Cinta Yang Sempurna

Cinta Yang Sempurna
Cinta Yang sempurna


__ADS_3

episode 150


.


.


.


.


Sore hari dirumah besar Revandra, Darren tengah duduk ditaman belakang seorang diri, ia baru saja diperintahkan Revandra untuk segera membawa para wanita meninggalkan rumah itu. darren terlihat frustasi, beberapa kali ia menarik kasar rambutnya.


" Revandra sialan !! lalu q harus katakan apa pada Nada !!" umpat Darren.


Nurra dan Nada yang kebetulan lewat tidak sengaja melihat darren yang seperti orang bingung.


Nada berinisiatif menghampiri kakaknya itu, Nurra dengan terpaksa juga mengikuti langkah Nada.


" kak, ada apa ?? apa ada masalah ??" tanya Nada yanh baru tiba.


Darren tersentak, terkejut bukan main .


" ah, kau, mengagetkan saja." jawab darren gelagapan.


Nada ikut duduk disebelah kakaknya itu, sedangkan Nurra juga ikut duduk begitu saja.


" kakak seperti sedang memikirkan sesuatu ?? ada apa kak ??" tanya Nada lagi. ia sangat yakin jika kakaknya itu sedang ada masalah.

__ADS_1


sekilas darren menatap kedua wanita didepannya. ia menghela nafas panjangnya dan mengusap kasar wajahnya.


" Nad, nanti kau harus ikut dengan mike bersama Nurra, zakia dan kak Alika ya ??" ucap darren penuh keseriusan.


" ikut ?? kemana ?? sebenarnya ada apa kak ??!!" tanya Nada yang sangat penasaran.


Darren terlihat frustasi, " rumah ini akan diserang nanti malam, orang yang menyelamatkan Davian yang akan menyerang rumah ini, dan juga...markas Revandra." terang darren pelan.


Nada membulatkan matanya, ia menutup mulutnya tak percaya dengan apa yang akan terjadi.


" lalu kenapa Revandra tidak memberitauku kak !!! dia dimana sekarang !! q harus menemuinya !!" Nada hendak.beranjak.namun tangannya ditahan darren.


" tunggu Nad !!! kau jangan seperti ini ?!! Revandra tidak pulang, dia berada dimarkasnya, dia memintaku menjaga kalian semua !! tapi q tidak mungkin membiarkannya berjuang sendiri.. jadi mengertilah !! kumohon !!" pinta darren ..


Nada terduduk lemas dikursi, ia berusaha menahan air matanya agar tidak jatuh. nurra mengusap lembut punggung Nada memberikan kekuatan.pada sahabatnya.


Darren mengangguk. " kakakmu sudah memastikan semuanya, kami juga harus menyelamatkan Davian yang disekap wanita iblis itu, davian sudah diracuni, perlahan racun itu mulai menggerogoti tubuhnya,.. jadi q harap kalian bisa mengerti." Darren mendekati Nada dan duduk dibawah adiknya, memegang kedua tangan nada, " Nad, q berjanji akan melindungi suamimu apapun yang terjadi, hilangkan kekawatiranmu dan ikutlah Mike kemansion revandra yang ada dipinggir kota. "


Nada menatap nanar sang kakak. " kalian semua sangat berharga. q tidak ingin kehilangan kalian.." tangis Nada pecah, dengan sendu darren menarik Nada kedalam pelukannya.


" jangan menangis.. Revandra akan marah kepadaku jika melihat kau seperti ini, q mengatakannya karna tidak ingin membohongimu, .." hibur darren.


" q juga akan marah pada kalian berdua jika kalian tidak kembali dengan selamat !!" ucap Nada dalam tangisannya.


darren hanya sanggup menganggukkan kepalanya. ia mengusap lembut kepala sang adik dengan penuh kasih sayang.


.

__ADS_1


.


Sementara dikamar Alika mulai merakit senjata miliknya yang baru tiba dikirim anak buah Kennan. Setelah mendnegar penjelasan suaminya jika adik iparnya akan diserang dengan kedua sisi.


Kennan yang sudah tidak tau lagi bagaimana membujuk Alika agar ikut pergi bersama Nada dan yang lainnya, hanya duduk dengan menatap Alika.


" sanyang... q mohon dengarkan q !!" pinta Kennan penuh frustasi.


alika hanya menyunggingkan senyumnya. Kennan berdiri dan menghampiri Alika lalu memeluknya dari belakang. seketika Alika menghentikan aktivitasnya dan berbalik menatap Kennan.


" q tidak akan merubah keputusanku Ken !! apapun rayuanmu q tidak akan terpengaruh.!!" ucap Alika dengan tatapan mata yang tajam.


" sayang.. kau sedang sakit !!! q tidak ingin terjadi sesuatu padamu ??!!" rengek Kennan.


" hah.. kau lupa, q ini dulu juga anggota mafia. sebelum q menutup mata q ingin membantu suami adikku Ken, q akan berusaha membantunya, menjaganya untuk Nada." kata Alika sambil menatap ke segala arah.


" Kau tau sendiri kan jika Revandra itu sangat hebat !! kau tidak perlu mencemaskan itu.. q dan darren pasti akan melindunginya..." timpal Kennan.


" Alika memegang kedua pipi suaminya dan menatapnya lekat. " kita akan berjuang bersama, apapun yang terjadi. jadi berhenti meminta itu dariku, q akan tetap disini."


Kennan hanya dapat membuang nafas dengan kasar. Alika memang keras kepala dari dulu, Kennan hanya dapat meraih tubuh Alika dan memeluknya dengan erat. rasa takut kehilangan terus saja menghantui Kennan.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2