Takdir Cinta Gadis Pelunas Hutang

Takdir Cinta Gadis Pelunas Hutang
Tertunda


__ADS_3

Rencana lamaran Luis kepada Dara tertunda karena Grizz yang masuk rumah sakit. Hal ini membuat persiapan di rumah Dara dihentikan sementara waktu sampai Grizz dipastikan sembuh. Dara ingin kalau sewaktu acara lamaran dan pertunangan nanti dihadiri oleh Grizz.


Padahal Grizz sudah menyarankan Dara agar gadis itu segera melakukan lamaran tanpa dirinya. Lagi pula nanti ia bisa minta pada Ima dan ibunya agar menemaninya di rumah sakit. Sedangkan yang lainnya bisa berangkat menuju rumah Dara tanpa memikirkan dirinya. Apalagi persiapan sudah dilakukan dan mencapai 80%.


"Astaga... Persiapan sudah 80% lebih, kok malah batal. Mana udah koar-koar sama keluarga besar lagi" kesal Mama Dara.


Ini yang membuat orangtua Dara kesal bukan main. Semua undangan bahkan disebar ke seluruh keluarga besar dan kerabat dekat. Namun malah tak jadi, walaupun tak terlalu rugi karena acaranya nanti akan diadakan di rumah Dara.


"Sabar aja, ma. Lagian ini bukan batal tapi ditunda sampai kondisinya Grizz membaik. Lagi pula Dara dan Luis bisa bersatu seperti ini juga berkat anak kita kenal dengan Grizz. Pasti mereka juga ingin kalau di moment spesialnya ada Grizz" ucap Papa Dara memberi pengertian.


"Memang dasarnya perempuan menyebalkan. Sudah mempengaruhi Dara yang nggak pulang-pulang ke rumah, eh sekarang malah bikin acara lamaran nggak jadi. Mau ditaruh dimana muka kita kalau ketemu keluarga yang lain, pa?" ucap Mama Dara yang terus menyalahkan Grizz.


"Ya mukanya tetap di kepala, ma. Gitu aja kok ribet sih" ucap Papa Dara yang langsung pergi berlalu dari hadapan istrinya.


Papa Dara memang lebih bisa berpikiran positif dibandingkan dengan istrinya. Lagi pula Dara sendiri yang meminta untuk acara lamaran ini ditunda. Ia sudah menjelaskan pada orangtuanya kalau bukan Grizz yang memintanya menunda. Bahkan Grizz sendiri yang meminta pada Dara dan Luis melanjutkan acaranya tanpa kehadirannya.


Namun Dara dan Luis tetap pada pendiriannya untuk menunda semuanya hingga Grizz sehat. Lagi pula acara akan berkurang keseruannya jika tanpa kehadiran Grizz. Namun Mama Dara samlai saat ini masih menyalahkan Grizz tentang tertundanya semua rencana lamaran ini.


***


"Dara, kenapa sih pakai nunda acara lamaran segala? Yang penting kan nanti waktu nikah saja Grizz datangnya. Ini tinggal 3 hari lagi lho, kan orangtuamu juga pasti sudah menyebar undangan. Begitu juga dengan Kak Luis" ucap Grizz yang masih berusaha membujuk sahabatnya.


Pasalnya Grizz merasa tak enak dengan orangtua Dara kalau sampai acara ini ditunda. Apalagi acaranya akan diadakan secara mewah sesuai permintaan dari keluarga Dara. Walaupun awalnya Luis hanya berencana membawa Alex dan Bibi Yun saja, namun orangtua Dara tak menyetujuinya.


Acara harus mewah walaupun hanya diadakan di rumah Dara. Luis pun menyanggupinya walaupun harus dibantu Felix dan anak buah Alex untuk menyiapkan semuanya. Bahkan Luis harus membayar mahal EO agar bisa menyiapkan segala sesuatunya dengan cepat. Hal itu juga yang membuat Grizz tak enak hati.


"Tapi kan kamu adalah orang penting dalam hubunganku dengan Kak Luis. Tanpa kamu, kami nggak mungkin bertemu dan mau melangkah ke jenjang pernikahan. Masa kita bisa senang-senang saat kamu lagi sakit gini sih" ucap Dara memberi alasan.

__ADS_1


"Do'a Grizz selalu menyertai kalian. Grizz juga bahagia kok walaupun nggak bisa hadir dalam acara lamaran kalian. Lagi pula nanti salah satu anak buah Alex bisa melakukan video call dengan Grizz biar tahu kalau acara itu berjalan lancar. Ayolah Dara, kasihan lho orangtuamu dan Kak Luis yang sudah menyebar undangan juga mempersiapkan acara ini" ucap Grizz membujuk Dara.


Dara terdiam mendengar bujukan dari sahabatnya itu. Ia juga sebenarnya merasa tak enak hati karena Luis sudah berusaha keras dalam menyiapkan acara ini. Walaupun Luis juga ingin Grizz ada dalam acara lamaran itu dan mau menundanya, tak dipungkiri kalau laki-laki itu ada sedikit kekhawatiran.


Kekhawatiran tentang berimbasnya masalah ini pada hubungan kedua orangtua Dara padanya. Terlebih dari awal kejadian ini terjadi, semua berawal karena suatu masalah dalam keluarga itu. Luis merasa kalau orangtua Dara akan semakin tak menyukainya walaupun tidak mungkin diungkapkan secara langsung.


"Baiklah. Aku akan diskusikan dulu dengan Kak Luis dan yang lainnya. Tapi kalau Kak Luis dan yang lain menyetujui untuk ditunda, jangan bujuk aku lagi ya" ucap Dara memutuskan.


Grizz menganggukkan kepalanya mengerti. Ia akan senang jika acara itu bisa segera dilaksanakan. Setidaknya agar Grizz tak merasa bersalah sama sekali dengan tertundanya acara itu. Lagi pula Ima dan ibunya takkan keberatan jika nantinya menjaga dirinya yang sedang sakit ini.


***


"Kak Luis, aku ingin bicara sebentar" ucap Dara yang memang menunggu kedatangan Luis.


Tadi Dara sudah menghubungi Luis agar pulang ke rumah Josh. Ini untuk membicarakan masalah penundaan acara lamaran itu. Hari ini jadwal Tuan Grey dan Alex yang akan menjaga Grizz sehingga Dara juga Bibi Yun pulang ke rumah.


"Ya, bicaralah" ucap Luis sambil melepaskan jas yang dikenakannya.


"Ini minumlah dulu" ucap Dara sambil menyerahkan segelas air putih pada Luis.


Keduanya kini tengah duduk di ruang keluarga dengan Luis yang langsung meneguk segelas air putih yang diberikan Dara. Tentu saja tak ada kecurigaan jika nanti Dara memberikan racun dalam air putih itu.


"Emm... Kak Luis sudah membatalkan acara ini pada pihak EO belum?" tanya Dara dengan hati-hati.


"Belum. Soalnya orangtuamu ah maksudku mamamu tak mau kalau acara ini ditunda. Kemarin aku sudah menghubungi pihak EO, namun dari mamamu sendiri tidak mengijinkan. Walaupun ada beberapa dekorasi yang sudah dipasang harus dihentikan sementara waktu" ucap Luis menjelaskan.


Memang Mama Dara masih kekeh untuk melanjutkan acara ini. Walaupun untuk sementara waktu harus dihentikan sampai H-1. Luis sudah berusaha untuk menghentikan mamun Mama Dara kekeh dalam pendiriannya. Hal ini membuat Luis pasrah saja jika nanti akan mendapatkan kemarahan dari beberapa pihak.

__ADS_1


"Apa kita lanjutkan saja acara itu kak? Tadi Grizz meminta Dara untuk melanjutkan acara itu tanpa kehadirannya" ucap Dara menjelaskan maksudnya.


"Walaupun nanti suasananya akan sangat berbeda, tapi ini juga demi masa depan kita. Bukannya aku ingin egois, namun ini demi agar keluarga kita tak malu atau kamu tidak dianggap plin plan karena pembatalan ini. Walaupun sebenarnya ini yang salah aku karena memutuskan sendiri menunda semuanya" ucap Dara yang kebingungan.


"Kita tetap adakan semua sesuai rencana. Nanti untuk Grizz, kita minta salah satu anak buah Alex agar ia bisa melihat jalannya acara. Aku hanya sedikit khawatir kalau ditunda nanti malah membuat orangtuamu berpikir ulang" ucap Luis sambil tersenyum.


Dara menganggukkan kepalanya mengerti. Ia sedikit lega karena sudah berbicara dari hati ke hati bersama dengan Luis. Setidaknya Dara kini belajar kalau segala sesuatunya memang harus dirundingkan dulu. Dara memang dari awal langsung mengambil keputusan dan Luis tak dimintai pendapat sama sekali.


Akhirnya Luis menuruti saja kemauan Dara itu. Toh dia sebenarnya juga ingin kalau adik angkatnya itu bisa hadir dalam acara pentingnya. Walaupun di sisi lain, ia juga sedikit keberatan karena akan dampak negatifnya. Setelah semua pembicaraan itu selesai, Luis dan Dara kembali masuk dalam kamarnya masing-masing.


"Baiklah... Mari kita hubungi mama dan papa. Jangan sampai mereka salah paham dan ngomel-ngomel" gumam Dara yang kemudian langsung saja menghubungi orangtuanya.


***


"Ibu... Acara lamaran Dara dan Kak Luis tetap dilaksanakan sesuai dengan jadwal awal. Tak lupa juga kemarin Dara sudah ngobrol sama Grizz dan Kak Luis. Bahkan Grizz yang membujuk Dara agar melangsungkan lamaran tanpa kehadirannya" ucap Dara menceritakan semuanya pada Bibi Yun.


"Lain kali, jangan buat keputusan langsung. Kamu kan belum tahu keadaannya, jadi sebisa mungkin diskusi dulu dengan semuanya. Jangan sampai hal ini nanti malah membuat semuanya kacau" ucap Bibi Yun.


Dara menganggukkan kepalanya mengerti. Tentu ia akan mempertimbangkan segala sesuatunya untuk ke depannya. Dara langsung memeluk Bibi Yun dari samping seakan semua beban yang ada di pundaknya itu terangkat. Kemarin dirinya yang terlalu panik malah membuat semua orang tersakiti.


Bersama dengan Bibi Yun, Dara merasa tenang bahkan seperti memiliki figur seorang ibu. Padahal sebelumnya ia selalu memanggil Bibi Yun dengan sebutan bibi namun wanita tua itu menyuruhnya memanggil ibu seperti Grizz. Ternyata kasih sayang Bibi Yun begitu ia rasakan.


"Terimakasih, ibu. Sebelumnya Dara jarang sekali lho bersua dengan mamaku. Bahkan nggak bisa dekat dan bercerita panjang lebar dengannya. Namun setelah bersama ibu, Dara selalu mau terbuka akan permasalahanku. Terimakasih" ucap Dara menatap Bibi Yun dengan pandangan tulusnya.


"Sama-sama. Kamu orang baik. Jadi sudah sepantasnya dikelilingi oleh orang baik. Ayo kita jaga sama-sama hubungan silaturahmi ini. Jangan sampai nanti kalau kamu sudah tinggal dengan Luis, malah membuatmu jauh dari kami. Tak lupa juga, jangan sombong walaupun kamu sudah menjadi istri orang yang berkuasa" ucap Bibi Yun memberikan pesan.


Dara menganggukkan kepalanya. Kalau bisa, ia malah akan tinggal bersama dengan yang lainnya di rumah ini. Namun kalau tidak bisa, ia akan sebisa mungkin untuk sering bermain ke sini. Intinya ia juga takkan pernah bersikap sombong dengab kekuasaan yang dimilikinya. Apalagi sampai berbuat semena-mena kepada orang yang ada di bawahnya.

__ADS_1


Ia akan selalu ingat dengan pesan yang disampaikan oleh Bibi Yun. Apalagi wanita tua ini yang selalu menjadikannya anak yang paling bahagia. Bahkan kasih sayang orangtua kandungnya saja tak sebesar ini kepadanya. Semoga saja harapannya untuk berkumpul bersama dengan yang lainnya akan terkabul dan semua bisa menemukan kebahagiaannya masing-masing.


__ADS_2