Cinta Yang Sempurna

Cinta Yang Sempurna
Cinta Yang sempurna


__ADS_3

episode 188


.


.


.


Darren membukakan pintu apartemen miliknya. mayra meneliti setiap ruang apartemen yang terbilang mewah itu.


" ayo masuk, q tidak akan macam-macam." ajak Darren.


mayra mendegus kesal, ia melangkah masuk kedalam.


" ini kunci apartemennya, istirahatlah, asistenku akan mengirim baju ganti untukmu. q akan kerumah kakak angkatmu dulu." ucap darren sambil menyerahkan kunci kepada Mayra.


" kerumah kak Vandra ?? untuk apa ??" tanya mayra


" entahlah, dia baru menelfonku tadi. q pergi dulu." pamit Darren.


" emm.. baiklah. terima kasih." timpal Mayra


Darren menerbitkan senyum" sama-sama." balas darren sambil menutup pintu.


.


.


Dirumah Revandra seperti kebakaran jenggot, bagaimana tidak Zakia merengek minta tidur bersama Nada dan baby Naren, alhasil Revandra harus tidur sendiri dengan bertemankan guling. segala umpatan untuk putra putrinya keluar dari mulut ketua mafia itu, sungguh menggelikan, bagaimana bisa seorang papa mengumpat terhadap anak-anaknya yang ingin tidur bersama mamanya.


" haiisss... Kemana bajingan itu.. kenapa tidak datang-datang sih !!!" gerutu Revandra yang mondar mandir diruang tamu. hingga telinganya menangkap sebuah suara mobil berhenti didepan rumahnya.


buru-buru Revandra membukakan pintu dan menyambut kakak iparnya dengan senyum misteriusnya.


darren yang melihat tingkah aneh Revandra mengerutkan dahinya.

__ADS_1


" kenapa kau menyuruhku kemari ??!! kau tidak tau ini sudah malam. !!" protes darren.


" ayolah kakak ipar, jangan marah begitu.. masuklah dulu..ayo.." ajak Revandra dengan santai.


fix, benar dugaan darren Revandra memang memanggilnya karna ada maunya.


" duduklah dulu, kau ingin minum apa ? atau makan ?? atau apa ??" tawar Revandra penuh antusias.


darren mendegus kesal " sudahlah, katakan saja apa maksudmu menyuruhku datang malam-malam begini ??!! kau sama sekali tidak pantas berperilaku seperti itu !! sangat menjijikan..!!" ucap Darren dengan kesal.


"he...he..he.. baiklah, q akan katakan.." balas Revandra. "malam ini tidurlah disini, temani kedua anakku ya ?? kau tau, Zakia memintaku tidur sendiri sedangkan mereka bertiga tidur bersama, lalu bagaimana denganku ??!! q kedinginan sendiri !! kasihanlah padaku .. ya ??" terang Revandra.


" ha...ha...ha...ha..." darren tertawa lepas. hingga Revandra cepat-cepat membungkam mulut darren.


" jangan teriak kenapa ?? jika Nada dengar q bisa dimarahi !!" ucap Revandra.


Darren melepaskan tangan Revandra. " astaga ini benar-benar berita viral," ejek Darren.


" berhentilah mengejekku !! kau mau membantuku atau tidak ??!!" gerutu Revandra


Revandra pun berbinar, " ya sudah, kau masuk kekamar Zakia sekarang, suruh Nada kembali kekamar kami.. q akan menunggu disana.."


" ya, ya.. " darren berdiri dari duduknya. "tapi q tidak janji ya jika Nada akan mau"


" harus, kau kan kakaknya !!" timpal Revandra sambil berjalan beriringan bersama darren menaiki anak tangga.


sesampainya diatas, Revandra segera masuk kedalam kamarnya sedangkan darren hanya menggeleng pelan melihat tingkah Revandra.


"ketua mafia bisa konyol juga ternyata, apa cinta memang bisa merubah sikap seseorang ??" gumam Darren sambil perlahan membuka pintu kamar zakia.


senyum menghiasi wajah darren ketika melihat Nada yang tertidur sambil memeluk kedua anaknya. " dasar Revandra gila !! bisa-bisanya dia menyuruhku sepertu ini !! astaga, kenapa q harus menurutinya !!" gerutu Darren penuh frustasi.


perlahan Darren membangunkan Nada. sayup-sayup Nada membuka matanya,


" kak darren ?? ada apa kesini malam-malam ??" tanya Nada setelah menyadari jika kakaknyya yang membangunkannya.

__ADS_1


"oh..emm.. tiba-tiba saja q merindukan Zakia, makanya q kemari, q ingin tidur dengannya.." jawab darren lirih.


Nada menerbitkan senyumnya. ia duduk ditepi ranjang, sesekali ia melihat kedua anaknya yang sudah terlelap dalam tidurnya.


" jika kakak kesepian tinggal sendiri kakak bisa kembali tinggal disini kok, " balas Nada.


"astaga Nada, kalau bukan karna suami gilamu mana mungkin q seperti ini !! awas saja Rwvandra, q akan merampoknya setelah ini !!" batin Darren dengan geram.


" hanya malam ini saja. bolehkan ??" tanya Darren.


Nada mengangguk, " sangat boleh pastinya. Zakia pasti senang ketika dia terbangun papa angkatnya yang menemaninya." jawab Nada dengan senang.


" ya sudah, kembalilah kekamarmu. biarkan q yang menjaga kedua anakmu ini.. kau istirahatlah." ucap darren.


" kakak tidak apa-apa menjaga baby Naren juga ??" tanya Nada


" tidak, kau tau ketika kau tertidur q yang menjaga baby Naren " jawab darren dengan gaya sombongnya.


" iya, Revandra juga mengatakan hal itu padaku. terima kasih kak, kakak yang terbaik." ucap Nada


" sudah sana istirahat. " balas darren dengan sneyumnya. Nada berdiri dari duduknya dan berjalan kearah pintu dan keluar hendak menuju kamarnya.


darren bernafas lega, meski sedikit berbohong dia sukses membantu adik iparnya yang gila.


sebuah pesan singkat diterima Revandra.


senyum kebahagiaan mengembang diwajah Revandra. buru-buru ia menyiapkan segala yang memang sudah ia persiapkan dari tadi.


.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2