
Alex ditemani oleh ketiga sahabatnya dan Luis datang ke rumah milik Neo. Sedangkan Felix ditugaskan untuk menjaga rumah Josh dengan beberapa anak buah Alex dan ketiga sahabatnya. Bahkan kini anak buah Nicho, Josh, dan Nando yang ada berkecimpung di dunia bawah juga sudah dikondisikan untuk membantu pengamanan Grizz. Beruntung semua anggotanya tak ada yang mengikuti jejak kelompok lainnya untuk memburu Grizz.
Mobil yang dikendarai oleh Nando itu melaju dengan kecepatan tinggi di sore hari yang jalanannya sudah mulai macet. Namun ini bukan masalah bagi Alex karena dengan sigap para bodyguardnya langsung mengurus jalanan itu. Semuanya terbuka seakan memberi jalan untuk mobil Alex lewat.
"Enak ya jadi loe, Lex. Nunjukin pin yang ada di baju bodyguard saja orang-orang langsung pada minggir" ucap Josh sedikit menyindir.
"Makanya jangan cuma jadi orang terkenal di dunia bawah. Tapi disini juga iya" ucap Alex dengan sinis.
Ucapan Alex itu begitu menohok bagi Josh. Usahanya disini hanya jalan di tempat dan akhirnya ia memilih untuk berinvestasi pada usaha milik Alex yang penghasilannya lebih menjanjikan. Ia tak mau meletakkan uangnya asal-asalan sehingga malah habis tak bersisa.
Tak berapa lama, mobil yang dikendarai oleh Nando itu sampai di sebuah rumah sederhana. Disana ternyata sudah berkumpul beberapa orang yang ada di halaman rumah. Alex dan ketiga sahabatnya begitu mengenali beberapa orang yang ada disana. Tentunya mereka merupakan salah satu anggota kelompok dunia bawah walaupun hampir semuanya memakai topeng wajah.
Beruntung Alex dan ketiga sahabatnya juga anak buahnya yang ada di dunia bawah memakai wajah asli. Kalau mereka memakai wajah palsu, sudah pasti akan ketahuan kalau Grizz dijaga oleh orang dunia bawah. Melihat kedatangan Alex, suami dari Grizz sontak saja membuat Neo yang melihatnya langsung berdiri. Kini ia tak takut, pasalnya ada beberapa orang dunia bawah juga yang bisa menyerang Alex.
"Gokil... Cuma demi uang 1 M yang belum tahu wujudnya dan didapat darimana bisa seantusias ini? Ini sih benar-benar di luar nalar. Kalau yang tahu Neo itu siapa, pasti mereka nggak ada yang kemakan pengumuman itu" ucap Nando sambil geleng-geleng kepala.
__ADS_1
Bahkan kini ada seorang ibu-ibu yang langsung mendekati Alex walaupun sudah dilarang oleh anak buah yang berjaga. Namun Alex memberi kode pada anak buahnya untuk melepaskan ibu-ibu itu karena dia mengenalnya. Ibu-ibu itu langsung mendekat kearah Alex dengan tatapan penuh harap.
"Tolong agar kebun milik saya yang ada di belakang rumah Neo itu dikembalikan pada saya. Neo dan teman-temannya itu semalam mengambil sertifikat kebun itu kemudian menjualnya. Para warga sudah mengejar tapi malah pada digebukin sama teman-temannya" ucap ibu-ibu itu dengan mata berkaca-kaca.
"Wow... Berani juga kalian berada disini. Bu, mending jangan disini karena percuma anda meminta bantuan padanya. Kebun itu sudah saya jual dan kini uangnya sudah di tangan. Mungkin beberapa hari lagi akan jadi bangunan tuh kebun" ucap Neo sambil tertawa.
Ibu-ibu tetangga Grizz itu hanya bisa menggelengkan kepalanya tak percaya kalau ia akan kehilangan kebun peninggalan dari orangtuanya itu. Kebun yang selama ini menjadi penopang perekonomiannya itu hanya tinggal hitungan hari saja ternyata akan menjadi bangunan yang tak semestinya. Bodohnya dia yang bisa-bisanya tak menyimpan suratnya dengan baik hingga berhasil dicuri.
"Dasar nggak punya hati. Jadi uang 1 M yang kau punya itu karena mencuri surat kebun milik oranglain? Astaga... Maksa banget bayar orang pakai uang punya haknya oranglain" ucap Nando dengan sedikit menyindir.
"Yang penting gue ada uang buat ketemu sama Grizz biar orangtua gue dibebasin" ketus Neo tak peduli.
"Nggak perlu anda susah-susah cari orang-orang dunia bawah buat bantu cari Grizz segala. Kalau mau ketemu orangtua anda, tak antar kesana tapi saya tak mau mengantar anda kembali ke rumah ini. Bagaimana?" tanya Alex dengan senyum misteriusnya.
Luis dan ketiga sahabat Alex hanya bisa menganggukkan kepalanya berulangkali mendengar ucapan dari laki-laki itu. Tentunya semua sudah dipikirkan matang-matang oleh laki-laki itu dan untuk membendung keributan di dunia bawah juga keamanan kota ini. Apalagi tadi polisi sudah menghubungi Alex karena ini disebabkan oleh pencarian Grizz.
__ADS_1
"Tolong tuan Alex, kami kuwalahan bahkan mereka sampai membawa senjata begitu banyak. Mau melawan pun jumlah mereka sangat banyak dan brutal. Ini bukan hanya istri anda yang terancam, tapi masyarakat sekitar" ucap pihak berwajib yang menghubunginya.
Alex pun langsung bertindak cepat dengan meninggalkan Grizz yang tertidur. Ia sudah meminta Dara dan Felix untuk mengatasi Grizz saat gadis itu nanti bangun dari tidurnya. Ia tak menyangka jika apa yang dilakukan oleh Neo membuat semuanya kacau.
"Maksudmu apa? Ya saya harus balik kesini lagi dong" tanya Neo kesal.
"Malaslah... Kan situ yang pengen minta diantar ketemu, masa iya balik disuruh antar kesini lagi. Modal dong, tuh uang 1 M buat apa" ketus Nando sambil memutar bola matanya malas.
"Jangan... Mending kita tangkap Grizz itu saja. Masa nanti kalau loe ketemu orangtua terus uangnya nggak jadi dong? Padahal kan niat bawa si Grizz itu biar suaminya lepasin orangtua loe" kesal salah satu anak dunia bawah.
Neo sekarang kebingungan. Ia tak ingin mengeluarkan uang 1 M itu sebenarnya namun juga tak berani kalau sampai membohongi anggota dunia bawah. Tentunya mereka akan marah besar kalau sampai tak jadi mendapatkan hadiah yang sudah membuat heboh itu. Namun Neo ingin sekali segera bertemu dengan orangtuanya.
"Arrghhhh... Gue bingung" seru Neo sambil mengacak rambutnya.
Kemungkinan kalau tak jadi, ia bisa dikeroyok orang banyak dan mungkin tak bisa bertemu orangtuanya. Namun kalau dilanjutkan, kota ini akan viral karena keributan besar antara kubunya dan anak buah Alex. Bahkan kemungkinan dia juga bakalan babak belur. Neo hanya bisa menghela nafasnya kasar karena kebingungan.
__ADS_1
"Kalau gitu lanjut saja, biar geger sekalian kota ini. Lagi pula ada tuan Alex ini yang bisa meredam apa yang terjadi pada kota ini" ucapnya sambil mengedikkan bahunya acuh.
Langsung saja Neo mundur mendekat kearah rekan-rekannya. Alex, Luis, dan ketiga sahabatnya juga anak buahnya langsung bersiap. Bahkan beberapa anak buah Alex langsung meminta warga agar menjauh dari lokasi agar tak ada yang terluka.