
"Penculik... Dia penculik anak gadis saya" teriak seorang wanita paruh baya dengan pakaian seksinya itu.
Wanita paruh baya itu adalah Niken yang berteriak memanggil warga disana untuk mengejar Alex dan Luis yang baru saja berjalan keluar dari sebuah cafe. Tentunya semua warga disana langsung berkerumun dan mengepung Alex dan Luis yang sudah berada di halaman cafe. Mata keduanya menatap tajam kearah Niken yang menuduh mereka sebagai penculik anaknya.
"Benar ini yang menculik anak gadis ibu?" tanya salah satu warga yang ada disana.
Niken dengan semangatnya menganggukkan kepalanya membuat warga disana bersiap untuk main hakim sendiri. Sedangkan Niken sudah menatap sinis kearah Alex dan Luis dengan tatapan penuh kemenangan. Ia yakin dengan membuat babak belur Alex dan Luis tentunya ia bisa segera bertemu dengan Grizz dan menjadikannya lahan ATM berjalan.
"Benar, pak. Tolong selamatkan anak gadis saya agar bisa terbebas dari tawanan dua laki-laki itu" ucap Niken yang langsung menundukkan kepalanya.
Niken seakan tengah bersandiwara dengan menarik ingusnya serta membuat suara seperti sedang menangis terisak. Semua warga disana yang berkumpul sepertinya terpengaruh oleh drama yang dibuat Niken. Bahkan mereka merasa iba dan bersimpati karena ternyata ada seorang ibu yang kehilangan anak gadisnya akibat diculik.
"Kembalikan anak ibu ini" seru semua warga secara bersamaan.
Alex dan Luis tampak tenang. Bahkan anak buah Alex yang sudah bersiap untuk mengusir semua warga yang mengerumuni atasannya pun diberi kode oleh Luis untuk diam ditempat. Sedangkan kini Niken diam-diam sudah tersenyum penuh kemenangan.
"Anak yang mana? "tanya Luis santai.
"Anak gadis saya yang telah kalian bawa secara paksa. Dia masih sekolah tapi kalian dengan teganya menculiknya dan menjauhkannya dariku juga ayahnya" ucap Niken berdrama.
Bahkan kini Niken telah mengeluarkan air mata palsunya demi menarik simpati banyak orang. Tangannya menepuk dadanya seakan dia tengah menahan sesak karena merasakan kehilangan yang begitu mendalam. Namun sayangnya hal itu sama sekali tak mempan untuk mempengaruhi Luis dan Alex.
__ADS_1
"Bukannya anak gadis anda sudah dijual kepada kami, lalu kenapa sekarang malah menuduh menculik?" tanya Luis dengan wajah yang dibuat bingung.
Alex hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah asistennya yang mengikuti drama yang diciptakan oleh Niken. Luis memang akan membalas seseorang dengan cara mempermalukan atau merusak mental dari lawannya dibandingkan menggunakan otot. Beberapa warga disana menatap tak percaya kearah Alex dan Luis bahkan mereka langsung mengarahkan pandangan menuntuk pada Niken.
Niken hanya bisa menggelengkan kepalanya dengan cepat, bahkan wajahnya terlihat sangat panik. Kepanikan dari Niken ini lah yang membuat para warga disana menjadi curiga pada wanita itu.
"Kalau kalian tak percaya, bisa lihat ini" ucap Alex menyodorkan ponselnya.
Disana terdapat sebuah video saat Niken dan Harto menyerahkan Grizz kepada keduanya. Rekaman video itu diambil oleh salah satu anak buah Alex tanpa sepengetahuan semua orang, bahkan atasannya itu pun baru tahu akhir-akhir ini. Semua warga yang melihat video itu menatap kearah Niken yang bersiap akan kabur.
Mereka tak percaya jika ada orangtua yang bisa sekejam itu pada anaknya sendiri. Bahkan dengan teganya menggunakan Grizz sebagai pelunas hutang kedua orangtuanya. Mereka semua berbalik arah menatap Niken dengan tajam bahkan siap menyerbunya.
Namun sialnya, Niken berhasil kabur walaupun warga sudah mengejarnya. Mereka semua akhirnya memilih menyebar demi mencari keberadaan wanita tak punya hati. Sedangkan Alex dan Grizz hanya menatap sinis kepergian warga yang sama sekali tak ada etikanya meminta maaf kepada keduanya. Padahal mereka sudah menuduhnya dengan sembarangan.
"Viralkan saja itu video ke dunia maya. Biar dia dapat sanksi sosial dan membuatnya tak berani keluar rumah" titah Alex dengan seringaian kejamnya.
"Setelah dia depresi, habisi" lanjutnya.
Awalnya ia ingin jika Grizz yang langsung menghancurkan ibu tirinya itu, namun saat ini kondisi gadis itu belumlah cukup untuk dipoles menjadi kuat. Bahkan pikirannya yang terlalu polos dan mudah dibodohi itu membuatnya sebagai seorang calon suami harus menjaganya lebih ekstra.
Luis menganggukkan kepalanya mengerti. Ia segera saja masuk dalam mobil kemudian duduk disamping seorang sopir. Dengan cekatan ia mengotak-atik ponsel pintarnya kemudian dunia maya seketika heboh dengan sebuah postingan.
__ADS_1
"Seorang ibu tiri dengan teganya menjual anak tirinya agar bisa melunasi semua hutangnya".
Video tanpa nama jelas itu sontak saja membuat semua orang menghujat habis-habisan di kolom komentar. Bahkan warga sekitar yang tinggal di rumah milik Grizz dulu langsung saja mengenali siapa orang yang berada dalam video tersebut. Mereka bahkan ikut berkomentar tentang mengenal siapa orang-orang yang ada didalamnya. Tentunya pengakuan beberapa tetangga sekitar itu membuat semuanya heboh. Mereka pikir itu hanyalah isapan jempol semata, namun ternyata fakta.
Niken yang sudah berada di rumahnya tentu tak tahu jika dirinya sedang menjadi bahan gosip semua orang. Sedangkan anaknya Neo yang tengah bermain ponsel pun tersentak kaget saat melihat wajah ibunya terpampang nyata dalam sebuah video dalam satu media sosialnya. Wajahnya dan sang ayah tiri disamarkan membuat Niken saja yang terkenal.
"Astaga... Kenapa ada video seperti ini?" gumam Neo panik.
Neo yang panik pun langsung saja keluar dari kamarnya kemudian mencari keberadaan sang ibu. Ternyata ibunya itu sedang memasak nasi di dapur membuatnya langsung mendekati wanita paruh baya itu.
"Bu... Bu... Gawat" teriak Neo panik.
"Gawat apa sih" kesal Niken yang merasa terganggu dengan teriakan anaknya.
"Ini bu, lihat" ucap Neo dengan menyodorkan ponselnya.
Niken yang melihat apa yang ada di ponsel anaknya pun terkejut bahkan hampir saja itu handphone harga puluhan juta terjatuh ke lantai jika saja Neo tak segera menangkapnya. Niken begitu shock bahkan kakinya terasa lemas karena apa yang terjadi siang tadi ternyata masih ada kelanjutannya.
Ternyata Alex dan Luis tak membiarkannya lari begitu saja. Neo yang melihat hal itu langsung saja memapah tubuh ibunya kemudian mendudukkannya di kursi ruang tamu. Neo mengambilkan ibunya minum kemudian langsung diminum rakus oleh Niken.
"Apa yang ibu lakukan sampai ada video itu?" tanya Neo dengan tatapan menyelidik kearah ibunya.
__ADS_1
Niken hanya terdiam dengan tatapan kosongnya. Dia masih shock dengan apa yang dilihatnya, bahkan wajahnya sangat terlihat jelas disana. Ia tak bisa membayangkan bagaimana nasibnya kelak saat akan keluar rumah dan bertemu oranglain. Otaknya seakan buntu karena bayang-bayang hujatan dari orang menghantuinya. Neo yang melihat ibunya terdiam hanya mampu mengacak rambutnya frustasi.