Cinta Yang Sempurna

Cinta Yang Sempurna
Cinta Yang sempurna


__ADS_3

episode 179


.


.


.


.


Darren tiba dikantornya, semua karyawan menunduk hormat ketika Darren memasuki kantor.


ia memasuki lift khusus untuk menuju keruangannya. tak menunggu lama lift sudah berhenti dan terbuka segera Darren melangkah keluar dan berjalan kembali keruangannya. namun langkahnya terhenti ketika ponsel miliknya berbunyi, alisnya bertaut kala melihat siapa yang menghubunginya.


" ada apa ??" tanya Darren menjawab panggilan.


" pulanglah.." jawab Revandra disebrang. ya, yang menghubungi darren adalah Revandra.


" pulang ?? bukannya kau selalu menyuruhku pergi kekantor jika pagi ??!! ada apa ??" tanya Darren penuh selidik.


" Nada sudah sadar. dia sedang diperiksa Mike sekarang."jawab Revandra penuh ceria.


" apa ??!! Adikku sudah sadar ??!! emm.. ok, baiklah q pulang sekarang !!!"tanpa menunggu jawaban lagi Darren.memutuskan panggilannya dan berbalik menuju lift,


" tuan tunggu ?!!!" suara sekretaris Darren.menghentikan langkah darren


" ada apa ??" tanya darren singkat.


" tuan akan kemana ?? kita akan mitting satu jam lagi," jawab Sekretaris Darren.


" saya mau pulang, kau saja yang handle semuanya ya.. q akan memberikan bonus lebih untukmu nanti .." ucap darren sambil hendak menutup pintu lift.

__ADS_1


" tapi tuan, klien tidak mau perwakilan, mereka ingin anda sendiri yang datang.." balas Sekretaris itu sambil.menahan pintu lift.


" astaga Nia... batalkan saja apa susahnya ?!! q tidak ingin bekerja sama dengan orang ribet seperti itu !! sudah, q pulang dulu nanti siang q akan datang kembali. " timpal Darren penuh frustasi.


Nia terdiam dan menunduk, jujur saja Nia sedikit takut dan masing canggung bersama darren, Darren tipikal orang yang serius ketika bekerja, tidak ada candaan dan selalu menganggap apapun dengan serius, wajahnya yang terlihat garang membuat para karyawan merasa canggung, berbeda dengan Kennan dahulu yang selalu ramah pada setiap karyawan dan penuh candaan.


.


.


.


Mike sudah selesai memeriksa Nada.


Sedangkan Nurra terus memegang tangan Nada dengan senyum bahagianya.


" bagaimana kondisi Nada ??" tanya Revandra penuh antusias.


" Nad, q sangat bahagia sekali akhirnya kau sadar juga.." timpal Nurra sambil menatap Nada dengan mata berkaca.


" maafkan q, q terlalu lemah." balas Nada dengan senyum manisnya.


" kau kuat Nada, tidak ada wanita sekuat dirimu.. q bangga sekali menjadi sahabat serta adik iparmu.." Ucap Nurra sambil memeluk nada.


" terima kasih sudah mau menjaga kedua anakku selama q tidur Nur.. " balas Nada dalam pelukan.


" kau bicara apa, mereka kan keponakanku juga.." timpal Nurra sambil melepas pelukannya.


" kau tidak merindukanku adikku !!!" sebuah suara dari pintu membuat semua yang didalam kamar menoleh.


Nada menerbitkan senyumnya kala melihat kakaknya masuk kekamarnya.

__ADS_1


sedangkan Nurra segera bangkit dari duduknya.


" kakak " ucap Nada lirih.


" q juga menjaga anak-anak dan suamimu !! kenapa.hanya Nurra yang kau peluk !!" protes Darren dengan air mata yang mengalir.begitu saja.


Nada membalas dengan senyuman dan langsung membuka tangannya. segera darren memeluk adik satu-satunya yang amat ia sayangi.


Revandra hendak menghadang, namun ditahan Nurra. Nurra menggelengkan kepalanya sambil menatap Revandra. akhirnya Revandra menurut dan membuang nafas dengan kasar.


" kau jahat sekali Nada.. kenapa lama sekali bangunnya... setiap hari q harus dimarahi kak ken, dan juga suamimu kau tau.. ??" ucap Darren dengan air mata yang tiada henti menetes.


" maafkan q... q terlalu lemah.. kakak terima kasih banyak.. kau sudah sabar mengurus anak-anakku serta suamiku.." balas Nada yang ikut menangis haru.


" jangan minta maaf, q akan marah jika kau katakan itu lagi.." timpal Darren sambil mengusap air mata Nada.


" q adalah adik yang paling beruntung didunia.." ucap Nada sambil menatap lekat darren.


Darren mengusap kepala Nada dengan lembut. "jangan cengeng.. ingatlah kau sudah memiliki dua anak.. "


Nada menerbitkan senyumnya dan menghapus sisa-sisa air matanya.


" ini air mata bahagia kak.. q masih diberi kesempatan oleh Tuhan untuk menjalani peranku sebagai ibu dan istri.. "


Revandra menghampiri sang istrinya. "setelah ini hanya akan ada kebahagiaan dikehidupan kita.. q berjanji..." ucap Revandra sambil memeluk Nada kembali.


semua merasakan kebahagiaan setelah sekian lama hanya guratan kesedihan menyelimuti mereka.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2