Cinta Yang Sempurna

Cinta Yang Sempurna
Cinta Yang sempurna


__ADS_3

episode148


.


.


.


Pagi menyapa dengan cerahnya, aktivitas pagi terjadi seperti biasa dikediaman Revandra. setelah mengantar putri kecilnya kesekolah, Revandra bersama Nada menuju rumah sakit dimana Alika dirawat.Gurat kesedihan nampak jelas mewarnai wajah cantik Nada, jika ia teringat tentang penyakit yang diderita kakak sulungnya.


Revandra yang tau kesedihan sang istri sesekali menoleh kearah Nada.


" jangan bersedih terus.. semua kan sudah kehendak Tuhan." hibur Revandra.


Nada membuang nafasnya. " iya, q hanya merasa ini terlalu cepat " balas Nada.


Revandra mengusap kepala istri tercintanya.


Tak lama mereka telah tiba dirumah sakit.


Nada turun secara perlahan,


" maafkan q tidak bisa menemanimu, ada rapat penting pagi ini.." ucap Revandra sambil mencium kening Nada.


" tidak apa, " jawab nada.


" jangan pulang jika tidak diantar darren ya ?? q akan menyuruh gondrong datang nanti." timpal revandra.lagi.


Nada.menatap Suaminya intens, " sebenarnya ada masalah apa ?? bukannya davian sudah kau tangkap ?? apa ada lagi musuhmu ??"


hati Revandra merasa tertampar dengan pertanyaan Nada, ia lalu meraih tubuh mungil Nada dalam pelukannya.


" maafkan q yang seorang mafia... q berjanji setelah ini q tidak akan menjadi mafia lagi.." ucap Revandra pelan.


" jangan menyalahkan dirimu, q tidak keberatan jika kau seorang mafia.. tapi jika ada masalah atau apapun berbagilah denganku.." balas Nada.


Revandra hanya mengangguk, hingga seseorang menarik Nada.

__ADS_1


" hey !! ini ditempat umum.. masih saja pamer kemesraan !!"gerutu darren. Revandra hanya membuang nafas kasarnya.


" kalau tidak suka jangan dilihat !!! " timpal Revandra.


Darren mencebikkan bibirnya.


" baikalh sayang, q berangkat dulu ya.." pamit Revandra.


" iya hati-hati dijalan.."balas Nada.


Revandra masuk kedalam mobil dan melesat meninggalkan rumah sakit.


Nada hanya bisa menatap kepergian suaminya.


" ayo masuk..!??" ajak Darren. Nada mengangguk lalu mengikuti langkah kakaknya.


tak menunggu lama mereka berdua sudah sampai dikamar Alika, terlihat Kennan yang selalu telaten menyuapi Alika.


" pagi kak.."sapa Nada.


" Nada.. kau.sendirian.??" tanya Alika.


"maksudku Revandra kemana ??"tanya alika Lagi.


" Revandra kekantor kak, tadi dia mengantarku kok..bagaimana keadaanmu kak ?? kenapa q merasa tidak ada perubahan ??" ucap Nada.


Alika hanya menerbitkan senyumnya. " ken yang memaksaku dirawat, padahal q sudah tau jika tidak akan sembuh."


" sebenarnya kakak sakit apa ?? kenapa kakak tidak mengatakannya padaku !!?? apa q bukan adikmu lagi ??!" tanya Nada.


Kennan menatap sendu Nada, lalu beralih menatap istrinya, ia memilih diam karna Alika selalu melarangny mengatakan kebenaran itu.


" entahlah, kakak juga tidak tau.oh ya, bagaimana dengan kandunganmu ??" Alika berusaha mengalihkan pembicaraan.


" semua baik kak.. hanya saja q selalu mual jika minum susu. tapi Revandra selalu memaksaku untuk meminumnya." jawab Nada. ia juga tidak akan memaksa sang kakak mengatakan yang sebenarnya.


" syukurlah, kalau begitu." balas Alika.

__ADS_1


Nada tersenyum dan mengangguk pelan.


Kennan menghampiri darren yang duduk disofa. jujur saja kata-kata davian semalam membuatnya tak tenang.


" ikut q keluar, ada hal penting yang akan kubicarakan denganmu " bisik Kennan.


Darren hanya menautkan alisnya. lalu mengangguk pelan. ia langsung berdiri dari duduknya.


" kak, Nad, q mau turun sarapan dulu bersama kak Ken." pamit Darren.


" iya, ajak kakakmu untuk mandi juga, dia selalu menjagaku tanpa.peduli dirinya sendiri." balas Alika sambil.menatap Ken sendu.


Darren.hanya mengangguk, sedangkan Ken hanya membalas dengan senyuman lalu mengikuti darren keluar dari kamar itu.


Dikantin rumah sakit, darren sudah memesan beberapa makanan mereka berdua menikmati bersama.


"apa yang akan kau bicarakan kak ??" tanya darren dalam sesi makannya.


Kennan menghentikan sesi makannya lalu segera meneguk air putih didepannya.


" semalam Davian menemuiku " jawab Kennan singkat.


uhuukk !!


uhuukk !!


darren tersedak minuman, kala mendengar nama orang berbahaya itu.


" davian ?? bajingan itu ??!! untuk apa dia menemuimu kak ??" tanya Darren antusias.


" q juga belum yakin yang dia katakan benar atau tidak, tapi jika kulihat dari matanya dia sangat serius dengan ucapannya, " jawab Kennan.


Akhirnya Kennan menceritakan apa yang dikatakan Davian padanya semalam.darren mengepalkan tangan ketika mendengarnya.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2