
episode 133
.
.
.
Pria bertopeng itu terjatuh krna kakinya terkena tembakan dari Revandra.
" brengsek !!!" umpat pria bertopeng itu. ia berusaha berdiri dengan tangan terus memegang Nada.
" Revandra !!" teriak Nada yang dipaksa ikut pria bertopeng itu.
Revandra mempercepat langkahnya. kini mereka sudah sampai diatap gedung terbengkalai itu. nampak sebuah jet pribadi sudah siap disana.
Pria bertopeng itu ter senyum sinis.
" ku fikir kau sudah mati Vandra !!" teriaknya.
Revandra hanya menatap penuh amarah.
" butuh seribu tahun untuk.bisa membunuhku bajingan !! "
" ha..ha.. ha... benarkah ?? kita lihat saja Vandra !!" timpal pria bertopeng itu.
tiba-tiba saja dari dalam jet keluar beberapa pasukan yang tidak sedikit dengan senjata lengkapnya.
senyum kepuasan terlihat jelas diwajah pria bertopeng itu.
tidak dengan Revandra, ia tetap terlihat tenang meski kini ia dikelilingi pasukan musuh.
" mainan anak-anak huh !! kau fikir q takut ??" ejek Revandra dengan senyum liciknya.
Nada menatap nanar sang suami yang kini tengah terkepung.
Pria bertopeng itu geram bukan main,
" serang dia !!!" perintah pria bertopeng itu.
Revandra sudah siap dengan dua belati ditangannya.
door..
__ADS_1
door..
door..
door..
sebuah tembakan bertubi-tubi tiba-tiba mengenai para anak buah Pria bertopeng yang mengelilingi Revandra.
Nampak Darren, kennan dan Alika terus menembaki dengan berjalan menuju Revandra.
" cepat selamatkan adikku !!!" teriak Darren
Revandra pun langsung menebas habis siapa saja yang menghalangi langkahnya. ia hendak menuju pria bertopeng yang memaksa Nada naik ke jet pribadinya.
" lepaskan !! q mohon... jangan !!" pinta Nada dengan sekuat tenaga ia berusaha melawan.
plaakk...
" diam !!! kau hanya milikku !!"teriak pria bertopeng
sebuah tamparan mendarat sempurna dipipi Nada. hingga sudut bibir Nada mengeluarkan darah.
Revandra yang melihat benar-benar terbakar api amarah. ia melempar belati itu dan tepat mengenai punggung pria bertopeng itu.
jlebb ....
Nada hampir terjatuh namun dengan cepat Revandra menangkapnya dan langsung mendekapnya dalam pelukannya.
Keduanya saling tatap dengan Nada yang air matanya mengalir.
" maaf kan q sayang ... kau tidak apa-apa kan ??" tanya Revandra.
Nada menggeleng pelan. dan Revandra langsung memeluknya dengan erat.
sementara Darren sedang melawan anak buah Pria bertopeng yang lumayan kuat.
dagg..
dagg..
buukk..
bukk..
__ADS_1
bukk..
lawan Darren terjatuh dengan topeng yang terjatuh krna tendangan memutar yang diberikan Darren.
betapa terkejutnya Darren ketika melihat siapa yang ia lawan.
"Rio ??!!" ucap Darren.
Rio.mengusap ujung bibirnya yang berdarah dengan senyum liciknya.
" iya, ada apa ??" balas Rio sambil.berdiri.
" ternyata benar kau berhianat !! brengsek !!!"umpat darren.
" ha..ha... iya q berhianat !! dan kau tau semua yang ada disini adalah anggota LionSkymu !! hanya saja mereka menggunakan topeng !! kau bodoh sekali memberikan Lionsky kepadaku !!" tawa Rio.
Darren geram bukan main, ia mengeratkan giginya menahan amarah.matanya menyapu kesegala penjuru dimana Kennan dan Alika tengah menghajar para pemberontak yang tidak.lain adalah anggotannya LionSky.
" q akan membunuhmu Rio !!!" teriak Darren sambil berlari menyerang Rio membabi buta. rasa kecewa dan amarah bercampur menjadi satu membuat darren seperti orang yang kesetanan.bahkan Rio sampai kuwalahan dalam menangkis setiap serangan yang diberikan Darren.
door..
dorr..
dorr.
"akkhh.."
Rio terjatuh karna tembakan dipunggungnya.beberapa kali yang berasal dari Alika. Darren mendekati Rio yang sekarat.
" kau sahabatku Rio !! kenapa kau harus berhianat !!" ucap darren dengan air mata yang menetes.
" hah !! sahabat ?? uhukk..uhuukk.. q bukan sahabatmu lagi setelah kau membunuh Viona dan ca..lon anakku !!"balas Rio menahan sakit.
" maksudmu ?? Viona mengandung anakmu ??"
" aakhh... !!" Rio mengerang karna tembakan Alika tepat mengenai organ vitalnya.
akhirnya Rio meninggal saat itu juga.
Darren mengepalkan tangannya dengan air mata yang mengalir begitu saja.
.
__ADS_1
.
.