Tuhan, Ku Tak Mau Jadi Perawan Tua

Tuhan, Ku Tak Mau Jadi Perawan Tua
Pantai


__ADS_3

"Terimakasih mas Frisya, aku sangat bahagia bisa bersama orang yang menakjubkan seperti kamu... Cup.." ucap Brenda sambil mengecup pipi Frisya.


Pipi Frisya memerah.


"Sungguh tidak sia sia semua pengorbanan ku selama ini... " ucap Frisya dalam hati.


Brenda terus menempel di bahu Frisya. 30 menit lagi mereka akan sampai di rumah, mereka berhenti di toko oleh oleh.


"Wah, ini enak sepertinya mas... " ucap Brenda menunjuk sebuah kue.


"Bisa di coba dulu mbak.." ucap pelayan toko.


"Boleh mbak, aku ingin mencicipinya." ucap Brenda.


"Jangan terlalu banyak makan manis, kamu makin gendut lo..." ucap Frisya sambil tertawa.


"Tunggu, sepertinya baru kemarin kamu katakan jika aku ini mirip seperti Barbie, tapi sekarang.." ucap Brenda kesal.


"Ini mbak, silahkan.." ucap Pelayan toko.


"Hm.. enak banget.. mbak aku mau ini 5 kotak bungkusin sekalian yaa.." ucap Brenda dengan mulut penuh kue.


"Brenda, habiskan dulu di mulut mu itu, nanti kamu tersedak.. " ucap Frisya


"Hehe.. " Brenda tertawa.


"Buah persiknya 5 kg, sama kue baloknya 6 kotak mbak.. " ucap Frisya.


"Loh, aduh... mas ganteng ini ternyata, kok lama banget gak kesini sama maminya.. kangen deh.." ucap Pemilik toko.


Brenda menatap Frisya.


"Hahaha, iya tante... saya sedang banyak pekerjaan.." ucap Frisya.


"Ini adiknya ?" tanya pemilik toko.


"Haha, apakah terlihat seperti itu ?" tanya Frisya


"Salah ya.." ucap Pemilik toko.


"Atau pacarnya ... haduh, padahal mau saya jodohkan dengan anak saya lo.." ucap Pemilik toko membuat Brenda kebakaran jenggot.


Tanpa berkata apapun Brenda langsung pergi meninggalkan mereka dan masuk ke dalam mobil.


"Dek.. Brenda, bantuin mas dulu... " ucap Frisya


Setelah membantu membukakan pintu Brenda kembali duduk dan terdiam.


"Kamu kenapa dek.?" tanya Frisya


"Ga papa.." ucap Brenda ketus.


"Kamu marah ? " tanya Frisya sambil mengemudikan mobil.


"Iih, ga peka banget sihh.. apa susahnya tinggal bilang kalo aku calon istri mas.." ucap Brenda

__ADS_1


"Mana genit banget lagi orangnya, mana mau ngejodohin sama anaknya segala.." ucap Brenda menggerutu.


"Mas, gak tahu ini apa dan kenapa, tapi sungguh, mas seneng lihat kamu cemburuin mas.. I love u Brenda.." ucap Frisya


Frisya melihat Frisya dengan tidak mengerti apa maksudnya..


*****


45 menit kemudian mereka sampai..


"Mami... Ayah.. kami sampai.." teriak Brenda.


"Ah... Brenda Frisya... " ucap ayaj sambil memeluk Brenda dan Frisya bersamaan.


"Selamat untuk kalian berdua.. ayah sangat bahagia dan Ayah juga sangat bangga sama kamu Frisya... kamu akhirnya bisa meluluhkan beton keras.. hahaha.." ucap Ayah sambil tertawa lepas bersama Frisya.


"-_- kalian bicara apa sih.." ucap Brenda


"Nak.. Ayah minta kamu bener benar jaga Brenda ya.. ya kamu tahulah seperti apa manjanya dia.." ucap Ayah.


"Ayah, demi kehormatan Frisya, frisya berjanji akan menjaga dan membahagiakan Brenda dan akan menjadikan Brenda satu satunya milik Frisya. ucap Frisya lantang.


"Udah, makan dulu ya... " ucap Mami gemas melihat ayah dan calon mantunya yang sangat akrab.


"Brenda udah kenyang makan kue ini, mas Frisya juga udah makan ini banyak.." ucap Brenda


"Tadi Brenda cemburu sama pemilik toko oleh oleh mi... dan sebagai gantinya Frisya harus makan kue Brenda sebanyak mungkin." ucap Frisya.


"Kamu mau nyiksa mas mu ?" tanya Mami


"Idih cubitan sayang... " hahahah ucap ayah menggoda Brenda.


"Ih, apaan sihh.. " ucap Brenda kesal.


"Eh, kalian gak ke pantai ? " tanya Mami.


"Dimana ? " tanya Brenda


"Tidak jauh dari sini, hanya 1 jam.." ucap mami.


"Mau berangkat ? " tanya Frisya pada Brenda saat Brenda menatapnya.


"Ayoo.. aku lagi butuh vitamin sea nih.. hehe " ucap Brenda senang.


"Ya sudah ayo.. tapi mas ganti pakaian dulu, kamu juga dek.. " ucap Frisya


10 menit kemudian...


"Kamu mau fashion show apa mau ke pantai sih Brend kok ya bajunya berlebihan begitu.." ucap mami


"Nih, mami dimana berlebihannya? cuman pake kata mata sama topi kok berlebihan. " tanya Brenda


"Ya sudahlah.. terserah kamu, pokok jangan kaget kalo nanti kamu jadi sorotan ya.." ucap mami.


"Idih, biarin palingan juga lebih tajam sorotan matanya mas Frisya.. hahaa.." ucap Brenda .

__ADS_1


"Hati gati ya sayang... " ucap Mami


"Fris.. nanti kalo ada yang ngirain Brenda artis jangan kaget yaa.." ucap Ayah.


"Haha, lagi sakit mungkin mata mereka yah kalo sampek ngira Brenda artis, orang jelek gitu.." ucap Frisya sambil cekikikan.


"Mass Frisyaaaaa... !!!!" teriak Brenda kesal.


"Udah yah, udah.. cepet berangkat keburu sore.." ucap mami


Mereka pun berangkat masih dengan keadaan saling menggoda dengan berujung Brenda merengek karena kalah dari Frisya.


******


1 jam kemudian mereka sampai...


Brenda langsung berlari kegirangan dipinggir pantai dengan Frisya yang asik memotretnya.


Mereka bermain air, berpelukan, tertawa bahagia bersama...


setelah selesai, Brenda dan Frisya duduk berdampingan menatap matahari terbenam sambil menikmati segarnya air kepala muda.


"Brenda... Aku mencintai mu.." ucap Frisya


"Aku juga mas.. Aku mencintai mu.." ucap Brenda


"Tapi, aku ingin hatimu juga berkata demikian pada ku, seluruh hatimu." ucap Frisya


"Maksud mas Frisya ?" tanya Brenda


"Kamu memiliki banyak teman Pria, bisakah kamu meninggalkan itu dan fokus hanya kepada ku ?" tanya Frisya


"Apa kamu terganggu ?" tanya Brenda


"Sangat terganggu Dek... " ucap Frisya.


"Rupanya dia benar benar sangat mencintai ku, bukankah seharusnya aku bersyukur memiliki pasangan seperti dia... " ucap Brenda dalam hati.


"Tapi, akhir akhir ini Kai sedikit mengusik pikiran ku, apalagi setelah apa yang dia lakukan pada ku tempo hari.." lanjut Brenda dalam hati.


"Sepertinya tidak ada alasan lagi untuk main main... baiklah mas Frisya, aku siap.. aku akan mengubah segalanya.." janji Brenda dalam hati.


"Mengapa kamu terdiam Bren ? ada yang ingin kamu katakan" tanya Frisya.


"Hm.. mas Frisya, maafkan aku.. atas segalanya yang pernah aku lakukan pada mas, aku berjanji tidak akan mengulanginya." ucap Brenda sungguh sungguh.


"Kenapa ? apa ini soal Kai ?" tanya Frisya


Deg !!


Brenda langsung mati kutu.


"Apa yang sudah kalian berdua lakukan ?" tanya Frisya.


"Maksud mas Frisya apa ?"

__ADS_1


__ADS_2