Cinta Yang Sempurna

Cinta Yang Sempurna
Cinta Yang sempurna


__ADS_3

episode 134


.


.


.


" dasar tidak berguna !!!" teriak pria bertopeng itu, kala melihat rio sudah tergeletak tak bernyawa.


Revandra mulai waspada. ia melepaskan pelukannya terhadap Nada, ia menyembunyikan Nada dibelakangnya. sorot matanya yang tajam memandang pria bertopeng yang berusaha bangkit dengan lukanya.


" ha...ha...ha... kalian fikir sudah menang ???" tawa pria bertopeng itu.


Revandra hanya diam dengan tetap waspada.


" Jika q tidak bisa memiliki Nada kau juga tidak akan memilikinya !!! payah !!" lanjut pria bertopeng itu.


" ayo lawan q !! jangan jadi pengecut yang bisanya hanya main belakang seperti ini !!!" tantang Revandra.


"ha..ha...ha... seorang pemimpin mafia menantang lawan yang sudah terluka ??!! kau benar-benar payah !!! ha..ha..ha..!!!" balas pria bertopeng itu.


Revandra mengeratkan tangannya. Nada yang tau jika suaminya dipenuhi emosi berusaha menenangkan dengan memeluknya dari belakang.


darren yang sudah dikuasai emosi berlari menghajar pria bertopeng itu.


" bajingan busuk !!! beraninya bermain-main denganku !!!" gumam darren.


buukk..


bukk..


daag..


daagg..

__ADS_1


"aakkhhh !!"


pria bertopeng itu terjatuh dengan darah segar mengalir di mulut dan hidungnya. ia terlihat lemah karna luka bekas belati Revandra juga.


Darren mendekati pria bertopeng itu, dan membuka paksa topeng yang selama ini menjadi penutup wajah pria itu.


mata darren membulat sempurna begitupun dengan Nada, ia menutup mulutnya.


" pak Davian ??!!" ucap Darren.


Davian menyunggingkan senyum liciknya.


" ada apa ?? kau terkejut darren Sky ??"


" sudah kuduga !!" timpal Revandra.


" kenapa bapak lakukan ini ??!!" tanya Nada dengan sisa keterkejutannya.


" bukannya tadi kau sudah bertanya ?? q menyukaimu Nada ?? tapi kau tidak meresponnya !!!" teriak Davian sambil berusaha berdiri.


Revandra siap dengan memegang pistol ditangannya.


" kau tau, q menjadi dosen hanya agar bisa dekat denganmu !! perintah dari ibuku, jika q harus menjagamu sampai kau menemukan kedua saudaramu adalah niat awalku !! tapi kenapa kau malah memilih menikahi penipu itu !!! bahkan tanpa cinta kau rela tinggal bersamanya !!!" ucap Davian sambil.menatap penug dendam dengan Revandra.


" ibumu ?? apa kau !!??" pertanyaan Alika terhenti dengan mata membulat tak percaya.


" iya, q putra dari suster Ana sahabat ibu kalian !! sejak lama q sudah memantau kehidupan Nada, bahkan q berusaha untuk selalu dekat dengannya !! menjaganya, hingga cinta mulai tumbuh dihatiku, .. tapi kenapa malah bajingan busuk itu yang menjadi suaminya !!!" teriak Davian.


baik Alika, Nada dan darren sama-sama terkejut.


" hah !!! itu semua tidaklah penting saat ini !!! Revandra !! majulah jika kau ingin bertarung denganku !! kita buktikan siapa yang layak mendapatkan Nada !!" lanjut Davian.


" hentikan semua ini Davian !! q benar-benar tidak menyangka kau melakukan ini !! kita berteman sejak lama, kenapa kau tidak pernah mengatakan hal ini !!!" timpal Kennan.


" q tidak ada urusan denganmu Ken !! urusanku dengan dia " tunjuk Davian pada Revandra.

__ADS_1


Revandra menyembunyikan Nada dibelakangnya lagi.


" dengar satu hal Revandra !! Nada sudah kuberi racun yang perlahan bisa membunuh syaraf-syaraf dalam tubuhnya, termasuk juga anak kalian !! ha...ha...ha.. jika kau terlambat, racun itu akan segera menjalar keseluruh tubuhnya.." ucap Davian.


Revandra mengeratkan giginya.


Nada begitu terkejut, begitupun Alika ken dan darren.


" jangan panik Nada, q pasti akan membunuhnya " bisik Revandra pada Nada.


" pecundang !! q akan menghabisimu malam ini juga !!" ucap Revandra yang langsung menyerang Davian tanpa ampun. sayatan Belatinya mengenai tubuh Davian yang sudah lemah namun berusaha terus melawan.


Nada terduduk lemas, Darren dengan sigap menangkap sang adik diikuti Alika.


" ada apa ?? apa terasa sakit ?? atau kram ??" tanya Darren penuh kawatir.


Nada hanya menggeleng pelan, tubuhnya terasa lemah begitu saja. mungkin benar ucapan Davian ia telah memberinya racun. Nada hanya dapat meneteskan air matanya.


Davian terjatuh dengan sejuta luka ditubuhnya, Revandra tidak memberi ampun sedikitpun.


" katakan dimana penawarnya ??" tanya Revandra dengan menodongkan pistol.


" cuih !! q tidak akan mengatakannya, bunuh saja q, Nada juga akan ikut mati bersamaku nantinya !!" jawab Davian dengan menahan sakit ditubuhnya.


" jangan harap kau bisa membawa istriku !! berikan saja obat penawarnya, supaya kau bisa mati dengan cepat !!!" teriak Revandra.


" tidak akan !!!" teriak Davian tak kalah keras.


" baiklah jika itu maumu !! " Revandra menurunkan senjatanya. " gondrong !! bawa dia kemarkas !! lakukan seperti biasa !!" perintah Revandra pada anakbuahnya.


" baik tuan " ucap gondrong yang langsung menyeret davian turun dari gedung itu.


" bajingan !! brengsek !! bunuh q sekarang !!!" teriak davian .


Revandra menghampiri sang istri lalu menggendongnya. jujur saja ia kawatir dengan keadaan sang istri apa lagi pada calon anak mereka, namun ia berusaha tenang agar Nada tidak ketakutan, tanpa kata apapun ia membawa Nada turun, diikuti darren, alika dan Kennan.

__ADS_1


.


.


__ADS_2