lakukan saat ini. Berteriak tidak jelas.


"Susah emang tersiksa rindu". Nick terkekeh sendiri setelah mengucapkannya. Ia menggelengkan kepalanya lalu kembali ke ruangannya sebelum si bos galau kembali memanggilnya.


...¥¥¥¥••••¥¥¥¥...


Si Haikal bener-bener kaga ada malunya. Urat malunya udah putus dijalan😱😱


Untung mbak Nia nya udah move on, mamam deh itu penyesalan😂😂


Satu bab lagi end ya..semua udah pada bahagia. Tinggal Haikal sama Hani aja yang nggak usah dibahagiain😂😂😂


Abang yang sabar ya..abis ini dinikahin kok. Nggak lama-lama deh langsung gaskeun depan pak penghulu☺️☺️

__ADS_1


Makasih buat semua dukungannya ya manteman..secepatnya akan bikin cerita baru. Jangan lupa nanti ditengok ya, didukung juga jangan ditengok aja🤭☺️


Sarangheo sekebon readers😘😘🥰💐💋


__ADS_2