Cinta Yang Sempurna

Cinta Yang Sempurna
Cinta Yang Sempurna


__ADS_3

episode 165


.


.


.


.


Perdebatan terjadi diatas tempat tidur. setelah olahraga malam yang Revandra dan Nada lakukan, Revandra harus membujuk Nada agar mau ditinggal sebentar.


" ayolah sayang.. hanya sebentar, " bujuk Nada.


" kalau kak Darren mau bicara kenapa tidak datang kesini saja !! lagian ini sudah malam !! " protes Nada dengan wajah cemberutnya.


" kakakmu itu ingin merampokku, dia meminta senjata lagi padaku !!" gerutu Revandra.


Nada memembalikkan tubuhnya dan menatap Revandra. " apa kakakku keterlaluan ??" tanya Nada dengan wajah kawatir..


yesss...


batin Revandra, modusnya diterima oleh sang istri.


Revandra memiringkan tubuhnya dan menatap lekat wajah nada. " tidak, q tidak masalah sayang.." jawab Revandra sambil mengusap wajah Nada.


" q akan menegur kak darren jika dia terlalu keterlaluan " balas Nada.


" jangan, biarkan saja. toh hanya satu senjata," ucap Revandra penuh kelembutan.


Nada terdiam sesaat,


" emm.. jadi bolehkan q keluar sebentar ?? hanya memberikan senjata pada Darren " bujuk Revandra dengan memeluk Nada mesra.

__ADS_1


akhirnya Nada mengangguk pelan. " tapi jangan lama ya, q tidak bisa tidur jika tidak kau peluk." ucap Nada sambil menenggelamkan kepalanya didada bidang Revandra.


" baiklah, q berjanji." Balas Revandra, " sekarang q bantu memakai pakaianmu, jangan sampai kau masuk angin nanti karna tidak memakai apapun." sambung Revandra.


Nada mencubit perut Revandra yang menimbulkan gelak tawa Revandra.


.


.


Sementara darren uring-uringan dimarkas EngleBlood, dia sudah berjam-jam menunggu kedatangan Revandra namun yang ditunggu tidak kunjung datang.


" hey !! kau Romi !! bisakah kau jemput Tuanmu itu !!?? q harus menunggu berapa lama lagi ?!!" ucap darren dengan kesal.


" maaf tuan, Tuan Revandra tadi tidak mau dijemput, jika malam beliau tidak ingin diganggu. bahkan saya bisa dihukum jika menghubunginya." jawab Romi.


" apa ?? ada peraturan konyol seperti itu ??!! astaga !!" timpal Darren geram.


hingga sebuah mobil berhenti didepan markas. semua tertunduk hormat kala Revandra turun dan berjalan memasuki markas.


" kau ingat juga jika kita ada janji !!!" ucap darren sengan ekspresi ejekannya.


Revandra tidak merespon, dia langsung duduk didepan Darren.


" apa yang ingin kau katakan ?? q tidak memiliki waktu lama " tanya Revandra singkat.


" hah !! kau yang datang terlambat, masih juga tidak sadar !!" gerutu darren. ia kemudian ikut terduduk didepan Revandra.


" Sepertinya kau masih ada musuh lagi."sambung Darren.


" apa maksudmu ??" tanya Revandra sambil menautkan alisnya.


" tadi siang, putriku Zakia akan diculik, ketika dijemput Nurra dan Mike, untung q datang disaat yang tepat." jawab Darren dengan bangga.

__ADS_1


"sejak kapan Zakia jadi putrimu ??!!" tanya Revandra singkat.


" sejak Zakia jadi putri angkat ku !! lagian dia kan bukan anak.kandungmu kan ??!!" jawab Darren


" jangan dibahas, apa kau tau siapa mereka ??" tanya Revandra dengan serius.


" tidak, q terpaksa menembak mereka semua karna mereka hampir membunuh Mike. " jawab Darren.


Revandra terdiam sesaat,


" kita harus berhati-hati lagi, bisa saja Nada juga menjadi incaran mereka." lanjut Darren.


" Romi perketat penjagaan dirumah orangtuaku, Zakia ada disana sekarang !! perketat juga penjagaan dirumahku." peritah Revandra


" baik tuan." balas Romi singkat.


Revandra berdiri hendak meninggalkan darren.


" ehh !! tunggu !!! mana senjata untukku ??!!" teriak Darren sambil.mengejar langkah Revandra.


" ambil dan pilih saja digudang senjata, Yohan akan mengantarmu. " jawab Revandra.


" kau akan kemana ??" tanya darren


" pulang, Nada tidak mau q lama-lama diluar." jawab Revandra.


"cih.. seperti pengantin baru saja !! menjijikkan !!" gerutu Darren. Revandra hanya membalas dengan senyuman dan masuk kedalam mobil melesat meninggalkan marka EangleBlood menuju rumahnya..


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2