Cinta Yang Sempurna

Cinta Yang Sempurna
Cinta yang sempurna


__ADS_3

episode 167


.


.


.


.


Dengan senyum bahagia Nurra turun dari mobilnya, didepan rumah kakaknya Nurra sedikit heran dengan penjaga yang terlihat ditambah, ia hanya membuang nafasnya dengan kasar, dan menggelengkan kepalanya pelan karna pasti itu ulah kakaknya yang posesif itu.


" Nad !!!" panggil nurra.


" Nona Nurra masuk dulu, nyonya sedang bersiap." ucap Bi Yumna.


".baiklah, " jawab Nurra sambil masuk kedalam dan hendak duduk diruang keluarga, namun Nada sudah terlihat turun dengan pakaian mewah namun terlihat elegan dan sederhana. meski perut Nada sudah membesar namun tidak mempengaruhi kecantikannya.


Nurra menyambutnya dengan senyum bahagia.


" wah.. Nyonya Revandra semakin cantik saja disaat hamil" puji Nurra.


" kau ini.. kau juga cantik Nur" timpal Nada.


" ya sudah ayo berangkat. ??" ajak Nurra.


Nada mengangguk pelan mereka kemudian berjalan keluar bersama-sama.


gondrong yang melihat nyonyanya keluar segera menghampiri.

__ADS_1


" nyonya akan kemana ??" tanya Gondrong.


" Nada akan pergi denganku, " jawab Nurra


" tenang saja, q sudah minta ijin Tuanmu." timpal Nada.


Gondrong mengangguk " silahkan nyonya, nona."


Nurra masuk kedalam.mobilnya diikuti Nada. sedangkan gondrong dengan sigap juga sudah siap dengan mobilnya diikuti beberapa pengawal.


Nurra mulai melajukan mobilnya keluar dari halaman rumah Revandra.


" jadi inget dulu Nad, kau yang selalu membawaku naik motor jika akan jalan-jalan." ucap Nurra dengan riang.


" iya, waktu berlalu begitu cepat ya Nur.. " jawab Nada.


tak menunggu lama mobil Nurra berhenti disebuah tempat perbelanjaan. ya, hari ini Nurra hendak mengajak sahabatnya itu untuk shopping, mereka berdua turun bersamaan.


keduanya terkejut, ketika melihat gondrong dan beberapa penjaga dirumahnya sudah berdiri dipintu masuk mall itu,


" kalian sudah sampai disini ??" tanya Nada penuh keheranan.


" iya nyonya, kami harus memastikan semua tempat aman untuk nyonya." jawab gondrong.


Nurra membuang nafas kasarnya sambil menggeleng kepala." kak vandra memang benar-benar ya, "


" itulah Nur, q merasa tidak enak.jika begini, q seperti tawanan saja jika keluar harus diikuti banyak pengawal begini." gerutu Nada.


" itu tandanya kak vandra memang kawatir padamu Nad, kejadian yang pernah kau alami mungkin membuat kak Vandra waspada, sudahlah nikmati saja. ayo masuk.." ajak Nurra sambil menggandeng tangan Nada memasuki Mall.

__ADS_1


Dikantor Revandra sedikit kawatir krna dia baru membuka pesan diponselnya setelah menyeselaikan rapat jika Nada pergi bersama Nurra. meski sudah ada gondrong dan beberapa pengawal Revandra tetap merasa kawatir. tapi dia tidak bisa meninggalkan kantor saat itu, karna ada klien yang akan datang lagi.


Setelah lelah berkeliling nada Dan nurra menghentikan aksi jalan-jalannya disebuah cafe didalam mall itu.


gondrong dan beberapa pengawal juga masih setia disekeliling Nada dan Nurra.


" kalian pesanlah makanan atau apa, apa tidak lelah berdiri seperti itu ??" ucap Nada pada gondrong dan beberapa pengawalnya.


jujur saja, Nada sedikit risih menjadi pusat perhatian banyak orang, dia seakan seperti istri orang penting yang dijaga ketat.


" maaf nyonya, kami dilarang untuk hal seperti itu disaat jam kerja." jawab gondrong singkat.


" disini tidak ada suamiku, dia tidak akan tau !! kenapa kalian sangat menurut sekali padanya !!!" ucap nada dengan kesal.


Nurra menerbitkan senyumnya melihat sahabatnya kesal. " Nad, mereka anggota kak Vandra, kau jangan meremehkan kesetiaan dan kepatuhan mereka, kau tau tidak,kak Vandra punya nilai fantastis untuk menganggaji mereka." terang Nurra.


" iya, tapi q merasa mereka seperti kerja rodi Nur, tidak ada istirahat sama sekali.." protes Nada.


" kau ini terlalu membawa perasaan dalam segala hal kakak ipar.." ucap Nurra sambil mencubit pipi Nada." sudahlah, biarkan saja mereka, q juga lebih tenang jika ada mereka disisi kita." lanjut Nurra.


Nada hanya memanyunkan bibirnya dan membuang nafas dengan kasar.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2