
episode 190
.
.
.
.
Kebahagiaan yang tak pernah terbayangkan oleh Nada selama ini adalah sebuah keluarga yang harmonis penuh dengan kehangatan. sama sekali tidak terfikir oleh Nada jika harus menikah karna sebuah paksaan bersama seorang ketua mafia yang berstatus duda beranak satu.
masalah demi masalah, perdebatan, hingga penghianatan, sampai pertumpahan darah mewarnai hubungan antara Nada dan Revandra hingga membuat keduannya memiliki rasa cinta yang sesungguhnya. menghilangkan semua niat jahat dan perselisihan.
🧚♂🧚♂🧚♂🧚♂
malam itu adalah hari bahagia dari Romi dan Sonia, asisten dan sekretaris Revandra yang sudah mengabdi begitu lama.
atas keinginan Nada Pesta pernikahan mereka berdua dibiayai oleh Revandra sebagai hadiah, pesta dilangsungkan disebuah hotel mewah salah satu properti milik Revandra, banyak tamu undangan rekan kerja dan keluarga yang berkumpul untuk ikut merasakan kebahagiaan Romi dan Sonia.
Darren pun tak luput dari undangan Romi dan sonia. datang seorang diri, membuatnya celikungan tak nyaman.
Nurra dan dokter Mike yang baru tiba menjadi sorotan para tamu undangan, dimana mereka menggunakan baju dengan warna yang senada, dengan Nurra yang menggandeng lengan Mike begitu mesra.
Darren hanya membuang muka dengan kasar, hatinya masih tergelitik jika melihat Nurra.
__ADS_1
perlahan dia mulai meninggalkan Pesta. hingga tidak ada yang menyadari jika dia telah pergi hingga sampai diparkiran mobil para tamu undangan.
dengan malas Darren hendak masuk kedalam mobilnya, namun sayup-sayup ia mendengar suara isak tangis diantara mobil-mobil yang terparkir disitu.
Rasa penasaran Darren mulai muncul, akhirnya dia mengurunkan niatnya masuk kedalam mobil dan mulai mencari sumber suara itu.
hingga netra darren menangkap seorang wanita dengan gaun hitam yang indah menunduk dengan wajah yang ditutup kedua tangan menangis terisak.
perlahan Darren menghampiri wanita itu. ragu-ragu Darren menyapa wanita itu.
" kenapa kau menangis disini ??" tanya Darren.
Wanita itu masih terdiam, hingga ia mulai.mengangkat wajahnya dan menatap darren, hal yang membuat darren terkejut adalah wanita yang didepannya adalah orang yang ia kenal. dia adalah mayra, yang terlihat berbeda dengan biasanya, wajahnya yang terbalut riasan make up tipis hingga gaun hitam yang membuatnya sangat anggun.
" darren .." balas Mayra lirih. ia kemudian berdiri dan tanpa berkata lagi Mayra memeluk Darren dengan erat dan menangis dalam pelukan Darren.Darren terkejut bukan main, awalnya ia hendak berontak namun ketika Mayra terus terisak membuat darren merasa tidak tega. dan membiarkan mayra menumpahkan kesedihan dihatinya.
" menangislah jika itu.membuatmu lebih baik." ucap darren lirih.
mayra semakin mengeratkan pelukannya, akhirnya darren mengusap punggung mayra berusaha memberikan kekuatan.
" q terlalu lemah darren... dia..dia..sudah bahagia tapi kenapa hatiku sesakit ini..." ucap Mayra dalam isakannya.
darren menautkan alisnya ia masih belum mengerti maksud ucapan mayra.
" bagaimana jika kita cari tempat yang nyaman ?? q akan.menjadi pendnegar setiamu." ajak Darren
__ADS_1
mayra hanya mengangguk tanpa bersuara, dan tetap melekat ditubuh darren. dengan kesabaran darren membawa Mayra masuk kedalam mobilnya, sampai memasangkan sabuk pengaman. buru-buru Darren beralih kekursi kemudi, dan melesat pergi meninggalkan pesta itu, membawa mayra yang masih larut dalam kesedihannya.
🧚♀🧚♀🧚♀🧚♀
Didalam gedung Nada tengah sibuk mencari keberadaan darren.matanya menyapu kesegala arah namun tidak mendapatkan apa-apa. hingga tepukan dipundaknya mengagetkan nada.
" Nad, kau kenapa ??" tanya nurra
" kau mengagetkanku Nur !!" jawab Nada singkat.
" kau cari siapa ?? " tanya Nurra lagi yang melihat Nada celikungan.
" kak Darren, tadi dia bilang sudah diparkiran kenapa belum masuk juga.."jawab Nada sedikit kawatir.
" mungkin bertemu rekan Nad, kita tunggu didalam saja yuk !??" ajak Nurra.
terlihat jelas wajah lemas dan kawatir pada Nada. namun ia berusaha tetap tersenyum, akhirnya ia mengikuti langkah Nurra memasuki Pesta kembali.
.
.
.
.🧚♂🧚♂🧚♂
__ADS_1