Cinta Yang Sempurna

Cinta Yang Sempurna
Cinta Yang sempurna


__ADS_3

episode177


.


.


.


Malam yang sunyi menyelimuti Diri Revandra yang setia dengan penantian. seperti biasa, jika malam tiba Revandra membawa NAREN tidur dikamarnya bersama Nada yang masih koma. pada saat-saat seperti itu Revandra mulai mengenalkan Nada kepada Putra mereka.


" Lihatlah, mama sangat cantik jika tidur.." ucap Revandra pada Naren yang berada dalam dekapannya. meski Naren sudah terlelap tidur, namun Revandra tetap mengajaknya berbicara.


perlahan Revandra meletakkan Naren diantara dirinya dan Nada. setelah mengecup keduanya, Revandra mulai memejamkan matanya dengan tangan yang memeluk baby Naren.


"anakku.. suamiku..maafkan q.. q ingin sekali bangun.. tapi entah kenapa semua tubuhku seperti membeku.. Tuhan.. q mohon berikan q kesempatan untuk merasakan bahagianya mengasuh anak dan suamiku lagi.." ucap Nada didalam hati, air mata keluar dari mata Nada yang tertutup, Meski tertidur dalam koma, Nada bisa merespon semua kata-kata setiap orang didekatnya.


.


.


Sinar mentari pagi menyapa, cahayanya samar-samar memasuki kamar dimana sebuah keluarga kecil masih terlelap dalam tidurnya. tangisan baby Naren membangunkan Revandra yang dengan sigap menggendong baby Naren.


" sayangnya papa sudah bangun ya...cup..cup.." hibur Revandra sambil menimang-nimang Naren.


tokk..


tokk..

__ADS_1


tokk..


pintu diketuk sedikit kuat, Revandra sudah mengira jika.itu darren, karna hanya darrenlah yang selalu seperti itu.


" masuk !!!" balas Revandra dari dalam.


dan benar saja Darren masuk bersama dengan gadis kecil Zakia dan mama Milla.


" papa..." sapa Zakia sambio.berlari.


Revandra berjongkok dan menyambut anak pertamanya itu.


" kenapa tidak bilang jika mau datang ??"tanya Revandra sambil.memeluk Zakia dengan sebelah tangan menggendong Naren.


" Zakia merindukan Nada, dia ingin melihat mama Nada nya, maafkan kami yang datang terlalu pagi." jawab mama.Milla.


mama Milla hanya tersenyum dengan ejekan Darren. sedangkan Revandra seolah tidak mendengarkan ucapan Darren.


" papa, dedek Naren juga baru bangun ya ??" tanya Zakia


" iya sayang." jawab Revandra penuh kelembutan.


" sini biar mama yang mengurus baby Naren, kau bersih-bersihlah Vandra, Nada tidak akan suka ditunggu olehmu yang seperti itu." ucap mama Milla sambil mengambil baby Naren yang berada digendongan Revandra.


" cucu oma ganteng sekali... ayo mandi sama oma ya..??" kata mama Milla sambil membawa Naren keluar menuju kamar Naren sendiri.


" masih diam juga ?? mandilah, q dan putriku yang akan menjaga Nada, kau tenang saja." ucap darren

__ADS_1


Revandra menyunggingkan senyumnya. "cih.. menikahlah agar kau punya anak sendiri ?!!"


darren hanya mendegus kesal, menikah ?? pacar saja tidak punya bagaimana mungkin dia akan menikah !!


" Zakia, jaga mama Nada dulu ya.. papa mau mandi sebentar." lanjut Revandra berkata pada Zakia.


" baik pa."jawab Zakia penuh semangat.


Revandra menuju kamae mandi. sedangkan darren bersama Zakia duduk dikursi samping tempat tidur dimana Nada terlelap.


" papa Darren, mama Nada betah amat tidurnya ?? Zakia kangen pengen main sama mama Nada ??" ucap Zakia sendu.


darren.tersenyum lembut. " sabar ya sayang, kita harus terus berdoa agar mama Nada cepat sadar dan bisa berkumpul.kembali bersama kita." balas darren.


zakia memegang tangan Nada dan menggenggamnya dengan erat.


" mama, Zakia kangen pengen main bareng mama, papa dan adik Naren.. Zakia janji ngk akan nakal lagi... kalau mama mau cepat bangun.. " ucap zakia lirih sambil menatap lekat wajah mama sambungnya.


darren mengusap kepala Zakia dengan lembut, ada rasa sesak dihati darren ketika mendengar ucapan Zakia barusan.


" Nada bangunlah.. semua orang merindukanmu.." ucap darren dalam hati.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2