
episode 137
.
.
.
Revandra membawa Darren duduk diikuti mayra.
Tatapan darren yang tajam pada Revandra membuat mayra terlihat waspada.
" Mayra turunkan senjatamu ?!!" perintah Revandra.
Mayra yang mendengar langsung menurunkan pistolnya.
".dimana Nada ??" mata Darren.menyapu kesegala arah.
" dia sedang istirahat.
bagaimana dengan bajingan itu ??" tanya Revandra singkat.
" kau melarang anak buahmu membawaku kemarkas kalian kan ?? kenapa masih bertanya ??!!" jawab Darren.
" kau kan memang musuhku juga !! "timpal Revandra
" jadi kau masih menganggapku musuhmu ??!" protes darren.
" q hanya berjaga-jaga saja " ucap Revandra pelan.
" siapa wanita jadi-jadi an itu ?? simpananmu ?? awas saja sampai kau menduakan adikku !!"kata Darren sambil.menatap Mayra. keduanya saling lempar tatapan tajam.
" enak saja kau bilang !!" timpal Mayra.
" dia adik angkatku " ucap Revandra.
" adik ?? hah.. kau ingin menipuku ??" balas Darren.
" itu memang kenyataannya bodoh !!! timpal Mayra lagi.
Revandra hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah dua orang yang sekarang dekat dengannya.
" terserah kau percaya atau tidak. itu tidak penting untukku.. istirahatlah, ini sudah malam.. mayra antar Darren kekamar tamu." perintah Revandra sambil berdiri dari duduknya.
__ADS_1
" apa q ?? kenapa harus q ??!!" protes mayra lagi.
" lalu siapa ?? kau kan pemilik rumah ini ??!!" ucap Revandra sedikit meninggi.
" baiklah. ayo !!" dengan sumpah serapah yang ia gumamkan mayra mengajak Darren.menuju kamar.
Revandra menunggingkan senyumnya lalu melangkah menuju kamarnya.
Langkah Mayra terhenti ketika sudah sampai di depan pintu kamar tamu.
" ini kuncinya, masuk saja sana !!" ucap Mayra ketus.
" kau ini wanita kenapa tidak bisa lembut sedikit !! q ini tamu !!" timpal Darren.
" terserah !! " Mayra hendak berbalik namun lengannya ditarik Darren hingga mayra jatuh kedekapan Darren.
" aakkhh !!" teriak Mayra.
sesaat keduanya saling tatap. hingga mayra tersadar dan berusaha melepas dekapan Darren.
" dasar mesum !!" gerutu Mayra. hendak berjalan
darren terlihat biasa saja. " tunggu !! q ingin memastikan sesuatu "
" kau simpanan Revandra kan ?? katakan saja yang sebenarnya !!" ucap darren
" jika kau bilang seperti itu lagi akan ku sobek mulutmu !!" ancam Mayra.
" q akan memotong tanganmu dulu sebelum kau merobek mulutku !!" timpal Darren.
Mayra geram bukan main, " ahhh... !!"
" katakan saja !!" ucap darren lagi.
Kini mayra mendekati darren dengan tatapan tajam hingga jarak mereka hanya beberapa senti saja.
"dengarkan q baik-baik pria aneh !! Revandra itu kakakku dan itu kenyataannya !! q buka pelakor atau apapun itu !! jadi jangan bicara yang bukan-bukan jika kau tidak tau apa-apa dasar payah !!" Mayra mendorong sedikit dada darren hingga terbentur pintu. lalu ia berjalan menuju kamarnya.
Darren.menyunggingkan senyumnya." wanita yang unik" gumaM Darren sambil masuk kedalam kamar. ia merebahkan tubuhnya ditempat tidur yang sangat luas.
" kenapa selama ini q tidak tau Revandra memiliki Mansion sebesar ini dipinggir kota " gumamnya lagi.
.
__ADS_1
.
Revandra membelai pucuk kepala Nada yang terlelap tidur. senyum bahagia dapat melihat sang istri baik-baik saja. sesekali ia menghujanj Nada dengan kecupan hangat.
" q sangat mencintaimu.. q tidak akan membiarkan siapapun menyakitimu apalagi sampai mengambiomu dariku.. meskipun tangan Tuhan sekalipun q akan berusaha menolaknya." ucap Revandra.
Nada mengeliat lalu memeluk Revandra. "terima kasih " ucapnya lirih.
" kau bangun ?? maaf q sudah mengganggu tidurmu " balas Revandra.
" tidak, q terbangun karna suara brisik tadi." jawab Nada.
" kau tau siapa yang membuat masalah ??" Revandra
" siapa ??"
" kakakmu, dia datang krna kawatir dengan keadaanmu" terang Revandra.
" benarkah ?? kak darren dimana dia sekarang ??" tanya Nada.
" sedang istirahat, sudahlah kau juga harus istirahat kan !?? besok saja menemuinya." jawab Revandra.
Nada mengangguk " lalu kak darren ribut dengan siapa ??"
" mayra, mereka sempat bertarung tadi." jawab Revandra.
" apa ?? apa mayra terluka ?? kak Darren kenapa berkelahi dengan wanita sihh !!" gerutu Nada.
" mayra itu wanita tangguh, dia sanggup darren dengan mudah"
"benarkah ?? hebat sekali Mayra.." puji Nada.
" sudahlah, sekarang kau istirahat ini sudah tengah malam." ucap revandra.
" baiklah, tapi jangan tinggallkan q lagi ya .." rengek Nada.
" tidak akan." Revandra mengeratkan pelukannya dan memejamkan matanya. hati dan fikirannya merasa tenang setelah semua kejadian yang mereka alami.
.
.
.
__ADS_1