Cinta Yang Sempurna

Cinta Yang Sempurna
cinta Yang sempurna


__ADS_3

episode 169


.


.


.


doorr..


door..


pria yang gondrong kejar tergeletak bersimbah darah di area mall yang membuat suluruh pengunjung ketakutan.


dengan sigap gondrong membuka topeng pria itu, wajah yang asing baginya sudah tidak bernyawa lagi.


Nurra berlari menghampiri gondrong diikuti anggota yang lain.


" siapa dia ??" tanya Nurra penuh kawatir.


" saya tidak tau nona, dia tadi menembak pengunjung wanita ditoilet ." jawab gondrong. seketika ia membulatkan matanya, teringat nyonyanya yang ia tinggalkan ditoilet wanita.


" sial !!! sebagian ikut denganku, sebagian antarkan nona Nurra kembali." perintah gondrong pada anggotanya.


" sebenarnya ada apa ?? mana Nada ??" tanya Nurra penuh rasa kawatir.


"maaf nona, tadi nyonya didalam toilet ketika saya mengejar pria ini, saya akan melihatnya, nona sebaiknya pulang dulu bersama anak buah saya yang lain" balas Gondrong sambil berlari menuju toilet dimana Nada tadi berada.


tanpa permisi. gondrong masuk kedalam toilet wanita, yang membuat semua wanita didalam toilet menjerit. netranya menyapu kesegala arah namun ia tidak menemukan nyonyanya.


" shhittt!!! cari keseluruh penjuru mall ini !!!" perintah gondrong. semua anggota langsung berlari mencari. sementara gondrong menuju ruangan Cctv mall itu. tatapannya tajam dan penuh emosi karna ia berhasil dikelabuhi oleh penjahat yang mengincar nyonyanya.


Diruangan CCtv, Ada seorang penjaga yang terkejut dengan kedatangan Gondrong.


" siapa kau ??" teriak penjaga itu

__ADS_1


tanpa menunggu apapun gondrong menodongkan pistol kekepala penjaga CCtv itu.


" putar ulang kejadian ditoilet wanita lantai basment," perintah gondrong.


" baiklah, tapi turunkan senjatamu itu !!" pinta Penjaga itu.


" kerjakan saja !! peluruku tidak akan menembus kepalamu jika kau bisa jujur padaku !!" ancam gondrong.


dengan gemeteran penjaga itu mulai memutar ulang rekaman CCtv diarea Pintu toilet Wanita dimana gondrong tadi berjaga.


dengan seksama Gondrong menyaksikan wanita yang baru keluar dari toilet tergeletak karna tembakan, dan tak lama setelah dia pergi Seorang wanita yang memakai seragam SPG mall masuk kedalam toilet itu, dan kemudian keluar bersama Nada dan membawa Nada berlari menuju pintu belakang basment, dimana pintu itu hanya untuk keluar masuk barang yang datang didalam mall.


" siapa wanita berseragam SPG itu ??" tanya gondrong pada penjaga.


" saya tidak tau tuan !!" jawab penjaga itu.


" pause dan zoom ketika wanita itu menarik lengan nyonya saya.." perintah gondrong.


sang penjaga segera mengikuti perintah gondrong. dengan seksama gondrong melihat wajah wanita yang membawa Nada.


" ba..ba..baik tua..n."balas penjaga itu dengan terbata bata.


Gondrong beralih dan langsung berlari keluar dari ruangan itu.


.


.


.


Sementara mobil yang membawa Nada memasuki area halaman rumah yang hampir sama.luasnya dengan halaman rumah Revandra.


rasa kawatir tiba-tiba muncul dibenak Nada, dimana tempat itu sangat asing baginya. sopir yang membawanya pun juga hanya diam sepanjang perjalanan.


" ini dimana ??!!" teriak Nada.

__ADS_1


pintu mobil dibuka beberapa penjaga dirumah itu dengan segera menarik lengan Nada dengan kasar.


" lepaskan !! saya tidak mau masuk !!!"ronta Nada.


namun tenaganya tak cukup kuat menghadapi dua pria yang membawanya masuk kedalam rumah itu.


Nada dilempar disebuah kamar tanpa berkata para penjaga itu langsung menutup pintu serta menguncinya.


" tolong !!! buka pintunya !!! siapa kalian !!!" teriak Nada sambil memukul-mukul pintu kamar yang terkunci dari luar.


" aahhh..."


Nada mengusap perutnya yang terasa kram perlahan ia terduduk dilantai dengan menahan air matanya.


.


.


.


" apa ??!! bagaimana bisa ??!!" teriak Romi penuh emosi. Sonia yang berada didepan Romi merasa heran dengan sikap tunangannya itu.


" bodoh semua !!! segera cari dimana nyonya berada. !!" perintah Romu sambil mematikan panggilannya.


" ada apa ?? kau kesal sekali ??" tanya Sonia.


Romi menetralkan amarahnya. " nyonya Nada diculik lagi. " jawab Romi lirih.


" apa ?? astaga .. tuan pasti marah besar nanti !!" timpal Sonia.


" q harus memeberitau Tuan dulu. " ucap Romu sambil.berlari.menuju ruangan Revandra.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2