Cinta Yang Sempurna

Cinta Yang Sempurna
Cinta Yang sempurna


__ADS_3

episode 173


.


.


.


Rudi sedikit ketakutan ketika dengan santainya Revandra melempar bom yang berhasil ia lepaskan pada tubuh Nada.


"bagaimana bisa ?? cepat sekali dia menjinakkan bom itu !!" batin Rudi.


dengan tatapan tajam dan amarah yang memuncak Revandra berjalan tenang mendekati Rudi. perlahan Rudi mundur,


" kenapa sekarang kau ketakutan ?? tanya Revandra pelan namun menusuk.


" siapa yang takut padamu !! hah !! kau terlalu percaya diri !!" jawab Rudi dengan senyum liciknya.


"benarkah ?? baiklah jika itu mau mu " Tanpa berkata lagi Revandra menendang Wajah Rudi dengan tendangan memutarnya, belum cukup sampai disitu, Revandra terus menghadiahi wajah rudi dengan pukulan bertubi-tubi.


bukk..


bukk..


dagg..


dagg..


bukk..


Sekuat tenaga Rudi menahan setiap serangan yang dilayangkan Revandra, bagai orang yang kesetanan, Revandra tidak memiliki belas kasih sama sekali. dengan brutal ia menghajar Rudi.

__ADS_1


Romi dan Yohan yang sudah selesai membersihkan anak buah Rudi hendak menghampiri Revandra, namun ketika mereka berdua melihat raut wajah Revandra yang berubah mereka menghentikan langkahnya. keduanya hanya berjaga jika nanti ada musuh yang datang secara tiba-tiba.


Rudi tergeletak tak berdaya, dengan lebam yang cukup banyak diwajah dan tubuhnya.


Revandra berjalan menghampiri Rudi, dengan kasar Revandra menarik tangan Rudi dan memelintirnya.


"aakkkjhhhhh!!!!" teriak Rudi kesakitan.


" kau tau, dulu saja tangan orang yang menampar wajah istriku langsung q potong, sekarang kau ingin kematian yang bagaimana ?? q sedang baik hati padamu " ucap Revandra dengan senyum tapi senyumnya penuh kemarahan.


Rudi kini merasa dewa kematianlah yang didepannya. " ka..kau mana bisa melakukan itu !!!" timpal Rudi.


dagg...


" aakkkhhh" Darah segar keluar dari mulut Rudi.


" akan q buktikan sekarang juga. " Revandra mengeluarkan belati kesayangannya. dia kemudian berjongkok mendekati Rudi,


Srrettt...


"aakkhhhh " Rudi memegang lengannya karna kelima jarinya sudah terpisah sendiri-sendiri.


" kau iblis Revandra !!! akkkhhh !!!" teriak Rudi.


Revandra tertawa lepas. " ha..ha..ha.. q memang iblis, dan kau telah salah memilih lawan iblis sepertiku !!" balas Revandra dengan lantang.


" Romi !! bawa sini alat itu." perintah Revandra.


" baik tuan " Romi.mendekat dan langsung memberikan sebuah bross kecil kepada Revandra.


setelah menerima itu, Revandra kembali.berjongkok dihadapan Rudi.

__ADS_1


" kau ingin mencelakai istri tercintaku dengan bom kan ?? bagaimana jika.sekarang kau yang akan merasakannya ??" tanya Revandra penuh amarah.


" jangan.. q.. q.. minta maaf, ampuni q Revandra.." pinta Rudi yang sudah bersimbah darah.


" sudah terlambat !!" dengan paksa Revandra memasukkan bom yang berbentuk Bross kedalam mulut Rudi. Rudi berusaha menolak dan meronta namun usahanya sia-sia. Revandra dengan mudahnya memasukkan bom itu. dengab cekatan Revandra melakban mulut Rudi agar bom tidak dikeluarkannya.


" selamat tinggal.." ucap Revandra sambil berdiri dan berbalik berjalan keluar menuruni tangga diikuti Romi dan Yohan.


" eemmm...emmmm..." jerit Rudi dalam Bungkaman lakban,.


Revandra sudah sampai dilantai bawah dengan cepat ia memasuki mobil.diikuti Romi dan Yohan.


didalam mobil.ponsel Revandra berbunyi dengan segera Revandra mengangkatnya.


" darren bagaimana kondisi Nada ??" tanya Revandra penuh rasa kawatir.


" cepatlah datang, Nada kritis Vandra.. " jawab darren lemah.


Revandra mematung dengan air mata yang lolos mengalir dipipinya. hati Revandra bagai disayat sebuah belatin tajam, ponsel yang ia genggam terjatuh begitu saja. Yohan dan Romi sudah bisa menebak jika kondisi nyonya mereka tidak baik-baik saja.


" percepat laju mobilnya Romi !!!" teriak Revandra.


spontan Romi menancapkan gasnya dan mobil melaju dengan kecepatan super tinggi, tanpa peduli pada pengendara lain.


" sayang bertahanlah...q mohon jangan tinggalkan q...q bisa gila jika begini..." batin Revandra penuh frustasi.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2