
"Ibu, ayah...Bella pulang" seru Isabella saat melihat kedua orangtuanya sudah menunggunya didepan rumah.
Tentunya kedua orangtua Isabella khawatir dengan keadaan anaknya di acara tersebut. Pasalnya tadi mereka melihat semua orang berbondong-bondong menuju sekolah milik anaknya itu. Saat mereka bertanya pada tetangganya, ternyata semuanya tengah berkumpul di sekolah itu karena adanya istri konglomerat yang dulunya jadi bahan bullyan disana.
Bahkan tetangganya itu juga menunjukkan sebuah video mengenai banyaknya orang yang mengacungkan senjata keatas. Hal ini lah yang membuat mereka khawatir jika terjadi sesuatu dengan anaknya. Bahkan mereka juga melihat anaknya berdiri diatas panggung yang akhirnya keduanya memilih untuk menunggu di rumah saja. Mereka yakin jika anaknya itu anak baik sehingga takkan terseret dalam masalah ini.
"Astaga... Bella, akhirnya kamu pulang juga. Tadinya ayah kamu ingin menyusul kesana tapi nggak ibu ijinkan karena tadi kami melihat kamu diatas panggung dan banyak orang mengacungkan senjatanya. Kami yakin kalau kita kesana pasti kamu khawatir dan bisa saja malah ndak ketemu karena banyak orang" ucap Ibu Bella dengan tatapan khawatirnya.
Isabella juga tentunya akan kebingungan jika memang kedua orangtuanya itu datang kesana. Sepertinya keputusan kedua orangtuanya untuk tak datang itu memanglah sangat tepat. Terlebih tadi dirinya dalam barisan Grizz dan Alex yang tak mungkin bisa bebas begitu saja. Yang ada nanti malah kedua orangtuanya jadi sasaran orang-orang mencari berita.
"Puji Tuhan, Bella baik-baik saja dan bisa ketemu sama kalian lagi. Kalian jangan khawatir lagi karena Bella baik-baik saja. Ayo masuk" ajak Isabella meminta kedua orangtuanya masuk.
Bukan apa-apa, pasalnya pasti orang-orang atau awak media bisa saja langsung datang ke rumahnya ini jika tahu kalau yang ada diatas panggung itu adalah dirinya. Terlebih tadi dirinya masuk dalam barisan Alex dan Grizz juga menjadi saksi kunci kejadian di masa lalu. Mereka bertiga pun segera masuk ke sebuah rumah sederhana itu.
***
"Sebenarnya apa yang terjadi?" tanya Ibu Bella dengan tatapan penasarannya setelah mereka kini duduk di depan TV.
__ADS_1
"Dulu ada temanku namanya Grizz, dia sama-sama dari keluarga sederhana kaya Bella. Tapi beberapa bulan yang lalu dia pindah sekolah dan menikah dengan tuan Alex. Ibu dan ayah tahu sendiri kan pernikahan mewah yang disiarkan langsung di TV beberapa waktu yang lalu? Ternyata dia adalah Grizz, temanku" ucap Isabella.
Tentunya kedua orangtua Isabella langsung membulatkan matanya tak percaya mendengar ucapan anaknya itu. Bahkan mereka sempat melihat acara itu berlangsung dengan begitu mewahnya namun Isabella tak terlalu sadar jika gadis yang menikah itu ternyata adalah temannya sendiri. Terlebih TV yang dimiliki mereka itu masih hitam putih dan gambarnya tak jelas.
"Lalu kok bisa ada kejadian mengerikan itu? Itu orang-orang yang mengacungkan senjata itu siapa?" tanya Ayah Bella.
"Itu kayanya bodyguardnya tuan Alex. Dulunya Grizz dan Bella sama-sama dibully di sekolah itu, yah. Entah mengapa juga Grizz berada disana padahal ia bukanlah lulusan sekolah itu. Yang aku dengar, pihak sekolah sengaja mengundang Grizz karena agar Tuan Alex mau memberi sokongan dana disana. Eh... Taunya Grizz dan Tuan Alex tahu semua rencana itu sehingga langsung membongkar semua kebusukan sekolah. Termasuk pembullyan yang dialami Grizz" jelasnya.
Kedua orangtua Bella menganggukkan kepalanya mengerti. Memang sungguh meresahkan kelakuan pihak sekolah itu yang membiarkan pembullyan adalah hal wajar. Dulunya ayah Isabella sudah memprotes ini pada pihak sekolah, hanya saja mereka acuh. Ayah Isabella tentunya tak tega melihat anaknya pulang selalu dalam keadaan tubuh yang lebam bahkan selalu membawa seragam kotor.
Bahkan yang lebih parahnya lagi ia sempat memergoki anaknya hendak dilecehkan. Tentunya itu membuat ia geram, sehingga setiap anaknya pulang sekolah dirinya langsung saja menjemputnya. Namun mereka juga tak ada pilihan lain karena Isabella masih membutuhkan sekolah itu paling tidak sampai lulus.
"Mereka digiring ke kantor polisi semua. Tak hanya pembullynya tapi juga semua pihak sekolah" ucap Isabella dengan begitu antusias.
Kedua orangtua Isabella bersyukur karena akhirnya semuaya digiring ke kantor polisi. Sepertinya kekuasaan Alex lah yang berkuasa disini karena pastinya mereka takkan bisa bebas dengan mudah. Padahal dulunya dia juga sudah melaporkan kejadian ini pada pihak berwajib namun tak ada kelanjutan apapun.
"Oh ya... Ini tadi ada oleh-oleh dari Grizz dan ucapan terimakasih darinya karena dulu sering membantunya saat ia dibully" ucapnya sambil mengeluarkan sebuah amplop berwarna cokelat.
__ADS_1
Kedua orangtua Isabella terkejut melihat apa yang diserahkan Isabella kepada mereka. Sebuah amplop yang mereka yakini adalah uang yang begitu tebal ini membuat semuanya gemeteran. Bahkan Ibu Isabella langsung saja membuka amplop itu dan benar isinya adalah uang sebesar 20 juta.
"Astaga... Ini banyak sekali. Seumur hidup kami belum pernah memegang uang sebanyak ini" ucap Ibu Bella dengan mata yang berkaca-kaca.
Isabella dan ayahnya juga sama. Mereka tak menyangka jika kebaikan anaknya selama ini membawa berkah karena dibalas oleh orang yang ditolongnya dulu. Walaupun sebenarnya Isabella sendiri ikhlas membantu Grizz karena gadis itu juga membantunya. Ia tak menyangka jika Grizz memberikan uang sebanyak ini kepadanya dan keluarga.
"Puji Tuhan... Semoga adanya uang ini, bisa mengubah perekonomian keluarga kita" ucap Ayah Bella dengan mata yang berkaca-kaca.
Isabella dan ibunya saling memeluk karena begitu bahagia dengan adanya uang yang sangat membantu keluarga mereka itu. Untuk ke depannya pasti akan ada hari yang sulit terlebih untuk Isabella yang wajahnya malam ini disorot karena diatas panggung bersama dengan Alex dan Grizz. Mungkin untuk beberapa hari ke depan dirinya takkan keluar rumah dulu.
***
"Kak Alex, tolong kirim bodyguard ke rumahnya Bella ya. Aku takut nanti para wartawan malah langsung menyerbu rumahnya karena mengungkapkan kejadian malam ini" ucap Grizz setelah sampai di rumah Josh.
Grizz khawatir jika nanti wartawan atau oranglain malah dengan sengaja datang ke rumah Isabella untuk mengorek informasi. Bisa saja warga sekitar dan tetangga membocorkan identitas Isabella kepada awak media membuat semuanya bertambah kacau. Ia sudah mengirim pesan kepada Isabella agar dia dan keluarganya berhati-hati saat keluar rumah untuk sementara waktu ini.
"Iya, nanti aku kirimkan. Biar mereka menjaga dari jarak jauh karena dari dekat pasti akan langsung jadi pusat perhatian sekitar" ucap Alex dengan mengelus lembut rambut istrinya itu.
__ADS_1
Segera saja Grizz dan Alex turun dari mobil kemudian berjalan masuk dalam rumah Josh. Terlihat semua orang sudah menunggu kedatangan mereka di ruang keluarga. Semuanya melihat peristiwa malam ini dari layar TV tak terkecuali maid dan para bodyguard.