Takdir Cinta Gadis Pelunas Hutang

Takdir Cinta Gadis Pelunas Hutang
Persiapan


__ADS_3

Pernikahan akan diselenggarakan esok hari, semua persiapan sudah dikebut oleh tim WO yang telah dipilih oleh Luis. Gaun dan juga jas yang akan digunakan oleh kedua calon pengantin sudah berada di kamar hotel masing-masing yang telah mereka sewa. Dekorasi juga sudah mulai dikerjakan karena ada beberapa hal yang memang harus disiapkan sebelum keesokan harinya akan dipasang bunga segar. Bunga segar yang memang merupakan permintaan dari Grizz.


Pernikahan mewah itu akan digelar secara mewah di sebuah hotel ternama di kota itu yang juga merupakan salah satu aset kekayaan dari Alex. Keamanan mulai diperketat, bahkan Felix dan Luis ikut menyusuri setiap titik baik di hotel maupun area sekitarnya. Mereka tak mau sampai kecolongan jika ada celah musuh Alex yang ingin menghancurkan acara ini.


Bahkan Felix yang ditunjuk sebagai ketua keamanan pun memilih untuk mengadakan penjagaan jauh untuk acara pernikahan atasannya ini. Penjagaan jauh ini akan diisi oleh anggota mafia Alex yang memang sudah terlatih. Tak hanya dari darat, namun di udara pun mereka akan melakukan penjagaan pasalnya nanti Felix akan lebih fokus pada mendampingi Grizz.


"Semuanya sudah siap, tuan. Semua sudah terkondisi dengan baik, bahkan penyisiran sudah dilakukan mulai pagi tadi setiap jamnya. Akan kami pastikan kalau tak ada benda bahaya yang bisa menghancurkan acara tuan dan nona" ucap Felix melaporkan semua perkembangannya.


"Bagus, saya percayakan semuanya kepadamu dan Luis" ucap Alex sambil mengangguk-anggukkan kepalanya.


Para media lokal dan internasional pun sudah mulai berdatangan di hotel tempat diadakannya acara. Setidaknya mereka ingin mencari informasi dari pihak hotel mengenai susunan acara juga bocoran tentang calon istri Alex. Namun Alex tentunya sudah membungkam para karyawan dan anggotanya untuk tak memberikan informasi apapun.


"Untuk media jangan sampai tahu dimana lokasi pemberkatan. Cukup resepsi saja yang ingin aku publikasikan" lanjutnya.


Luis dan Felix mengerti dengan perintah dari Alex. Walaupun mereka hanya memberitahu tentang resepsinya saja, namun keduanya yakin jika awak media akan mencari tahu dimana lokasi pemberkatan. Hal ini juga sudah diantisipasi oleh mereka dengan adanya penjagaan ketat juga. Terlebih ada beberapa orang terdekat yang akan mereka undang.


"Untuk keluarga nona Grizz, apa kita akan mengundangnya?" tanya Luis dengan hati-hati.


"Tidak. Biarkan mereka tahu dari siaran TV kalau anaknya kini sudah menikah dan bahagia denganku" jawab Alex dengan tersenyum sinis.


Felix dan Luis tentunya menganggukkan kepalanya setuju. Mereka juga tak rela jika Grizz bertemu kembali dengan keluarga parasitnya. Terlebih kalau mereka diundang pasti akan membuat kekacauan jadi lebih baik biar tahu sendiri saja.

__ADS_1


***


"Ibu, Grizz gugup lho ini? Dara sama ibu nggak mau nenangin aku gitu?" tanya Grizz sambil berjalan mondar-mandir didalam kamarnya.


Dara dan Bibi Yun malam ini menemani Grizz didalam kamarnya sesuai dengan permintaan Grizz. Bahkan ia meminta Dara untuk menginap bahkan tidur dengannya bersama Bibi Yun juga. Sedari tadi setelah makan malam berakhir, mereka diajak di kamar Grizz. Bukannya langsung istirahat, mereka berdua disuguhi pemandangan Grizz yang berjalan mondar-mandir.


Bahkan wajahnya terlihat tegang dan panik karena esok dia akan menikah. Sedari tadi gadis polos itu juga berceloteh hingga membuat Dara dan Bibi Yun pusing.


"Grizz... Diamlah" tegur Dara.


"Dara pusing lihat Grizz dari tadi jalan mondar mandir kaya setrika" lanjutnya.


"Kalau Grizz kaya setrika itu nggak mungkin. Setrika kalau udah jalan mondar mandir pasti panas, lha ini Grizz masih dingin" ucap Grizz tak terima.


Astaga... Dara rasanya frustasi menghadapi Grizz yang suka aneh kalau menjawab sesuatu. Sedangkan Bibi Yun hanya bisa tertawa melihat tingkah absurd kedua sahabat itu.


"Nak, kamu nggak usah mengkhawatirkan acara esok. Lagi pula Alex pasti sudah mempersiapkan semuanya bahkan keamananmu juga terjaga" ucap Bibi Yun mencoba menenangkan.


"Keamanan? Kok kaya nikahan anak presiden aja pakai pengamanan segala" ucap Grizz bingung.


Bibi Yun memang tak tahu pekerjaan Alex sebenarnya apa namun melihat dari lokasi mansion yang jauh dari keramaian dengan beberapa bodyguard yang ada, tentunya ia bisa bisa menebak jika anaknya itu punya pengaruh besar dalam pekerjaannya. Ia juga yakin bahwa anaknya itu mempunyai pekerjaan yang berbahaya karena setiap hari selalu saja didampingi bodyguard.

__ADS_1


Bibi Yun juga sudah mendengar mengenai pernikahan yang akan diselenggarakan di hotel mewah itu untuk disiarkan secara langsung di TV. Otomatis ini akan sangat bahaya terutama orangtua Grizz yang kemungkinan besar juga bisa melihat dan membuat kekacauan. Maka dari itu Alex akan memperketat penjagaan semuanya terutama bagi Grizz.


"Iya dong harus dijaga ketat keamanannya. Kan Grizz mau nikah sama pangeran" ucap Bibi Yun sambil bercanda.


Sedangkan Dara hanya bisa tertawa melihat wajah melongo Grizz. Grizz yang terlalu polos tentu tak tahu dengan apa pekerjaan sebenarnya dari Alex yang seorang raja bisnis. Perusahaan dan usaha lainnya yang merajai Asia hingga Eropa tentunya akan beresiko jika pernikahannya yang disiarkan langsung itu tak ada penjagaan keamanan yang ketat.


"Pokoknya Grizz nggak usah mikirin macam-macam. Ayo tidur" ucap Dara yang kemudian menarik tangan sahabatnya itu.


Akhirnya mereka merebahkan badannya diatas kasur dengan Grizz yang berada di tengah antara Bibi Yun dan Dara. Bahkan mereka berdua memeluk Grizz dari arah samping hingga Grizz cepat tertidur. Mendengar suara dengkuran halus dari Grizz, keduanya saling menatap dan tersenyum.


"Nggak nyangka ya bi, kalau gadis polos ini besok udah nikah aja. Padahal Dara lho yang udah dewasa ini pemikirannya tapi hilal jodohnya belum kelihatan" ucap Dara pelan sambil terkikik geli.


"Mungkin jodoh Dara masih jadi kekasih oranglain atau belum lahir" ucap Bibi Yun sambil geleng-geleng kepala.


Dara hanya terkekeh mendengar jawaban dari Bibi Yun yang mungkin akan sama dengan orang-orang biasa yang ditemuinya. Kalaupun jodohnya belum lahir bisa jadi nanti ia akan berpasangan dengan brondong. Membayangkannya saja sudah membuatnya tertawa geli.


Dekat dengan Grizz dan Bibi Yun membuat Dara merasakan kehangatan sebuah keluarga. Terlebih selama ini orangtuanya terlalu sibuk hingga jarang bersamanya. Terutama Bibi Yun, ia bisa merasakan kehangatan sosok seorang ibu.


"Ayo tidur, besok kita juga harus dandan cantik pagi-pagi. Biar bisa ngalahin kecantikan pengantinnya" ajaknya.


Dara menganggukkan kepalanya kemudian tidur sambil memeluk Grizz. Begitu juga dengan Bibi Yun, ia tertidur sambil tersenyum. Hatinya bahagia membuat tidurnya kali ini akan lebih nyenyak.

__ADS_1


__ADS_2