
episode 192
.
.
.
Revandra dan Nada tengah berada didalam mobil, keduanya fokus pada tujuan dimana orang yang mereka berdua cari berada, sampai baby Naren serta Zakia dititipkan pada Mike dan Nurra.
mobil Revandra memasuki halaman luas dimana rumah itu dulu ditempati Kennan dan alika.
bibi Eni menyambut kedatangan Nada dan Revandra.
" nona Nada, tuan Revandra apa kabar. !??" sapa bi eni.
" baik bi. .. apa kak darren ada ??" tanya Nada singkat.
" ada nona, silahkan masuk.." ajak bi Eni. Nada dan Revandra segera memasuki rumah itu. bibi Eni membawa Nada ketaman belakang dimana darren dan mayra tengah menikmati secangkir kopi bersama.
" jadi kalian disini !!!" tegur Revandra sambil melipat kedua tangannya.
mayra terkejut bukan main, begitupun dengan Darren.
" kak !! kau mematikan ponselmu agar tidak kami ganggu !???" protes Nada sambil terus melangkah menghampiri darren dan mayra.
" ka..kalian sedang apa disini ??" tanya Mayra bingung.
" mencarimu bodoh !!! kau bilang akan pulang, q menyuruh Yohan mengantarmu tapi kau menghilang !! ternyata kau bersembunyi bersama bajingan ini !!!" ucap Revandra dengan kesal.
" hey !! jangan bicara sembarangan adik ipar, q hanya menolongnya !!" timpal Darren.
" benarkah ?? lalu kenapa ponselmu tidak bisa dihubungi ??" balas Nada.
__ADS_1
" ponsel ?? astaga.. iya q lupa dimana ponselku Nad !!" ucap Darren yang baru tersadar jika ia tidak mengurusi ponselnya.
" katakan saja kalian memang sengaja kan ??!! masih mencari alasan " timpal Revandra
" kalau memang kalian menjalin hubungan kenapa harus sembunyi-sembunyi ?? kami mendukung kok !!" ucap Nada mengimbangi suaminya.
Mayra melongo dengan ucapan sepasang suami istri itu.
" kalian ada apa sih !! kami tidak ada hubungan apapun !!" Mayra berusaha membela diri.
" mayra benar, Nad q dan dia tidak ada hubungan apapun.." timpal darren lagi.
" sudahlah sayang, ayo kita pulang. kau sudah selesai memarahi kakakmu kan ??" ajak Revandra.
Nada pun mengangguk, dan mengikuti suaminya berbalik keluar dari rumah itu.
"kenapa mereka bisa sekompak itu ??" tanya mayra pada darren dengan sisa terkejutannya.
" q juga tidak tau, yang pasti adikku pasti sudah diracuni oleh oleh kakak angkatmu itu !!"jawab Darren dengan kesal.
" kau tau kan adikku itu lemah lembut dan sangat pengertian, sangat aneh jika adikku berubah seperti tadi.." timpal darren.
mayra membuang tatapannya " mereka saling mencintai, wajar saja mereka bisa sehati !! dasar tidak peka !!" balas mayra sambil.melangkah pergi.
" hey !! kau mau kemana ??!!" teriak darren sambil.menyusul langkah mayra.
" pulang !!!" jawab mayra sambil terus berjalan.tanpa peduli jika arah yang dia tuju adalah ruangan keluarga mereka
dibalik lemari hias Revandra dan Nada menguping perdebatan kedua saudara mereka.
senyum Nada redup begitu saja.
" ternyata benar mereka tidak pacaran " ucap Nada lirih sambil.melangkah menuju pintu keluar.
__ADS_1
" sayang jangan bersedih.. " balas Revandra sambil merangkul Nada.
" q kasihan dengan kak darren, q tau dia belum bisa move on dari Nurra, makanya q sangat berharap mereka bisa lebih dekat.." terang Nada sambil.masuk kedalam mobil.
Revandra lebih dulu.membawa mobil.keluar dari halaman Darren.
" sayang, q juga kasihan. tapi mayra itu janda dan sudah memiliki anak, apa darren akan mau menerimanya..??" ucap Revandra.
" tapi kau bilang Zakia putri kita, Mayra juga berkata seperti itu.. apa masalahnya ??" balas Nada penuh frustasi.
" kakakmu itu masih lajang dan belum pernah menikah, pasti yang dia cari adalah seorang gadis, bukan janda." timpal Revandra.
Nada terdiam sesaat, "dulu sewaktu mayra jadi istrimu, kau sudah menyentuhnya apa belum ??" tanya Nada penuh harap.
" sayang, berapa kali q katakan, kami menikah karna paksaan orangtua. bagimana bisa q menyentuhnya disaat dia memiliki suami yang sangat dia cintai !! kau kan juga sudah bertanya pada mayra juga dengan bi Yumna kan ??!!" jawab Revandra penuh frustasi lagi.
" iya, q percaya." balas Nada lirih.
" yang menikah denganku dulu melly bukan Mayra, dan yang sekarang menjadi adik angkatku itu adalah mayra. mungkin nama dan wajahnya sudah berganti, tapi statusnya tetap seorang janda. " terang Revandra.
" mayra dan kak Darren adalah korban, mereka senasib tapi tidak sama kejadiannya, q sangat berharap hati mereka bisa bersatu." timpal Nada.
" sudahlah, jangan terlalu difikirkan, bagaimana jika kita makan diluar berdua ??.. " balas Revandra sambil.mengusap kepala Nada dengan penuh kasih sayang.
" pulang saja, q ingin makan dengan kedua anakku." jawab Nada singkat.
Revandra membuang nafas dengan kasar.
" baiklah.." ucap Revandra singkat.
.
.
__ADS_1
.