
episode 147
.
.
.
Seluruh pasukan EangleBlood sudah berkumpul diaula dengan berdiri tegap. Revandra yang diikuti darren berjalan dengan tenang dan menghadap para anggotanya.
tatapan tajam dengan ekspresi dingin sebagai penghias wajah tampan Revandra.
" kalian tau kenapa saya menyuruh berkumpul tengah malam ??" tanya Revandra
semua terdiam, sedangkan Darren duduk dikursi kebesaran milik Revandra. dia tidak terlalu ingin ikut campur.
" kalian diam ?? baiklah.. " Revandra mengeluarkan pistol miliknya, lalu memainkannya. " saya tidak suka basa basi," Revandra mengarahkan pistolnya pada anggotanya.
anggota EangleBlood ketakutan, mereka sangat tau jika bos mereka sudah seperti itu berarti ada yang berhianat didalam anggota, dan pasti hukumannya adalah mati.
darren ikut menatap para Anggota EangleBlood, semua terlihat sama bagi darren, karna seragam hitam bergaris merah dengan logo RR yang mereka gunakan,
door..
"aakkhh..
doorr..
"akkhh...
door..
doorr..
tembakan beberapa kali dilayangkan Revandra pada para penyusup yang menyamar menjadi anggotannya. anggota EangleBlood melihat mereka sudah tidak bernyawa lagi. Revandra menembaknya juga tepat mengenai kepala mereka.
dengan tenang Revandra memasukkan kembali pistol kesayangannya kedalam jas yang ia kenakan.
" Romi !!" panggil Revandra
__ADS_1
" iy tuan." jawab Romi.
" jalankan sesuai rencana kita." perintah Revandra sambil melangkah meninggalkan aula. Darren pun mengikutinya.
" kenapa tidak ditanya dulu siapa yang menyuruh mereka ??" ucap Darren
" kita tidak akan mendapat apa-apa, membuang waktu saja." balas Revandra sambil melangkah keluar,
" hey !! kau akan kemana ??" teriak Darren.
" q harus segera pulang, Nada bisa marah jika dia terbangun dan q tidak disampingnya." timpal Revandra sambil masuk kedalam mobil.
" cihh.. dengan istripun takut !! dasar mafia aneh !!" darren pun berjalan menuju mobilnya dan ikut melesat meninggalkan markas itu.
.
.
.
.
Kennan terjaga dari tidurnya, ketika ponselnya berbunyi. sekilas ia melirik sang istri yang masih terbaring dengan beberapa peralatan medis ditubuhnya.
"halo." jawab Kennan.
" turunlah ken, q ingin bicara denganmu." ucap suara sisebrang.
" davian ?? berani sekali kau menghubungiku !!" timpal Kennan
" q tidak memiliki masalah denganmu, q hanya ingin bicara saja." balas davian.
Kennan terdiam sesaat, " baiklah." kennan menutup sambungan telfonnya.
" apa yang akan kau bicarakan Davian " gumam Kennan.
ia segera menuju lift untuk turun hendak menemui davian.
davian melambaikan tangannya kala melihat Kennan keluar dari dalam lift, dengan tatapan tajam Kennan menghampiri Davian yang duduk diruang tunggu.
__ADS_1
" ada apa ??" tanya kennan tanpa basa basi.
" duduklah dulu." jawab Davian..akhirnya Kennan duduk disebelah davian.
" kau tau, sebenarnya q tidak ingin menjadi jahat seperti ini, tapi cinta yang membuatku harus melakukannya." ucap Davian. sementara Kennan masih terdiam.
" Nada adalah wanita pertama yang bisa membuatku jatuh cinta dengan tulus. kelembutan, serta ketulusannya itulah yang membuatku mengaguminya." lanjut Davian.
Kennan tersenyum sinis. " yang kau bicarakan adalah istri orang !!! kau sadar tidak !!"
" dia sekarang memang istri orang !! tapi q mencintainya jauh sebelum Nada menikah dengan Revandra !!!" balas Davian.
" sebenarnya apa yang kau inginkan ??! katakan saja. jujur q masih kecewa dengan perbuatanmu kemarin !! kau tau, kau hampir saja menyakiti adik serta istriku !!" timpal Kennan.
" maafkan q ken, q tidak punya pilihan lain." balas Davian.
" sudahlah, q malas berdebat denganmu !!" Kennan hendak berdiri namun tangannya ditahan Davian.
" tunggu dulu !!!"
" apa lagi ??"
" ada hal penting yang harus q katakan padamu " ucaP Davian singkat.
" Q tidak tau harus memulai darimana, tapi orang yang membebaskanku dari tahanan Revandra benar-benar orang gila.. dia merencanakan sesuatu yang besar !!" terang Davian.
Kennan memicingkan matanya " apa maksudmu ??"
" besok lewat tengah malam dia akan menyerang markas besar milik Revandra, bahkan dia sudah menyusupkan orang dimarkas Revandra untuk memasang bom pada setiap sudut markas revandra, bersamaan dengan itu dia juga akan menyerang rumah milik Revandra. Nada sedang dalam bahaya, q mohon percayalah padaku !!!" terang Davian.
" kau mengatakan semua ini ?? apa ini jebakan darimu ??!!" tanya Kennan mengintimidasi.
" q berani bersumpah untuk hal ini.. wanita gila itu sudah meracuniku .. dia benar-benar licik !!!" jawab Davian dengan frustasi.
kennan hanya menatap sahabatnya itu, antara percaya dan tidak, kennan bingung harus memilih yang mana.
.
.
__ADS_1
.
.