Cinta Antara 2 Pilihan

Cinta Antara 2 Pilihan
Bab - 160


__ADS_3

Dan ternyata Shilla mendengar semua percakapan antara ayahnya dan juga Riza.


Shilla bisa merasakan betapa sakitnya perasaan Riza ketika itu, Shilla menjadi semakin mengiba kepada Riza, dan yakin dirinya memang mencintai Riza dari sejak awal, tapi mereka terpisah karena kehendak orang tuanya.


Shilla berlari ke arah Riza dan langsung memeluk tubuh Riza.


"Sayang, maafkan aku di masa lalu, karena aku telah menyakitimu." Ucap Shilla sambil memeluk tubuh Riza dan membenamkan wajahnya di dada bidang Riza.



Dan ayah Ayus sendiri terkejut melihat kedatangan Shilla yang tiba-tiba, dan langsung memeluk Riza.


Ayah Ayus baru menyadari betapa Shilla sangat mencintai sosok Riza, dan memang semua yang dikatakan oleh Riza benar, mereka saling mencintai dan hampir akan menikah.


Namun, semua kacau karena ulah Shafira sehingga ayah Ayus mengambil keputusan agar Akira menggantikan kakaknya ketika itu.


Ya, Riza dan Akira yang harus mengorbankan perasaannya, terlebih Riza yang sampai harus kehilangan akal sehatnya.


Riza mengurai pelukan Shilla sambil berucap, "Tidak sayang ini bukan salahmu," 


Lalu Shilla mengajak Anjai dan ayahnya untuk makan bersama karena makanan sudah siap dihidangkan.


Setelah itu Shilla dan Anjai sering bertemu, kedua orang tua Akira sudah  tidak dapat melarang hubungan mereka lagi, sebab mereka saling mencintai.


Dan perceraian Akira dan Gian pun sebentar lagi akan selesai diproses, Gian sendiri sudah tidak ada harapan lagi untuk kembali bersama Akira.


Tapi, kedua orang tua Akira merasa was-was jika Akira mengingatkan masa lalu nya apa ia tidak akan menyesal, tapi ya sudahlah, biarkan semua berjalan sebagaimana mestinya.


Seminggu berlalu, hari di mana Rima mengadakan tujuan bulan telah tiba-tiba.


Acara digelar di kediaman Mahendra, semua perhelatan sudah siap digelar, semua tamu undangan sudah nampak hadir di tempat acara.


Terutama keluarga ayah Ayus yang datang lebih awal, tapi kebetulan shafira tidak bisa ikut hadir sebab ada acara penting soal pekerjaan yang tidak bisa Shafira tunda, jadi ayah Ayus meminta untuk Akira lah yang ikut bersama mereka untuk menghargai keluarga besannya.


Awalnya Shilla menolak untuk ikut bersama mereka menghadiri acara, tapi ayah Ayus dan Bu Yuli berusaha membujuk Shilla sehingga Shilla mau ikut bersama mereka.


Di sana, hadir juga Lisa sahabat Akira, karena ia memang mendapat undangan secara langsung dari Erwin, Rima dan juga Sisil.


Sebab setelah insiden hilangnya Akira dan diduga meninggal dalam kecelakaan satu tahun lalu, Lisa merasa sangat bersalah ia sangat terpuruk atas kejadian itu.


Tapi Hendri ayah dari Cika, sahabat Sisil selalu menemani Lisa dan memberi semangat kepadanya, menguatkannya dalam kondisinya yang sedang terpuruk.


Sehingga lama-kelamaan Lisa merasa nyaman dengan kehadiran Henry di sampingnya, lalu timbullah benih-benih cinta di antara keduanya sehingga kini mereka telah mengikrarkan janji suci sehidup semati.


Sehingga dalam acara 7 bulanan Rima keluarga Henry diundang secara khusus sebagai tamu di acara tersebut karena mengingat Cika sahabat Sisil dan Lisa bisa dibilang teman dekat Erwin.

__ADS_1


Namun di acara tersebut ada hal yang sangat mengejutkan bagi Lisa, Lisa melihat sosok Akira berada di sana, awalnya Lisa merasa ragu dengan Indra penglihatannya, namun Lisa bertanya kepada Rima untuk memastikan apa yang ia lihat.


"Rima, Rima, apa benar yang aku lihat! jika wanita yang datang bersama keluarga Ayah Ayus itu benar benar Akira?" tanya Lisa untuk memastikan.


Rima menjawab, "iya wanita itu adalah Akira." 


Bagai disambar petir di siang bolong, rasa kaget yang Lisa rasakan, orang yang selama ini sudah di anggap mati mengapa bisa muncul kembali.


"Kamu, tidak sedang berbohong kan Rima?" desak Lisa.


"Tentu saja tidak, dia sungguh Akira," tegas Rima


"Tapi bukankah ia sudah tiada, mengapa ia bisa kembali hidup?" Lisa pikir itu tidak masuk akal.


Kemudian Rima menceritakan semuanya tentang Akira kepada Lisa, bahwa Akira masih hidup di sembunyikan oleh Riza, dan yang meninggal dalam kecelakaan tempo hari dalam keadaan mengenaskan itu bukan Akira.


Tapi saat ini Akira lupa ingatan, ia juga sudah dalam pengaruh Riza jadi tidak mengenali siapa pun orang di masa lalunya, termasuk Gian bahkan mereka akan bercerai sebab Akira hanya mengingat Gian ketika Gian memperlakukannya sangat kasar dulu,


Jadi sekarang di hati Akira hanya ada kebencian, untuk Gian, Rima juga menceritakan bahwa Riza dan Akira sudah sempat menikah di bawah tangan.


"Lalu, kandungan Akira bagaimana?" Lisa mengingat bahwa saat itu Akira sedang hamil, dan Lisa juga mengkhawatirkan masalah itu.


Rima juga menjelaskan, bahwa saat Riza membawa kabur Akira saat itu, Akira mengalami kontraksi hebat dalam kandungannya, kondisinya melemah dan kehilangan kesadaran.


Saat tim medis menanganinya terpaksa harus dilakukan tindakan operasi untuk menyelamatkan ibu dan bayinya, saat operasi lah Akira mengalami koma dan salah satu dari bayi Akira tidak dapat diselamatkan.


Selesai berbicara dengan Rima, Lisa menghampiri Akira yang sedang bersama keluarganya, dan kebetulan Rima juga ada sesuatu hal yang harus ia urus.


"Akira …!" sapa Lisa ketika ia sudah berhadapan dengan Akira.


"Kamu mengenalku?" tanya Shilla memastikan.


"Iya tentu saja aku mengenalmu, aku Lisa sahabatmu dari sejak kecil." terang Lisa.


"Oo ' ya!" Akira melupakannya, Akira melihat ke arah ayah dan ibunya, untuk melihat respon mereka lebih tepatnya ia melihat ke pada kedua orang tuanya untuk bertanya Apakah benar apa yang dia katakan oleh Lisa.


Kedua orang tuanya mengerti dengan tatapan Akira, Lalu keduanya menganggukkan kepalanya untuk mengiyakan atau meyakinkan Akira.


Lisa segera memeluk Akira, ia pun menangis haru, Lisa tidak pernah menyangka sahabatnya yang sudah di anggap telah meninggal kini ada di hadapannya.


"Akira, maafkan aku atas apa yang terjadi padamu, itu semua salahku." Ucap Lisa di sela-sela tangisnya.


Mendengar itu Shilla merasa bingung, karena ia tidak mengerti dengan apa yang Lisa maksud, "Apa maksudmu?" tanya Shilla.


Lisa segera mengurangi pelukannya, saat mendengar pertanyaan Akira, ia baru sadar jika Akira melupakan apa yang telah terjadi kepada Akira.

__ADS_1


Dan Lisa berpikir, ia harus menjelaskan dan meluruskan semua kesalahan yang Lisa telah perbuat.


Lisa menyeka air matanya, yang terlanjur menetes membasahi pipinya.


"Akira, bisa kita bicara sebentar?" Lisa ingin berbicara berdua dengan Akira.


Lisa juga meminta izin kepada kedua orang tua Akira, untuk membawa Akira menjauh dari tempat acara, kedua orang tuanya memberikannya izin.


Lalu Lisa mengajak Akira untuk ke taman belakang di rumah itu, yang biasa Gian jadikan tempat termenung nya.


Di sana Lisa menceritakan tentang semua kejadian, dari dekatnya persahabatan mereka, kisah cinta Akira dengan Riza lalu terjadinya pernikahan antara Akira dengan Gian, Lisa bercerita semua sumber masalahnya ada pada kakaknya Akira yaitu Shafira.


Shilla merasa ragu dengan ucapan Lisa yang mengatakan Shfira adalah biang dari semua masalahnya, "Shafira, mana mungkin dia, bukankah dia kakakku sendiri, selama ini aku rasa dia baik kok!" Shilla berusaha menyangkal apa yang di katakan oleh Lisa.


"Terserah kepadamu mau percaya atau tidak dengan ku, sesungguhnya dengan siapa pun kamu berhubungan tidak masalah bagiku, baik kamu berhubungan dengan Gian mau pun dengan Riza, asal kamu bahagia aku akan tetap mendukungmu, tapi aku hanya ingin memberitahumu berhati-hatilah dengan kakakmu itu (Shafira)" Lisa hanya berniat mengingatkan Shilla agar ia waspada dengan kakaknya.


"Atas dasar apa kamu berbicara seperti itu tentang kakakku?" Shilla meminta kejelasan apa alasannya mengapa dia harus hati-hati dengan Shafira.


Dan akhirnya Lisa menceritakan semua keburukan Shafira, bahkan hubungan antara Akira dan  Shafira tidak terlalu dekat, lebih dekat hubungan Akira dengan Lisa.


Lisa juga bercerita bahwa ia curiga, Shafira juga dalang di balik hilangnya Akira satu tahun lalu, sebab Lisa mengambil kesimpulan dari semua kejadian, bahwa Shfira lah orang yang menjauhkan Akira dari semua orang saat itu.


Shafira yang menarik kursi roda dari tangan Gian, membawanya bergabung dengan ayah dan ibunya, lalu ia berusaha membuat ayah dan ibunya sibuk dengan tamu-tamu yang lain.


Dan ketika Lisa datang Shafira segera menyerahkan kursi roda yang diduduki oleh Akira kepada Lisa, dan saat Lisa membawa Akira bertemu dengan Riza, lalu Lisa meninggalkan mereka berdua, Shafira juga orang yang menghalang-halangi Lisa untuk kembali menghampiri Akira, Lisa dibuat sibuk oleh shafira dan ia melupakan Akira yang sedang berada bersama Riza.


"Tapi Akira, aku tidak pernah merasa curiga kepada Riza kalau dia akan membawamu kabur saat itu, karena yang ku tau, dan terakhir aku kenal dia, Riza sangat baik, tapi memang ternyata Riza mengalami banyak perubahan ia mengalami depresi dan keterpurukan dalam hidupnya menurut keluarganya." terang Lisa.


"Apa Riza seperti itu karena aku?" Shilla bertanya ingin memastikan.


"Iya, Akira." tegas Lisa.


Shilla merasa bersalah betapa cintanya Riza kepadanya, Tapi hanya kesakitan yang Riza dapatkan atas perasaan cintanya.


"Akira, Gian memang berlaku kasar kepadamu saat awal pernikahan kalian, tapi seiring waktu kamu dapat meluluhkan hati Gian, dia menjadi sangat lembut dan sangat mencintaimu," Lisa kembali menerangkan,


"Kamu sendiri sangat mencintainya, kamu sempat berniat untuk meninggalkan Gian namun kehamilanmu yang menyatukan kalian sehingga hubungan kalian semakin kuat." lanjut Lisa,


"Akira, percayalah kepadaku, aku sahabatmu, aku hanya memikirkan tentang kebahagiaanmu, aku tidak berpihak pada siapapun juga, aku bicara apa adanya, aku tidak memintamu untuk memilih siapapun, hidup ini memang pilihan kamu berhak menentukan yang menurutmu benar dan mana yang membuatmu nyaman dan bahagia." Lisa memberi pengertian kepada Shilla.


"Tapi coba lah pertimbangan dulu, lihat yang baik dan buruk menurut mata hatimu." Panjang lebar secara garis besar Lisa menjelaskan tentang semua.


Akira terdiam mencerna semua ucapan Lisa, meskipun ia baru melihat Lisa dan tidak mengingatnya, tapi dari semu cerita Lisa, Shilla percaya Lisa teman dekatnya di masa lalu.


Untuk meyakinkan Shilla, Lisa juga memperlihatkan rekaman CCTV saat kejadian detik-detik Akira dibawa kabur oleh Riza.

__ADS_1


Dimulai dari munculnya Akira dan Gian, di tempat acara, semu terlihat saat Akira dan Gian akan kembali ke kamarnya karena Akira yang terus mengeluhkan keadaannya. Namun, Akira mencegah Gian untuk memutar balik kursi rodanya.


Dan akhirnya datang shafira mengambil alih kursi roda yang Akira duduki dari tangan Gian. Semua sesuai dengan cerita Lisa, sampai akhirnya Riza membawa paksa Akira dari tempat acara dan hanya menyisakan kursi roda di sana.


__ADS_2