Takdir Cinta Gadis Pelunas Hutang

Takdir Cinta Gadis Pelunas Hutang
Jahil 2


__ADS_3

Grizz terjatuh diatas badan dari Alex membuat gadis itu memekik dan terkejut. Terlebih wajahnya kini langsung berhadapan tetap pada wajah suaminya. Tangan Alex juga melingkar pada pinggang istrinya agar Grizz tak terjatuh.


Cukup lama mereka berada di posisi seperti ini, namun Grizz langsung tersadar. Ia segera memberontak untuk dilepaskan namun Alex tak menghiraukannya. Bukannya melepaskan, Alex malah mengeratkan pelukannya kemudian menggulingkan badannya dan Grizz ke tengah ranjang.


Setelah Grizz berada di posisi sebelahnya, Alex sedikit membenahi posisinya menjadi menyamping sedangkan gadis itu berbaring disampingnya. Alex menatap intens kearah sang istri yang membuat Grizz terdiam membeku ditempatnya.


Fyuhhhhhh...


Alex meniup mata Grizz membuat gadis itu mengerjap-ngerjapkan matanya. Terlebih mata Grizz terus saja menatap kearah atas membuat Alex tak tahan dengan tindakan istrinya itu. Grizz kemudian mengalihkan tatapan matanya kearah Alex kemudian tersenyum dengan manis. Alex begitu tertegun melihat senyuman itu, hatinya begitu menghangat.


"Selamat malam istri kecilku. Tidurlah dengan nyenyak, jangan lupa mimpikan suamimu ini" ucap Alex dengan manis.


Jam sudah menunjukkan pukul 1 dini hari membuat Alex memutuskan untuk tidur. Terlebih mata Grizz sudah terlihat sayu dan memerah membuatnya tak tega jika harus menjahilinya lagi. Mendengar ucapan selamat malam itu, Grizz melebarkan senyumnya hingga matanya menyipit.


"Selamat malam juga suamiku yang genit" ucap Grizz cengengesan.


Grizz masih tak menyangka jika Alex sudah menjadi suaminya kini. Bahkan ia memperlakukan dirinya dengan baik. Pasalnya saat pertama kali bertemu, Grizz berpikir bahwa ia akan dijual kemudian disiksa lagi. Namun ternyata pikirannya salah, disini ia bagaikan dijadikan ratu oleh suaminya itu.


Grizz memejamkan matanya kemudian mulai mengarungi mimpi indahnya. Sedangkan Alex memeluk erat tubuh Grizz yang bagaikan guling hidup baginya itu. Sepertinya malam ini ia akan tidur nyenyak karena ada yang menemaninya. Padahal sebelumnya ia tak pernah bisa tidur kalau belum menunjukkan pukul 3 dini hari.

__ADS_1


Keduanya melewatkan malam pertama yang biasa dilakukan oleh pengantin baru. Namun Alex juga tak mau buru-buru karena mengingat untuk kenyamanan Grizz. Grizz yang masih polos pasti juga belum berpikir kearah sana. Terlebih hari sudah pagi dan Grizz pasti kecapekan karena harus sibuk dengan urusan pernikahan.


***


Waktu sudah menunjukkan pukul 11 siang, namun pengantin baru yang kemarin baru resmi menjadi sepasang suami istri itu terlihat sama sekali belum bangun. Bahkan Dara yang memang sejak kemarin masih menginap di mansion Alex begitu tak sabar untuk bertemu dengan Grizz. Tentunya untuk menjahili dan bertanya sesuatu kepada sahabatnya itu.


"Huft... Itu bocah tumben amat belum bangun jam segini" keluh Dara kepada Bibi Yun yang tengah mengawasi maid yang sedang bekerja.


"Mungkin Grizz kecapekan karena kemarin kan harus berdiri berjam-jam" ucap Bibi Yun menanggapi ucapan Dara.


Dara sudah bangun sejak tadi jam menunjukkan pukul 5 pagi. Bahkan ia tidur di kamar yang ditempati Grizz dulu. Ia sengaja bangun pagi karena berpikir kalau Grizz akan ada untuk membuatkan kopi atau makanan untuk suaminya pertama kali. Namun dugaannya itu salah besar, karena semenjak tinggal di mansion Alex yang pasti Grizz susah bangun pagi.


"Ish... Dasar Grizz aja yang kebo. Kalau dia tidur sendiri, udah pasti Dara guyur itu wajahnya biar bangun. Tapi kan sekarang dia tidurnya sama tuan Alex, yang ada nanti Dara malah dilempar ke kandang buaya karena mengganggu waktu istirahat mereka" ucap Dara sambil berkhayal.


"Dara, ayo aku ajakin ketemu kucing besar peliharaan tuan Alex" ajak Grizz dengan semangat.


Dara yang memang suka dengan kucing pun dengan semangatnya menganggukkan kepalanya menyetujui ajakan Grizz. Dengan semangat, Grizz menarik tangan Dara menuju ke kandang kucing besar yang dimaksudnya. Tak berapa lama berjalan, Dara begitu shock saat melihat bahwa yang dimaksud kucing besar itu adalah harimau. Bukannya mendekat, Dara langsung membalikkan badannya kemudian berlari terbirit-birit meninggalkan Grizz yang menatap aneh sahabatnya itu.


"Grizz sialan.... Itu harimau bukan kucing" teriak Dara sambil berlari.

__ADS_1


Mengingat kejadian itu membuatnya kesal sendiri pada Grizz. Bahkan Grizz sama sekali tak meminta maaf kepadanya karena sudah menakut-nakutinya dengan harimau. Sampai saat ini dia mengingat kejadian itu hingga tak sadar orang yang diingatnya sudah berada disampingnya. Bahkan ia kini dengan tenangnya makan sarapannya yang terlambat itu sambil melihat Dara yang masih melamun.


Grizz tadi memang sudah bangun kemudian membersihkan dirinya setelah membangunkan Alex. Alex memilih untuk tidur kembali sedangkan Grizz setelah mandi langsung turun untuk makan karena perutnya sangat lapar. Saat berada di dapur, ternyata ia melihat Dara tengah duduk sambil melamun.


Grizz meminta Bibi Yun untuk membiarkannya saja sedangkan gadis itu langsung mengambil makanan. Ia duduk disamping Dara yang masih asyik melamun dengan terus mengunyah makanannya.


"Enak... Enak... Ngelamun terus apa nggak bosan ya? Padahal enakan juga makan daripada ngelamunin hal yang tak pasti. Pasti Dara nih lagi ngelamunin bagaimana caranya dapat laki-laki kaya yang mau menjadi suaminya" ucap Grizz dengan julidnya setelah menyelesaikan acara makannya.


"Kok ada suaranya si bocah itu sih didekat sini? Ah ini pasti karena aku ingat kejadian mengesalkan kemarin jadinya kaya ada suara Grizz disini" gumam Dara yang kemudian tersadar dari lamunannya.


Bibi Yun dan Grizz hanya bisa menahan tawanya melihat Dara yang sepertinya berpikir bahwa ia tengah berhalusinasi. Namun kemudian Dara menegakkan badannya kemudian mengalihkan pandangannya ke samping karena ia merasa ada orang disebelahnya. Benar saja, Dara terkejut saat melihat Grizz yang kini sedang mengerlingkan sebelah matanya dengan genit.


"Cieee... Dara kangen sama Grizz sampai lamunin aku yang cantik nan seksi ini" goda Grizz.


"Dih... Siapa juga yang ngelamunin Grizz? Dan apa tadi? Cantik dan seksi, astaga... Coba deh ngaca tuh, muka kaya tembok mansion aja bangga" ledek Dara.


Wajah Grizz yang terlalu putih selalu disamakan Dara dengan dinding sekolah atau mansion Alex. Grizz hanya bisa mengerucutkan bibirnya kesal, pasalnya ia berkulit putih juga sudah dari sananya. Bukan dari perawatan atau suntik putih yang sedang viral itu.


"Grizz nggak like ah sama ucapan Dara. Grizz ajak lagi ke kandang kucing besar baru tahu rasa biar nggak ledekin terus" ucap Grizz dengan mengancam.

__ADS_1


"Dih... Anak kecil beraninya ngancam mulu nih bocah" kesal Dara.


Akhirnya Dara dan Grizz memilih untuk berbincang seru di dapur ditemani oleh Bibi Yun. Bahkan mereka juga ikut membantu maid lainnya untuk memasak persiapan makan siang yang tinggal beberapa menit lagi harus siap.


__ADS_2