Cinta Yang Sempurna

Cinta Yang Sempurna
Cinta Yang sempurna


__ADS_3

episode 176


.


.


.


Tepukan dipundak membuyarkan lamunan seorang Revandra.


" apa q bisa memeriksanya ??" tanya Mike.


Revandra menyunggingkan senyumnya. " silahkan, bicaralah pada Nada, jangan lama-lama marahnya, q akan bersujut dikakinya jika dia mau bicara lagi padaku." jawab Revandra. hal itu membuat hati Mike ikut teriris,


Mike mulai memeriksa Nada, secara keseluruhan. Sekilas Revandra melihat raut wajah sahabatnya yang juga murung,


" kau sedang cemburu ??" tanya Revandra.


pertanyaan itu membuat Mike menyunggingkan senyum. " entahlah." jawab Mike Lirih.


" darren memang perhatian pada semua orang, tapi dengan Nurra dia hanya sebatas itu, ia tidak akan mengulang kesalahannya yang dulu, q yakin itu.." terang Revandra. yang seolah tau masalah yang sedang menimpa sahabatnya .


" q tau, tapi apa salah jika hatiku sakit ketika melihat wanita yang kucintai bersandar bahkan mencurahkan isi hatinya pada mantan kekasihnya ??" ucap Mike yang akhirnya mau bercerita.


" tidak, kau tidak pernah salah. hal itu sangat wajar, q sangat bahagia mendengar ucapanmu, itu berarti cintamu tulus kepada adikku,

__ADS_1


untuk kedekatan Darren dan Nurra semua itu mereka lakukan karna keduanya ingin membantuku mengasuh baby NAREN, maafkan q yang tidak bisa sekuat dirimu Mike, q rapuh tanpa semangat dari istriku..." balas Revandra penuh frustasi.


" jangan seperti itu Vandra, maafkan q juga yang egois, q tidak akan mempermasalahkan kedekatan Darren dan Nurra, q sangat percaya pada cinta Nurra untukku," timpal Mike.


Revandra menerbitkan senyumnya." terima kasih atas pengertianmu, q yang menjamin kedekatan Darren dan Nurra hanya sebatas merawat Baby Naren saja."


" dokter Mike, kenapa kau tidak langsung bicara padaku ??!!!" sebuah suara yang tidak asing dari pintu terdnegar.


baik Mike maupun Revandra, menoleh kearah pintu, terlihat Darren memasukkan kedua tangannya kedalam saku celana dan berjalan mendekati Mike serta Revandra.


Mike merasa malu, ia selalu mengontrol egi dan rasa cemburunya setiap waktu ketika didekat darren, namun hari itu Ia tertangkap basah sedang mencurahkan kekesalannya pada Revandra.


"dokter Mike, q tau bagaimana perasaanmu. maafkan q yang terlalu berlebihan pada Nurra. semenjak q sadar dari semua kesalahanku terdahulu, q sudah menghilangkan cinta untuk Nurra bersamaan dimana q menyakitinya, kini semua terganti menjadi kasih sayang layaknya seorang kakak dengan adiknya, q harap kau bisa mengerti.." terang Darren.


" darren, maafkan q juga.. mungkin karna rasa takut kehilangan membuatku terlalu berlebihan menanggapi kedekatan kalian." balas Mike yang merasa tidak enak.


mike menjawab dengan senyumannya.mereka akhrinya tertawa bersama.


dibalik pintu nurra memegang dadanya yang terasa sakit. "kenapa mendengar darren mengatakan hal seperti itu membuat dadaku sesak ?? Nurra...sadarlah ada hati yang harus kau jaga..!!?? lihatlah hampir saja terjadi kesalahpahaman.." batin Nurra sambil memukul kepalanya dan mengurungkan niatnya untuk masuk menjenguk Nada.


.


.


Dikantor Yohan terlihat uring-uringan. Revandra menyerahkan tanggung jawab kantor kepadanya dan Romi, hal itu membuatnya harus setiap hari dikantor.

__ADS_1


" astaga !!! kepalaku seperti mau pecah...!!" umpat Yohan.


" haisss.. q keruangan Romi saja.." ucap Yohan sendiri, ia lalu keluar dari ruangannya menuju ruangan Romi.


sepanjang ruangan Yohan yang memang sangat ramah selalu menggoda para karyawan wanita. hal itu menggundang gelak tawa para karyawan.


kebiasaan Yohan yang tidak pernah mengetuk pintu tidak pernah hilang. dia langsung masuk saja. dan ternyata ada pemandangan yang membuat Yohan menggelengkan kepalanya. dimana Romi tengah memeluk sonia.


"wah..wah.. kalian fikir q ini patung ya ??!!" tegur yohan tanpa berdosa, ia langsung duduk disofa panjang.


" kau kurang kerjaan atau bagaimana ?? masuk tidak mengetuk pintu dulu..!!" timpal Romi


Sonia hendak melepas pelukan Romi namun sengaja ditahan oleh Romi.


" kau yang keterlaluan ?!! bisa-bisanya pacaran dikantor !! kau tidak kasihan padaku ??!!" gerutu Yohan.


" itu sudah nasibmu !!" balas Romi.


Yohan mendegus kesal. Sonia berusaha melepaskan pelukan Romi. ia merasa tidak enak pada yohan.


" kau masih dihukum !! jangan coba-coba melepaskan diri !!" ucap Romi yang tau maksud Sonia.


" tapi ada Yohan... pliss maafkan q, q salah tadi.. " sonia memasang wajah imutnya hal itu malah membuat Romi menyambar bibir ranum Sonia. berontak sonia melepas ciuman Romi. sedangkan Yohan jangan ditanya lagi, ia bertambah kesal dengan apa yang dilihatnya.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2