Takdir Cinta Gadis Pelunas Hutang

Takdir Cinta Gadis Pelunas Hutang
Drama


__ADS_3

Setelah drama yang tersaji hari ini setelah makan malam, akhirnya Grizz memilih masuk dalam kamarnya. Tentunya bukan kamarnya dengan Alex karena malam ini laki-laki itu akan ikut berjaga dibelakang villa. Bahkan ia ditemani oleh ketiga sahabatnya yang tak ingin pulang ke rumahnya. Grizz memilih untuk tidur bersama Dara karena gadis itu rindu dengan sahabatnya itu.


"Kami akan menginap disini" putus Nando setelah melihat Grizz pergi dari ruang tamu.


Alex menatap heran kearah tiga sahabatnya itu. Selama ini mereka tak pernah mau jika diajak menginap di mansionnya namun sekarang berubah pikirannya. Alex menatap aneh pada ketiga sahabatnya yang tingkahnya berubah setelah bertemu dengan Grizz.


Bahkan kini mereka lebih banyak bicara dan menampilkan banyak sekali raut wajah penuh ekspresi. Hal ini menimbulkan Alex menjadi curiga kalau mereka tengah mengintai atau bahkan mendekati Grizz.


"Ngapain kalian menginap disini? Jangan bilang kalian betah disini karena ada istriku itu" ucap Alex dengan tatapan menyelidik.


Ketiganya menjadi salah tingkah karena tuduhan dari Alex itu. Bahkan Alex yang melihat hal itu langsung saja menaruh kecurigaan pada mereka seperti yang ia lakukan pada Felix dan Luis dulu. Saat Felix dan Luis ingin berdekatan bahkan menganggap Grizz sebagai adiknya, mereka akan bertingkah sama seperti ini.


"Kami hanya nyaman saja dengan suasana yang hangat begini. Lagi pula di rumah kami tak ada lho seseorang yang bisa menghidupkan suasana seperti Grizz. Boleh lah ya kalau untuk sementara kami tinggal disini? Sebelum nantinya kami harus berkutat dengan segudang pekerjaan" ucap Josh mulai berdrama.


Salah satu kepintaran dari Josh adalah pintar dalam mengucapkan kata-kata bahkan ia sangat mahir memainkan drama. Drama yang membuat hampir semua orang iba padahal itu hanya lah bualan semata. Akhirnya tanpa mempedulikan ucapan dari Josh, Alex pergi ke dapur kemudian duduk di area dekat hutan.


Luis dan Felix memilih untuk berjaga dibagian samping villa. Sedangkan ketiga sahabat Alex menemani laki-laki itu berjaga di belakang villa atau lebih tepatnya di dekat hutan. Disana Alex sudah menyediakan satu termos dengan tiga gelas dan satu toples kopi untuk menemani begadang malam ini.


***

__ADS_1


"Grizz, itu tadi sahabatnya tuan Alex tampan semua kaya boyband dari negara sana" puji Dara tiba-tiba.


Kini keduanya tengah fokus pada tayangan kartun di TV dalam kamar yang digunakan oleh Dara. Namun tiba-tiba saja Dara berucap sesuatu yang membuat Grizz membulatkan matanya. Ia menatap menyelidik kearah sahabatnya yang terlihat salah tingkah.


"Dara nggak boleh jadi playboy ya. Kan udah Grizz bilang kalau mau jodohin kamu sama kak Luis atau kak Felix. Matanya itu dijaga biar enggak jelalatan" ucap Grizz ketus.


Mendengar ucapan dari Grizz tentu saja membuat Dara kesal. Pasalnya sahabatnya itu dengan seenak hati malah menjodohkan dirinya dengan dua asisten kepercayaan Alex. Padahal Dara itu takut akan tatapan keduanya yang bagaikan seorang singa yang siap menerkam mangsanya.


"Playgirl Grizz sayang. Jangan jodoh-jodohin Dara sama mereka, mana wajahnya datar dua-duanya lagi" ucap Dara menolak sambil meralat ucapan sahabatnya itu.


"No... Pokoknya Dara harus milih salah satu diantara mereka. Buat sahabat kak Alex itu udah Grizz jodohin sama yang lainnya. Jadi Dara nggak boleh merebutnya" seru Grizz tak terima.


"Emang kamu mau jodohin mereka sama siapa?" tanya Dara penasaran.


"Sama Nenek Umi dan Bibi Yun dong" ucap Grizz sambil terkekeh geli.


Dara yang mendengar hal itu langsung saja membaringkan tubuhnya di kasur. Jawaban Grizz itu sontak saja membuat dirinya merasa frustasi. Sepertinya dia mendadak depresi karena tingkah sahabatnya yang begitu aneh. Masa menjodohkan tiga laki-laki masih muda dengan nenek-nenek.


***

__ADS_1


"Lex, loe dapat gadis spek kaya Grizz itu dimana?" tanya Josh begitu penasaran.


Sedari tadi mereka berempat duduk di belakang villa namun tak ada satu pun yang membuka pembicaraan. Bahkan mereka sibuk dengan ponselnya masing-masing. Saat Josh membuka suara, sontak semuanya menatap kearah laki-laki itu.


"Dari Tuhan" jawab Alex singkat.


Josh terkekeh geli dengan jawaban yang diberikan oleh Alex. Ternyata kehadiran Grizz tak hanya mengubah suasana tempat tinggalnya namun juga pola pikir dan iman dari seorang Alex. Seorang Alex yang dulunya sangat jauh dari Tuhan karena masa lalunya mendadak berucap bahwa kedatangan Grizz adalah hadiah dari sang pencipta.


"Apa yang kamu nilai dari Grizz hingga memilih gadis polos itu?" tanya Nando.


Kini giliran Nando yang ingin mencerca beberapa pertanyaan kepada Alex. Ia juga begitu penasaran dengan apa yang terjadi sehingga Alex dengan begitu mudahnya menentukan pilihan untuk menikahi Grizz. Padahal sebelumnya laki-laki itu tak pernah dekat dengan gadis mana pun karena insecure dengan wajahnya.


"Dia gadis kuat. Bahkan dibalik sikap manjanya saat ini, dulunya dia adalah gadis kuat bahkan tak pernah mengeluh. Aku bertemu dengannya karena ayahnya sendiri yang menyerahkan dia padaku sebagai jaminan untuk melunasi hutang keluarganya" ucap Alex dengan kedua tangan mengepala erat.


Setiap kali dirinya mengingat peristiwa malam itu, ia selalu saja emosi terlebih pada ibu tiri Grizz yang memberikan ide itu. Sedangkan ketiga sahabat Alex langsung mengalihkan pandangannya kearah laki-laki itu. Mereka seakan menuntut penjelasan lebih tentang sebenarnya apa yang terjadi.


"Aku menerimanya, lagi pula Grizz anak yang penurut bahkan terlihat sekali dari pancaran matanya kalau dia adalah orang yang tulus dan baik. Hanya saja lingkungannya membuat dia dituntut untuk kuat dan mandiri. Awal bertemu dia pendiam bahkan sering menangis karena masih belum terima jika dirinya dijadikan pelunas hutang oleh ayahnya tapi lama kelamaan dia menerimanya. Jadi lah seperti ini kami menikah tapi bukan karena ingin ku jadikan pelunas hutang. Tapi karena aku mencintainya" lanjutnya sambil tersenyum tipis.


Sungguh luar biasa, ternyata gadis seceria Grizz punya luka cukup dalam di hatinya sehingga bisa bangkit dan tangguh seperti sekarang. Padahal awalnya mereka berpikir jika keceriaan dan kepolosan Grizz itu hanya lah sandiwara belaka. Namun ternyata dibali itu semua ada kisah yang membuat mereka terenyuh.

__ADS_1


"Kalau kalian perhatikan lebih, lihatlah kaki Grizz. Kalian akan tahu bagaimana menderitanya dia di masa lalu" ucap Alex penuh teka-teki.


Ketiganya saling pandang seakan berdiskusi untuk mengetahui apa yang sebenarnya dimaksud oleh Alex. Namun akhirnya ketiganya mengangguk untuk membuktikan semuanya keesokan harinya agar semua jelas.


__ADS_2