Tuhan, Ku Tak Mau Jadi Perawan Tua

Tuhan, Ku Tak Mau Jadi Perawan Tua
Siapa Serllyta ?


__ADS_3

Beberapa hari setelah itu Brenda menghubungi Frisya namun tidak tersambung, jadi Brenda memilih untuk mengirim pesan pada Frisya untuk mengembalikan mobilnya.


"Mas bisa kita bertemu ? aku ingin makan siang dengan mu dan mengembalikan mobil yang kamu pinjamkan pada ku tempo hari.." Brenda.


Tidak ada jawaban apapun dari Frisya hingga waktu makan siang berlalu..


"Apa yang terjadi padanya.."


"apakah dia sedang sakit ?" pikir Brenda sambil melanjutkan pekerjaannya.


*****


Sore hari saat Brenda pulang bekerja.


Seperti biasa Brenda pulang bekerja dengan berjalan kaki dan melewati halte bis yang pertama, setelah itu Halte bis kedua, namun saat melewati Halte bis yang kedua Brenda berpapasan dengan Frisya yang tengah berjalan berdampingan dengan seorang wanita.


Deg..


Deg..


Deg..


"Mas Frisya..." sapa Brenda


"Ya Bren.. ada apa ?" tanya Frisya seperti baru mengenal Brenda.


"Ini siapa ?" tanya Brenda


"Perkenalkan ini Serllyta " ucap Frisya


Serllyta wanita yang bersama dengan Frisya mengulurkan tangannya, hendak bersalaman.


Brenda tidak melihat dengan jelas wajah Serllyta Brenda juga tidak menyambut uluran tangan dari Serllyta, entah apa yang terjadi pada Brenda.


"Mas Frisya sepertinya kita harus bicara sebentar." ucap Brenda sambil menarik tangan Frisya.


"Apa yang perlu kita bicarakan, jika tentang mobil... suruh saja orang untuk mengantarkannya." ucap Frisya


"Haaah... bahkan saat pertama kali bertemu di Rio kamu bilang kalo kamu cinta sama aku mas... tapi lihat sekarang... kamu kamu sudah sama dia sekarang.." ucap Brenda marah.


"Mengapa harus marah ? jika kau juga tidak membalas cinta ku Bren.." tanya Frisya


Brenda terdiam matanya berkaca kaca...


"Coba katakan pada ku, Apa kau mencintai ku ?" tanya Frisya.


Brenda masih terdiam, dia tidak mengerti dengan apa yang baru saja dia katakan pada Frisya.

__ADS_1


"Katakan !!!" teriak Frisya.


"Aku.. entahlah aku juga tidak mengerti.. atau mungkin bukan itu maksud ku.. aku.. aku hanya... entahlah.." ucap Brenda sambil berlari pergi meninggalkan Frisya.


Frisya diam tidak mengejar Brenda, Frisya hanya menatapnya berlari di tengah derasnya hujan.


"Apa sulit mengucap jika kau mencintai ku Brenda..." ucap Frisya sedih.


****


Rumah Brenda...


"Brenda.. kamu kok hujan hujanan sih kayak anak kecil aja..." ucap Mami melihat Brenda kuyup.


Brenda terdiam dan naik ke kamarnya.


Brenda berendam cukup lama untuk merelaksasi tubuhnya yang cukup lelah bekerja, capek berjalan dan bingung dengan perasaannya.


Setelah mandi, Brenda diam melingkup duduk di balkon rumah .


"Mengapa Mas Frisya ku mudah sekali untuk berubah..." ucap Brenda.


"Apa dia marah karena aku membatalkan janji tempo hari.." pikir Brenda.


Mami masuk ke kamar Brenda dengan membawa segelas coklat hangat, Mami menemukan Brenda terdiam sendiri di balkon rumah.


"Mii... mas Frisya kayaknya marah deh sama Brenda.." Keluh Brenda.


"Loh, dia udah balik kesini ? kamu kok gak bilang sama mami Bren.." ucap mami.


"Iya maaf mii lupa..." ucap Brenda


"Kamu apain lagi anak ganteng mami kok sampek marah.." ucap Mami.


"Itu mii, tempo hari mas Frisya ngajakin aku dinner, tapi gara gara kabar kalo kak Juve jatoh itu, akhirnya aku ngebatalin mendadak.. aku rasa dia marah sama aku." ucap Brenda sedih.


"Coba kamu ajak mas mu itu kesini, bilang mami kangen pingin ketemu gitu.." ucap Mami menenangkan Brenda.


"baiklah... akan aku coba mi..." ucap Brenda seraya tidur di pangkuan mami.


" Brenda mamii... anak cantik, kamu harus segera membuka hati dan segera menikah nak... " ucap Mami.


"Iya mi, Brenda sedang berusaha.." ucap Brenda.


*******


Keesokan harinya seperti biasa Brenda pergi ke Hoki Grup untuk bekerja, tiba tiba ada seseorang yang mengetuk pintu.

__ADS_1


"Masuklah..." ucap Brenda


"Nona Brenda, ada seseorang yang ingin bertemu dengan anda.." ucap Meta.


"Siapa meta ?" tanya Brenda dengan posisi tetap menatap dengan serius ke arah laptopnya.


"Hai nona Brenda, Selamat pagi..." ucap Seseorang itu.


Brenda langsung menatap ke arah suara, karena Brenda tidak merasa mengenali suara itu.


"Kau... ?" tanya Brenda


"Ya.. ini aku Serllyta, wanita yang tidak sengaja kau temui saat bersama Frisya." ucap Serllyta.


"Lalu apa yang sedang kau lakukan disini nona ?" tanya Brenda malas karena merasa tidak mengenalnya.


"Kau tidak mengenali aku nona Brenda ?? haha.." ucap Serllyta dengan tawa jahat.


"Astaga.. bagaimana bisa Mas Frisya memiliki kekasih dengan tawa menakutkan seperti ini.." ucap Brenda pelan.


"Dengarkan aku baik baik ya, mungkin ini akan membuat mu sedikit kaget .." ucap Serllyta.


"Haduh nona maaf ya pekerjaan ku masih sangat banyak, tolong pergilah aku rasa urusanmu tidak penting." ucap Brenda


"Baiklah... aku hanya ingin kau jangan pernah mengganggu Frisya lagi, karena Frisya sangat mencintai ku.." Brenda menatap tajam Serllyta sebentar dan kembali menatap laptopnya.


Serllyta berjalan menuju pintu untuk keluar, saat di pintu Serllyta terhenti dan mengatakan hal yang tidak disangka oleh Brenda.


"Dan satu lagi... Aku bukan hanya Serllyta seorang kekasih Frisya, namun... aku sebenarnya adalah... Kembaran dari Mellyta. " ucap Serllyta.


Sontak saja Brenda yang sedang menatap laptop langsung membelalakan matanya, hatinya bergetar, tidak menyangka jika Mellyta yang telah menyebabkan kecelakaan Gun Woo memiliki saudara kembar.


"Dan kau tahu apa yang akan aku lakukan padamu... Aku berjanji akan membuat mu merasakan apa yang saudari ku pernah rasakan, dia mengejar cintanya hingga akhir hayatnya." ucap Serllyta


Brenda tidak bisa berkata apapun, bibirnya membeku, matanya berbicara lebih banyak dan bahkan matanya tidak mampu meneteskan air mata.


Setelah itu Serllyta pergi dengan tawanya. Serllyta puas melihat Brenda yang tidak berdaya.


********


HALLO KAKAK READERS APA KABAR HARI INI ? Semoga lancar terkendali yaaa....


Btw gimana nih Ceritanya ? Brenda tuh seharusnya berjodoh sama siapa sih ?? Author jadi bingung nih, umurnya udah gak Muda lagi loh, hihihi...


Oh iya, Author udah up teyus loh hampir tiap hari... mana nih suaranya kakak kakak READERS nya... komenin ya Kak, biar makin semangat geto.. hehe...


Salam Sayang dan Rindu komen dari Author, semoga Kakak kakak selalu di berkahi keberuntungan oleh Tuhan Yang Maha Esa. 💕

__ADS_1


__ADS_2